Pengontrolan Suhu Menggunakan Metode FUZZY-PID pada Model Sistem Hipertermia

*Tunjung Dwi Madyanto  -  Jurusan Teknik Elektro, Indonesia
Imam Santoso  -  Jurusan Teknik Elektro, Indonesia
Iwan Setiawan  -  Jurusan Teknik Elektro, Indonesia
Diterbitkan: .
Akses Terbuka

Citation Format:
Article Info
Bagian: Artikel - Teknik Tenaga Listrik
Bahasa: EN
Statistik: 564 2455
Sari

Hipertermia merupakan salah satu metode penyembuhan dengan menggunakan proses penaikan suhu beberapa derajat Celcius di atas suhu fisiologi normal, untuk manusia hal ini berarti suhu dari 41C sampai 45C. Tujuan terapi dengan hipertermia adalah untuk membangkitkan panas yang cukup untuk membunuh sel-sel tumor tanpa merusak sel-sel jaringan tubuh yang sehat. Menjaga kestabilan suhu di pada daerah terapi menjadi sesuatu yang sangat diperlukan. Hal ini dikarenakan, tanpa adanya pengontrolan suhu yang baik akan mengakibatkan sel-sel jaringan tubuh yang normal juga akan mengalami kerusakan. Dengan melihat kenyataan tersebut, maka pada tugas akhir ini dibuat suatu sistem pengendalian suhu dengan metode fuzzy-PID berbasis mikrokontroler ATmega32 pada pemodelan hipertermia. Sistem ini menggunakan sensor suhu non kontak MLX90247, yang berfungsi mengukur suhu permukaan objek yang diterapi. Potongan kulit sapi digunakan sebagai objek yang akan dikendalikan suhunya. Kulit sapi dipilih karena memiliki sifat yang hampir sama dengan kulit manusia. Berdasarkan pengujian yang dilakukan, dapat diketahui bahwa kendali fuzzy-PID mampu menghasilkan respon sistem yang cukup baik, hal ini ditandai dengan kemampuan sistem mengikuti referensi sampai  20 menit. Untuk nilai referensi 42C-45C, sistem memerlukan waktu ± 2 menit untuk mencapai kestabilan.

 

Keyword :   hipertermia, Mikrokontroler Atmega32, fuzzy-PID, sensor suhu non kontak MLX90247.

Article Metrics: