Struktur Komunitas Gulma Padi (Oryza sativa L.) Sawah Organik dan Sawah Anorganik di Desa Ketapang, Kec. Susukan, Kab. Semarang

DOI: https://doi.org/10.14710/bioma.14.2.91-95

Article Metrics: (Click on the Metric tab below to see the detail)

Article Info
Published: 27-12-2012
Section: Articles
Fulltext PDF Tell your colleagues Email the author

Penurunan produktifitas padi disebabkan antara lain oleh kompetisi antara gulma dan tanaman padi. Padi merupakan jenis tanaman pangan yang sangat penting karena merupakan sumber makanan pokok. Adanya sistem pertanian yang berbeda memungkinkan jenis gulma dan dominansinya berbeda pula. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui struktur komunitas gulma padi pada sistem pertanian organik dan pertanian anorganik. Tehnik sampling dengan metode acak. Plot yang digunakan berukuran 1 m x 1 m dan masing-masing stasiun diambil 5 plot. Sampling gulma dilakukan dengan mencatat jenis-jenis gulma dan menghitung jumlah individu masing-masing spesies.. Dilakukan juga pengukuran faktor lingkungan. Dari hasil penelitian diperoleh 10 jenis gulma padi sawah organik dan 12 jenis gulma padi sawah anorganik. Total individu gulma padi organik lebih banyak dibanding gulma padi anorganik. Jenis gulma padi sawah organik yang mempunyai dominansi tinggi  yaitu Azolla pinnata, Pistia stratiotes dan Salvinia molesta sedangkan pada sawah anorganik Dactyloctenium aegyptium, Eleocharis acicularis dan Monochoria vaginalis. Tingkat kesamaan antara komunitas gulma padi sawah organik dan anorganik kecil.

Kata kunci : kompetisi, produktifitas, gulma, sistem.pertanian