BibTex Citation Data :
@article{Transmisi74786, author = {Slamet Santosa dan Idris Fauzi dan Lukman Aditya}, title = {INFUSION PUMP OTOMATIS MENGGUNAKAN SENSOR DETEKSI GELEMBUNG UDARA DAN ALIRAN CAIRAN BERBASIS ARDUINO}, journal = {Transmisi: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro}, volume = {28}, number = {4}, year = {2026}, keywords = {Pompa infus, Arduino Uno, Laju Aliran, Motor Peristaltik}, abstract = { Pompa infus merupakan sebuah alat medis yang berfungsi mengatur aliran cairan secara terukur ke dalam tubuh pasien. Penelitian ini merancang pompa infus berbasis Arduino Uno dengan deteksi gelembung udara dan kehabisan cairan. Volume cairan dapat dipilih (100 mL, 200 mL, dan 300 mL per 15 menit). Sedangkan Arduino Uno disni berfungsi sebagai pusat kontrol, didukung oleh motor peristaltik, sensor, LCD, dan buzzer. Hasil uji menunjukkan bahwa perangkat ini berfungsi dengan baik, dengan tingkat kesalahan aliran 12,2% hingga 3,7% dan akurasi hingga 96,9%. Alarm oklusi aktif pada tekanan rata-rata 3,38 psi, dan sensor mendeteksi gelembung udara minimal 3,0 mm. pengembangan pompa infus berbasis Arduino Uno yang dilengkapi dengan sistem deteksi gelembung udara dan kehabisan cairan dapat meningkatkan keamanan dan keandalan dalam pemberian cairan intravena kepada pasien. Sistem ini mampu mengatur aliran cairan dengan akurasi tinggi dan memberikan peringatan dini ketika terjadi penyumbatan (oklusi), deteksi gelembung udara, atau kehabisan cairan, yang dapat meminimalkan risiko medis yang berbahaya. Dengan demikian, perangkat ini berpotensi menjadi alat yang efektif dalam mendukung perawatan pasien di fasilitas kesehatan. }, issn = {2407-6422}, doi = {10.14710/transmisi.28.4.%p}, url = {https://ejournal.undip.ac.id/index.php/transmisi/article/view/74786} }
Refworks Citation Data :
Pompa infus merupakan sebuah alat medis yang berfungsi mengatur aliran cairan secara terukur ke dalam tubuh pasien. Penelitian ini merancang pompa infus berbasis Arduino Uno dengan deteksi gelembung udara dan kehabisan cairan. Volume cairan dapat dipilih (100 mL, 200 mL, dan 300 mL per 15 menit). Sedangkan Arduino Uno disni berfungsi sebagai pusat kontrol, didukung oleh motor peristaltik, sensor, LCD, dan buzzer. Hasil uji menunjukkan bahwa perangkat ini berfungsi dengan baik, dengan tingkat kesalahan aliran 12,2% hingga 3,7% dan akurasi hingga 96,9%. Alarm oklusi aktif pada tekanan rata-rata 3,38 psi, dan sensor mendeteksi gelembung udara minimal 3,0 mm. pengembangan pompa infus berbasis Arduino Uno yang dilengkapi dengan sistem deteksi gelembung udara dan kehabisan cairan dapat meningkatkan keamanan dan keandalan dalam pemberian cairan intravena kepada pasien. Sistem ini mampu mengatur aliran cairan dengan akurasi tinggi dan memberikan peringatan dini ketika terjadi penyumbatan (oklusi), deteksi gelembung udara, atau kehabisan cairan, yang dapat meminimalkan risiko medis yang berbahaya. Dengan demikian, perangkat ini berpotensi menjadi alat yang efektif dalam mendukung perawatan pasien di fasilitas kesehatan.
Catatan: Artikel ini mempunyai file lampiran.
Article Metrics:
Last update:
Last update: 2026-10-17 19:42:36
Transmisi: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro dan Departemen Teknik Elektro, Universitas Diponegoro dan Editor berusaha keras untuk memastikan bahwa tidak ada data, pendapat, atau pernyataan yang salah atau menyesatkan dipublikasikan di jurnal. Dengan cara apa pun, isi artikel dan iklan yang diterbitkan dalam Transmisi: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro adalah tanggung jawab tunggal dan eksklusif masing-masing penulis dan pengiklan.
Formulir Transfer Hak Cipta dapat diunduh di sini: [Formulir Transfer Hak Cipta Transmisi]. Formulir hak cipta harus ditandatangani dan dikirim ke Editor dalam bentuk surat asli, dokumen pindaian atau faks:
Dr. Darjat (Ketua Editor)Departemen Teknik Elektro, Universitas Diponegoro, IndonesiaJl. Prof. Sudharto, Tembalang, Semarang 50275 IndonesiaTelepon/Facs: 62-24-7460057Email: transmisi@elektro.undip.ac.id