Editorial Policies

Focus and Scope

Reaktor merupakan Jurnal Teknik Kimia yang terakreditasi oleh DIKTI sesuai SK No. 66b/DIKTI/Kep/2011. REaktor telah terakreditasi kembali pada tanggal 13 Nopember 2016 dengan No. 60/E/KPT/2016. Reaktor diterbitkan oleh Jurusan Teknik Kimia Fakultas Teknik Universitas Diponegoro sejak 1996. Reaktor dicetak dalam bentuk hardcopi dengan ISSN. 0852-0798 dan dalam bentuk soft copi dengan e-ISSN. 2407-5973.  Reaktor menerbitkan artikel ilmiah yang merupakan hasil-hasil penelitian, telaah ilmiah /kajian ilmiah/hasil pemikiran, dan analisis/pemecahan permasalahan di industri yang relevan dengan bidang ilmu teknik kimia, dimana belum pernah dipublikasikan dimanapun. Artikel yang dikirimkan ke Reaktor harus terbebas dari Plagiarism maupun Autoplagiarsm. Hal ini dinyatakan dalam bentuk Surat yang ditanda tangani oleh seluruh Penulis atau yang mewakili (Penulis Utama).

Artikel-artikel di Reaktor selalu berhubungan dengan bidang Teknik Kimia. Topik-topik yang berhubungan dengan bidang Teknik Kimia diantaranya adalah :

  • Transpor fenomena dan Unit Operasi Teknik Kimia
  • Teknik Reaksi Kimia, Kinetika Kimia, dan Katalisis
  • Perancangan, Pemodelan, dan Optimasi proses
  • Teknologi Energi dan Konversi
  • Thermodinamika
  • Rekayasa Sistem Proses dan produk
  • Teknologi Partikulat dan emulsi
  • Teknologi Membran
  • Pengembangan Material
  • Teknologi Pangan dan Bioproses
  • Teknologi Pengolahan Limbah

 

Section Policies

Editorial

This section content about preface from chief of editor

 

Peer Review Process

Artikel-artikel yang diterbitkan adalah yang telah  melalui proses seleksi atau review oleh Dewan Redaksi dan Mitra Bestari. Keputusan diterima atau tidaknya sebuah naskah adalah berdasarkan pertimbangan dari komentar-komentar Mitra Bestari. Keputusan akhir penerimaan sebuah naskah adalah dalam forum sidang Dewan Penyunting

 

Publication Frequency

Reaktor terbit empat isue setiap tahunnya

 

Open Access Policy

This journal provides immediate open access to its content on the principle that making research freely available to the public supports a greater global exchange of knowledge.