Asupan Mikronutrien dan Kejadian Anemia pada Ibu Hamil di Kota Semarang

*Martha Ardiaria  -  Bagian Gizi, Fakultas kedokteran , Universitas Diponegoro, Indonesia
Published: 13 Jul 2020.
Open Access
Citation Format:
Abstract

Kesehatan ibu hamil yang merupakan indikator ke-5 dalam Millennium Development Goals (MDG) yang dicanangkan oleh WHO belum tercapai karena masih terdapat 37,1% ibu hamil yang mengalami anemia di Indonesia 1. Suplementasi besi dianggap sebagai salah satu cara terbaik untuk mengatasi anemia pada ibu hamil, dan di Indonesia diberikan dalam bentuk tablet yang mengandung 60 mg besi dan 0,25 mg asam folat selama 90 hari.

Persentase tertinggi cakupan ibu  hamil  mendapat 90 tablet  Fe di Provinsi di Indonesia pada tahun 2014 terdapat di Provinsi Bali (95%), DKI Jakarta (94,8%), dan Jawa Tengah (92,5%), sedangkan cakupan terendah terdapat di Provinsi Papua Barat (38,3%), Papua (49,1%), dan Banten (61,4%) 4. Persentase di Provinsi Jawa Tengah tahun 2014 sebesar 92,5% sudah mengalami kenaikan bila dibandingkan dengan pencapaian tahun 2013 (90,74%), dengan cakupan tertinggi dicapai Kabupaten Banyumas (98,77%) dan terendah Kabupaten Rembang (86%).

Pemberian suplementasi besi sudah dicanangkan oleh pemerintah sebagai salah satu  cara  menanggulangi  anemia  pada  ibu  hamil,  namun  pada  kenyataannya  belum terlihat adanya hasil yang signifikan terhadap suplementasi besi pada ibu hamil yang bisa dilihat dari prevalensi anemia yang masih tinggi pada hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2013.

Kata kunci: anemia, ibu hamil, mikronutrien

Article Metrics: