Isolasi dan Identifikasi Jamur Indigenous Rhizosfer Tanaman Kentang dari Lahan Pertanian Kentang Organik di Desa Pakis, Magelang

DOI: https://doi.org/10.14710/bioma.11.2.45-53

Article Metrics: (Click on the Metric tab below to see the detail)

Article Info
Published:
Section: research article
Fulltext PDF Tell your colleagues Email the author
Jamur rhizosfer merupakan salah satu faktor biotik yang dapat menginduksi ketahanan tanaman terhadap
penyakit. Jenis tanah yang mengandung mineral organik dan anorganik mempengaruhi jenis jamur yang ada. Jamur
yang ada di rhizosfer dapat melindungi tanaman terhadap patogen dan meningkatkan kesuburan pertumbuhan
tanaman sehinggga digolongkan sebagai jamur pemacu kesuburan tanaman (biofertilizer). Dengan demikian isolat
jamur yang diisolasi dari rhizosfer tanaman sehat berpeluang besar menjadi alternatif penting bahan baku
biofertilizer tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui genus-genus jamur tanah indigenous di lahan
pertanian kentang organik di Desa Pakis Magelang. Isolasi jamur menggunakan metode pengenceran berseri (Serial
Dilution Method ) hingga 10-5 pada medium PDA (Potato Dextrose Agar). Isolat jamur yang didapatkan
diidentifikasi secara makroskopis dan mikroskopis menggunakan buku identifikasi Domsch, et al., (1980). Dari hasil
isolasi diperoleh 8 (delapan ) isolat jamur yang termasuk ke dalam genus Trichoderma (2 isolat), Penicillium (1
isolat), Phytophthora (2 isolat), Mucor (1 isolat) dan 2 isolat jamur yang belum teridentifikasi sehingga belum
diketahui genusnya.
  1. Susiana - Purwantisari 
    biologi, Indonesia
    Laboratorium Mikrobiologi Jurusan Biologi FMIPA Undip
  2. Rini Budi Hastuti 
    biologi, Indonesia
    Laboratorium Biologi Sruktur dan Fungsi Tumbuhan Jurusan Biologi FMIPA Undip