Aktivitas Antioksidan Ekstrak Rumput Laut Padina sp. Dari Perairan Bandengan Jepara Dengan Metode Transfer Elektron

*Jelita Rahma Hidayati -  Departemen Ilmu Kelautan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro, Indonesia
Ali Ridlo -  Departemen Ilmu Kelautan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro, Indonesia
Rini Pramesti -  Departemen Ilmu Kelautan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro, Indonesia
Received: 28 Aug 2017; Published: 28 Aug 2017.
Open Access Copyright (c) 2017 BULETIN OSEANOGRAFI MARINA

Citation Format:
Article Info
Section: Articles
Language: ID
Full Text:
Statistics: 366 2731
Abstract

Antioksidan merupakan senyawa yang dapat menghambat atau mencegah reaksi oksidasi. Antioksidan sintetik kurang aman bagi kesehatan karena bersifat karsinogen, sehingga diperlukan sumber antioksidan alami seperti Padina sp. yang mengandung senyawa bioaktif seperti fenolat, klorofil a, karotenoid dan β-karoten. Padina sp. diambil dari Perairan Bandengan Jepara dan dikeringkan dengan Solar Tunnel Dryer (STD) selama 3 hari. Sampel dimaserasi secara bertingkat dengan pelarut n-heksana, etil asetat dan metanol lalu diuapkan dengan rotary evaporator. Aktivitas antioksidan ditentukan dengan metode DPPH (1,1-diphenyl-2-picrylhidrazyl) sebagai radikal bebas. Nilai IC50digunakan untuk mengetahui aktivitas antioksidan pada sampel yang diinkubasi selama 30 menit dan diukur nilai absorbansinya pada panjang gelombang 514 nm. Kandungan total fenolat diuji menggunakan larutan Folin-Ciocalteu dengan asam galat sebagai standar yang diukur pada panjang gelombang 725 nm. Kandungan klorofil a diukur pada panjang gelombang 663 nm dan 645 nm sedangkan karotenoid diukur pada panjang gelombang 480 nm. Hasil penelitian menunjukkan nilai IC50  terbaik dicapai ekstrak etil asetat yaitu 137,02 ppm, diikuti ekstrak n-heksana 1234,41 ppm dan ekstrak metanol 1554,45 ppm. Kandungan total fenolat tertinggi dicapai pada ekstrak etil asetat yaitu 12,09 mg GAE/g sampel, diikuti ekstrak n-heksana 9,32 mg GAE/g sampel dan ekstrak metanol 0,22 mg GAE/g sampel. Kandungan klorofil a tertinggi dicapai ekstrak etil asetat yaitu 2,67 mg/g sampel , diikuti ekstrak metanol 0,39 mg/g sampel dan ekstrak n-heksana 0,30 mg /g sampel. sampel). Kandungan karotenoid tertinggi dicapai ekstrak etil asetat yaitu 5,37 µ mol/g sampel, diikuti ekstrak n-heksana 1,85 µ mol/g sampel dan ekstrak metanol 0,53 µ mol/g sampel. Ekstrak etil asetat memiliki aktivitas antioksidan kategori sedang dan ekstrak metanol serta n-heksana memiliki aktivitas antioksidan kategori sangat lemah.

 

Antioxidant are the compounds capable to inhibit and prevent oxidation reaction. Synthetic antioxidant less safe for health because it is a carsinogen, so required source of natural antioxidant as Padina sp. that contains bioactive compounds as fenolat, chlorophyll a, carotenoid and β-caroten. Padina sp was taken from Bandengan water Jepara and dried with Solar Tunnel Dryer (STD) during 3 days. Macerated sample were stratified with n-heksana, ethyl acetate and methanol then evaporated with a rotary evaporator. The antioxidant activity was determined using a DPPH solution (1,1-diphenyl-2-picrylhidrazyl) as free radicals. IC50 value used to determine the antioxidant activity of sample were incubated for 30 minutes and measured at wavelength 514 nm. Total phenolic content tested by the Folin-Ciocalteu solution with gallic acid as standard and measured at a wavelength of 725 nm, while the chlorophylls a content were measured at a wavelength of 663 nm and 645 nm and carotenoids were measured at a wavelength of 480 nm. The results showed best IC50 is achieved by ethyl acetat extract 137,02 ppm, followed by n-heksana extract 1234,41 ppm and methanol extract 1554,45 ppm.The highest total phenolic content is achieved by ethyl acetat extract 12,09 mg GAE/g sample, followed by n-heksana extract 9,32 mg GAE/g sample and methanol extract 0,22 mg GAE/g sample. The highest chlorophyll a content is achieved by ethyl acetat extract 2,67 mg/g sample, followed by methanol extract 0,39 mg/g sample and n-heksana extract 0,30 mg/g sample. The highest carotenoids content is achieved by ethyl acetat extract 5,37 μmol/g sample, followed by n-heksana extract 1,85 μmol/g sample and  methanol extract 0,53 μmol/g sample. Eethyl acetate extract categorized as medium antioxidant activity and methanol and n-heksana extracts categorized as very weak antioxidant activity.

Keywords
Padina sp.; Antioksidan; DPPH

Article Metrics: