Kandungan Logam Berat Timbal (Pb) Pada Air, Sedimen, Dan Kerang Hijau (Perna viridis) Di Perairan Trimulyo Dan Mangunharjo Semarang

*Fita Mirawati  -  Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Indonesia
Published: 9 Oct 2016.
Open Access Copyright (c) 2017 BULETIN OSEANOGRAFI MARINA


Citation Format:
Article Info
Section: Articles
Language: EN
Full Text:
Statistics: 722 2558
Abstract

Trimulyo dan Mangunharjo merupakan salah satu kawasan pesisir Semarang yang memiliki kawasan industri disekitarnya, sehingga berpotensi menjadi sumber logam berat Pb yang mencemari perairan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan logam berat Pb pada air, sedimen, dan kerang hijau (P. viridis) dan mengetahui batas konsumsi mingguan kerang hijau (P. viridis). Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Januari-Maret 2016. Metode penelitian adalah metode studi kasus dan pemilihan lokasi menggunakan metode purposive sampling. Sampel diambil dengan tiga kali pengulangan. Analisa logam berat menggunakan AAS (Atomic Absorbtion Spectrophotometry), sedangkan analisa keamanan konsumsi menggunakan MTI (Maximum Tolerable Intake). Hasil kisaran kandungan logam berat Pb dalam air pada Perairan Trimulyo dan Mangunharjo Semarang  rata-rata sebesar <0,003 mg/l. Kandungan logam berat Pb dalam sedimen pada Perairan Trimulyo berkisar antara <0,030-5,96 mg/kg, dan pada Perairan Mangunharjo berkisar antara <0,030-3,69 mg/l. kandungan logam berat Pb dalam jaringan lunak kerang hijau (Perna viridis) pada Perairan Trimulyo berkisar antara 0,26-0,32 mg/kg dan pada Perairan Mangunharjo berkisar antara 0,19-0,39 mg/kg. Berat maksimal asupan kerang hijau (P. viridis) yang aman dikonsumsi perminggu pada Perairan Trimulyo dan Mangunharjo Semarang untuk individu dengan berat badan 60 kg yaitu 5,769 kg/minggu dan 7,895 kg/minggu. sedangkan untuk individu dengan berat badan 45 kg yaitu 4,327 kg/minggu dan 5,921 kg/minggu.

 

Kata kunci : Logam Berat Pb, P. viridis, MTI

Article Metrics: