skip to main content

DESAIN DAN REALISASI ALAT PENETAS TELUR BURUNG PUYUH MENGGUNAKAN SENSOR SUHU DHT11 DAN INTERNET OF THINGS BERBASIS KALMAN FILTER

Tiara Anggraini  -  Program Studi Teknik Elektro, Universitas Malikussaleh, Indonesia
*Muhammad Daud  -  Program Studi Teknik Elektro, Universitas Malikussaleh, Indonesia
Salahuddin Salahuddin  -  Program Studi Teknik Elektro, Universitas Malikussaleh, Indonesia
Raihan Putri  -  Program Studi Teknik Elektro, Universitas Malikussaleh, Indonesia
Teuku Multazam  -  Program Studi Teknik Elektro, Universitas Malikussaleh, Indonesia
Dikirim: 6 Jul 2025; Diterbitkan: 25 Peb 2026.
Akses Terbuka Copyright (c) 2026 Transmisi: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro under http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0.

Citation Format:
Sari

Burung puyuh (Coturnix japonica) merupakan salah satu unggas dengan nilai ekonomi tinggi yang banyak dibudidayakan untuk diambil telurnya. Penetasan telur burung puyuh secara konvensional kerap mengalami kendala seperti fluktuasi suhu dan kelembaban yang tidak stabil, yang berdampak pada rendahnya tingkat keberhasilan penetasan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun alat penetas telur burung puyuh berbasis Internet of Things (IoT) yang dilengkapi sensor DHT11 dan metode Kalman Filter untuk meningkatkan akurasi pengukuran suhu dan kelembaban secara real-time. Alat penetas telur ini dirancang menggunakan mikrokontroler ESP32 untuk mengontrol komponen-komponen seperti motor rotasi telur, kipas DC, serta mengirim data ke aplikasi Blynk untuk pemantauan dan pengendalian jarak jauh. Sensor DHT11 digunakan untuk mengukur suhu dan kelembaban dan diterapkannya algoritma Kalman Filter untuk menyaring data dan meningkatkan keandalan pengukuran. Pengujian dilakukan pada dua minggu dengan setpoint suhu minggu pertama 370 C dan minggu kedua 390 C dengan jumlah sampel telur burung puyuh 65 butir. Hasil pengujian diperoleh bahwa alat penetas telur ini dapat bekerja dengan baik dan akurat. Kalman Filter berhasil menurunkan rata-rata kesalahan pengukuran suhu dari 4,89% menjadi 0,11% dan kesalahan pengukuran kelembaban dari 0,89% menjadi 0,76%. Kalman Filter terbukti mampu menyesuaikan nilai prediksi berdasarkan pembacaan sebelumnya serta menyaring noise dari data yang tidak wajar. Hasil keseluruhan menunjukkan bahwa sistem penetasan berbasis Kalman Filter dan IoT ini mampu meningkatkan kestabilan kondisi lingkungan penetasan serta meningkatkan efisiensi dan keberhasilan penetasan telur burung puyuh secara signifikan.

Fulltext
Kata Kunci: Penetas telur burung puyuh; sensor DHT11; Kalman filter; internet of things (IoT); ESP32; pemantauan suhu

Article Metrics:

Article Info
Bagian: Artikel - Elektronika dan Instrumentasi
Bahasa : ID
  1. E. M. Susilowati, “Pengembangan Dan Pemasaran Ternak Burung Puyuh Di Desa Tegaldowo Gemolong Sragen,” BERNAS J. Pengabdi. Kpd. Masy., vol. 2, no. 4, pp. 897–900, 2021, doi: 10.31949/jb.v2i4.1527
  2. A. Nangsuay et al., “Effects of oxygen concentration during incubation and broiler breeder age on embryonic heat production, chicken development, and 7-day performance,” Animal, vol. 15, no. 9, p. 100323, 2021, doi: 10.1016/j.animal.2021.100323
  3. A. Syaifur Rohman, S. Dwianto, and T. Genarsih, “Desain Sistem Inkubator Telur Otomatis Menggunakan Protokol Mqtt Terintegrasi Dengan Aplikasi Seluler,” J. Tek. Elektro, vol. 14, no. 2, pp. 111–121, 2024, doi: https://doi.org/10.36546/jte.v14i2.1396
  4. P. A. Topan, J. Raya, O. Maras, B. Alang, and M. Hulu, “Optimasi Pengukuran Suhu Sensor LM35 Menggunakan Kalman Filter,” Dielektr. –Department Electr. Eng. Univ. Mataram, vol. 9, no. 2, pp. 141–147, 2022, doi: https://doi.org/10.29303/dielektrika.v9i2.311
  5. K. I. Masud, P. Bhottacharjee, A. Saeid, M. G. Mostofa, and M. O. Rahman, “Design and Development of an Efficient IoT-based Egg Incubation System,” in 2023 International Conference on Next-Generation Computing, IoT and Machine Learning (NCIM), 2023, vol. 11, no. 2, pp. 1–6. doi: 10.1109/NCIM59001.2023.10212960
  6. I. Ullah, M. Fayaz, and D. H. Kim, “Improving accuracy of the Kalman filter algorithm in dynamic conditions using ANN-based learning module,” Symmetry (Basel)., vol. 11, no. 1, pp. 11–22, 2019, doi: 10.3390/sym11010094
  7. A. A. Aldair, A. T. Rashid, and M. Mokayef, “Design and Implementation of Intelligent Control System for Egg Incubator Based on IoT Technology,” Int. Conf. Electr. Electron. Syst. Eng., vol. 3, no. 1, pp. 49–54, 2020, doi: 10.1109/ICEESE.2018.8703539
  8. C. Cheng, “Enhancing Sensor Accuracy: Integration of Kalman Filtering and Machine Learning,” Int. Conf. Big Data Artif. Intell. Softw. Eng., vol. 12, no. 2, pp. 844–847, 2024, doi: 10.1109/ICBASE63199.2024.10762408
  9. M. Munawarah, M. Daud, and A. Mardhiah, “Prototipe Ayunan Bayi Otomatis Berbasis Internet of Things dan Aplikasi Telegram,” Sisfo J. Ilm. Sist. Inf., vol. 7, no. 1, p. 122, 2023, doi: 10.29103/sisfo.v7i1.12469
  10. A. H. Bakriansyah, M. Daud, T. Taufiq, and A. Asran, “Prototype of Automatic Monitoring and Control System for Water Supply, Acidity, and Nutrition in Internet of Things Based DFT Hydroponics,” Motiv. J. Mech. Electr. Ind. Eng., vol. 5, no. 2, pp. 339–350, 2023, doi: 10.46574/motivection.v5i2.235
  11. S. Fuada, E. Setyowati, G. I. Aulia, and D. W. Riani, “Narative Review Pemanfaatan Internet-Of-Things Untuk Aplikasi Seed Monitoring And Management System Pada Media Tanaman Hidroponik Di Indonesia,” INFOTECH J., vol. 9, no. 1, pp. 38–45, 2023, doi: 10.31949/infotech.v9i1.4439
  12. D. Firmansyah, A. Ullah, A. Faizal, and H. Zarory, “Perancangan Sistem Pemantauan Kondisi Tempat Sampah Kampus Berbasis Internet of Things (Iot) (Studi Kasus : Fakultas Sains Dan Teknologi Uin Suska Riau),” Transm. J. Ilm. Tek. Elektro, vol. 25, no. 4, pp. 165–171, 2023, doi: 10.14710/transmisi.25.4.165-171
  13. R. Hidayati, K. Sari, Y. Halawa, A. Tafrihan, and M. A. Harits, “Sistem Pemantauan Kualitas Udara Secara Real-Time Menggunakan Esp32 Dan Teknologi IoT,” J. Teknol. Inf., vol. 5, no. 2, pp. 232–245, 2024, doi: 10.46576/djtechno
  14. A. Rofi et al., “Pengembangan Sistem Mekanika dan Dinamika pada Robot Edukasi Berbasis IoT dan ESP32,” Transm. J. Ilm. Tek. Elektro, vol. 27, no. 1, pp. 64–69, 2025, doi: 10.14710/transmisi.27.1.64-69
  15. M. Faishol Amrulloh and M. Syarwani, “Sistem Monitoring Suhu Pada Kandang Ayam Menggunakan esp8266 dan Sensor dht11 Berbasis IOT,” Neutral J. Eng., vol. 1, no. 1, pp. 9–13, 2023
  16. A. Syamsul, D. Suddin, A. Hafid, and A. Adriani, “Perancangan Sequential Time Programable Logic Control (PLC) Smart Relay pada System Blasting Cyclone Preheater di PT. Semen Tonasa,” J. Pendidik. Tambusai, vol. 8, no. 2, pp. 23–35, 2024, doi: 10.31004/jptam.v8i2.15147
  17. W. Alfalah, V. Sarma Quraini, and N. Qurrotuayun, “Implementation of Kalman Filter With Pi-Controller for Temperature Sensor in Fish Pond Monitoring System,” J. Robot. Autom. Electron. Eng., vol. 2, no. 1, pp. 1–10, 2024, doi: https://doi.org/10.21831/jraee.v2i1.552
  18. B. A. Tengger and R. Ropiudin, “Pemanfaatan Metode Kalman Filter Diskrit untuk Menduga Suhu Udara,” Sq. J. Math. Math. Educ., vol. 1, no. 2, p. 127, 2019, doi: 10.21580/square.2019.1.2.4202

Last update:

No citation recorded.

Last update: 2026-02-25 20:14:50

No citation recorded.