Lama Pencapaian Target Energi dalam Masa Perawatan Pasien Stroke

*Phitra Sekar Dianggra  -  Bagian Gizi, Fakultas Kedokteran, Universitas Diponegoro, Indonesia
Hertanto Wahyu Subagio  -  Staf pengajar, fakultas kedokteran, Universitas Diponegoro, Indonesia
MR Arientasari Himawan  -  Bagian Gizi, Fakultas Kedokteran, Universitas Diponegoro, Indonesia
Published: 13 Jul 2020.
Open Access
Citation Format:
Abstract

Latar belakang :

Komplikasi tersering stroke yaitu malnutrisi. Malnutrisi dapat
meningkatkan lama masa rawat dan biaya perawatan. Salah satu cara menilai risiko
malnutrisi dengan menilai lama pencapaian target energi. Tujuan : Mengetahui rata-rata
pencapaian target energi, perbedaan lama masa rawat antara pencapain target energi ≤ 3 hari
dengan > 3 hari.

Metoda :

Jenis penelitian cross sectional, dilakukan di instalasi rekam
medis RSUP dr. Kariadi dengan mengambil data pasien yang dirawat di Unit Stroke selama
bulan Januari-September 2017. Jumlah subyek sebanyak 71 subyek dipilih secara acak
sederhana, kemudian diambil data identitas pasien, lama pencapaian target energi, lama masa
rawat. Uji beda dilakukan untuk mengetahui perbedaan lama masa rawat antara pencapain
target energi ≤ 3 hari dengan >3 hari.

Hasil :

Sebagian besar pencapaian target energi yaitu 3
hari (SB : 1,37). Lama pencapaian target energi ≤ 3 hari yaitu 81,7%. Terdapat perbedaan
lama masa rawat antara pencapaian target energi ≤ 3 (mean : 13,0) dengan > 3 hari (mean :15,3; p mann whitney 0,60) Simpulan : Pencapaian target energi ≤ 3 hari mempunyai masa
perawatan lebih pendek diantara pasien stroke.


Kata kunci : lama pencapaian target energi, lama masa rawat, malnutrisi, stroke

Article Metrics:

Last update: 2021-03-03 13:34:27

No citation recorded.

Last update: 2021-03-03 13:34:28

No citation recorded.