Analisa Hubungan Panjang dengan Berat Ikan Bawal Bintang (Trachinotus Blochii, Lacepede) Pada Sistem Keramba Jaring Apung (KJA) Integrated Multi Trophic Aquaculture (IMTA) di Kawasan Sea Farming Kepulauan Seribu

DOI: https://doi.org/10.14710/bioma.19.1.1-4

Article Metrics: (Click on the Metric tab below to see the detail)

Article Info
Published: 13-08-2017
Section: Articles
Fulltext PDF Tell your colleagues Email the author

Tujuan penelitian ini adalah menganalisa hubungan panjang dan berat ikan bawal bintang (Trachinotus blochii) pada sistem keramba jaring apung (KJA) Integrated multi trophic aquaculture (IMTA) dan Monokultur. Keramba jaring apung IMTA diaplikasikan pada Stratified double net cage (SDNC). Penelitian ini dilakukan di kawasan Sea Farming Karang Lebar kepulauan Seribu, di dua lokasi yaitu : lokasi A adalah kawasan budidaya sistem IMTA dengan jenis biota ikan bawal bintang (Trachinotus blochii) dan ikan kerapu macan (Epinephelus fuscoguttatus,Forsskal). Lokasi B adalah kawasan budidaya monokultur dengan jenis biota bawal bintang (Trachinotus Blochii). Hasil penelitian analisa hubungan panjang dan berat ikan di kedua lokasi menunjukan pola alometrik positif  b > 3, dan berdasarkan kondisi fisik dan kimia perairan laut dari kedua lokasi penelitian terdapat perbedaan namun, secara umum masih menunjukkan dalam kisaran normal yaitu konduktivitas berkisar antara 4,53 – 5,05 mS/cm, kecerahan berkisar antara 23,21 – 25,50 mg/l, turbiditas berkisar antara 19,89 – 27,00 mg/l, Dissolved Oxygen (DO) berkisar pada 6,09 – 7,50 mg/L, salinitas berkisar antara 25,09 – 32,37ppt, pH berkisar antara 7,21 – 7,96 dan temperatur berkisar antara 29,33 – 31,40 oC.

 

Kata kunci :  Bawal bintang (Trachinotus blochii), IMTA, Monokultur, pola pertumbuhan

  1. Diana Nasti 
    Departemen Biologi, Fakultas Sains dan Matematika, Universitas Diponegoro, Indonesia
  2. S Sunarno 
    Departemen Biologi, Fakultas Sains dan Matematika, Universitas Diponegoro, Indonesia
  3. Sapto Purnomo Putro 
    Departemen Biologi, Fakultas Sains dan Matematika, Universitas Diponegoro, Indonesia