skip to main content

MODEL PERANCANGAN DRYER OTOMATIS UNTUK PROSES PENGERINGAN BATIK PRINTING MENGGUNAKAN PEMANAS HALOGEN

Adam Asahi  -  Program Studi Teknik Rekayasa Otomasi Universitas Diponegoro, Indonesia
*Priyono Priyono  -  Departemen Fisika Universitas Diponegoro

Citation Format:
Abstract
Industri batik Indonesia berkembang pesat dengan beragam motif dan teknik, termasuk batik printing.  Namun,  proses  pengeringan  masih  menjadi  kendala.  Penelitian  ini  mengevaluasi efektivitas  pengeringan  listrik  berdasarkan  efisiensi  waktu,  perubahan  warna,  dan  kekuatan serat  kain,  serta  potensinya  meningkatkan  produktivitas  dan  efisiensi  produksi  batik  skala besar.  Hasil  perancangan  alat  pengering  batik  berbasis  pemanas  halogen  dengan  kendali mikrokontroler  Arduino  ATmega  menunjukkan  kinerja  stabil  dan  otomatis.  Pengujian menggunakan  pemanas  berdaya  300  watt  dan  motor  DC  berkecepatan  8  rpm  menghasilkan variasi  performa  pada  setiap  set  point  suhu.  Pada  suhu  50  °C,  waktu  pengeringan  tercapai dalam  120  detik.  Peningkatan  suhu  ke  60  °C  membutuhkan  waktu  pengeringan  lebih  lama. Kondisi  paling  optimal  diperoleh  pada  suhu  70  °C  dengan  PWM  30,  menghasilkan  waktu pengeringan  190  detik  dan  kelembapan  akhir  terendah  sebesar  8,1%.  Nilai  ini  lebih  efisien dibandingkan PWM 40 dan 50, yang justru meningkatkan waktu pengeringan serta kelembapan kain.
Fulltext View|Download
Keywords: Batik printing, Pengering batik, Pemanas halogen, Mikrokontroler Arduino

Last update:

No citation recorded.

Last update: 2026-01-16 17:09:15

No citation recorded.