BibTex Citation Data :
@article{BULOMA82432, author = {Desti Setiyowati and Arif Mustofa and Nurcahyo Kursistiyanto and Luky Mudiarti}, title = {Analisis Kesesuaian Perairan Pulau Nyamuk Sebagai Lahan Budidaya Rumput Laut (Kappaphycus alvarezii)}, journal = {Buletin Oseanografi Marina}, volume = {15}, number = {3}, year = {2026}, keywords = {rumput laut; kesesuaian perairan; Kappaphycus alvarezii; Pulau Nyamuk; SIG}, abstract = { Rumput laut Kappaphycus alvarezii merupakan komoditas perikanan budidaya bernilai ekonomi tinggi yang banyak dikembangkan di perairan Indonesia. Keberhasilan budidayanya sangat bergantung pada kesesuaian kondisi biofisik perairan. Penelitian ini bertujuan menganalisis tingkat kesesuaian perairan Pulau Nyamuk, Kepulauan Karimunjawa, Kabupaten Jepara, sebagai lahan budidaya K. alvarezii menggunakan pendekatan spasial berbasis Sistem Informasi Geografis (SIG). Pengambilan data dilakukan pada September 2025 di empat stasiun yang tersebar di sisi utara, timur, selatan, dan barat pulau. Parameter yang diukur meliputi kecepatan arus, kedalaman, suhu, kecerahan, salinitas, pH, oksigen terlarut (DO), nitrat, dan fosfat. Analisis kesesuaian dilakukan melalui metode skoring dan pembobotan. Hasil penelitian menunjukkan kecepatan arus 20–30 cm/detik, kedalaman 7–14 m, suhu 29,6–31,2°C, kecerahan 5,0–6,8 m, salinitas 34–35 ppt, pH 6,9–8,2, DO 5,7–8,2 mg/L, nitrat 0,0878–0,1502 mg/L, dan fosfat 0,2762–0,3762 mg/L. Analisis skoring menunjukkan Stasiun 1, 2, dan 4 termasuk kelas Sangat Sesuai (S1) dengan total skor 61, 64, dan 67, sementara Stasiun 3 termasuk kelas Sesuai (S2) dengan skor 55. Kandungan fosfat yang tinggi menjadi perhatian utama karena berpotensi memicu eutrofikasi. Secara keseluruhan, perairan Pulau Nyamuk memiliki daya dukung ekologis yang baik untuk pengembangan budidaya K. alvarezii dengan metode longline. }, issn = {2550-0015}, pages = {437--446} doi = {10.14710/buloma.v15i3.82432}, url = {https://ejournal.undip.ac.id/index.php/buloma/article/view/82432} }
Refworks Citation Data :
Rumput laut Kappaphycus alvarezii merupakan komoditas perikanan budidaya bernilai ekonomi tinggi yang banyak dikembangkan di perairan Indonesia. Keberhasilan budidayanya sangat bergantung pada kesesuaian kondisi biofisik perairan. Penelitian ini bertujuan menganalisis tingkat kesesuaian perairan Pulau Nyamuk, Kepulauan Karimunjawa, Kabupaten Jepara, sebagai lahan budidaya K. alvarezii menggunakan pendekatan spasial berbasis Sistem Informasi Geografis (SIG). Pengambilan data dilakukan pada September 2025 di empat stasiun yang tersebar di sisi utara, timur, selatan, dan barat pulau. Parameter yang diukur meliputi kecepatan arus, kedalaman, suhu, kecerahan, salinitas, pH, oksigen terlarut (DO), nitrat, dan fosfat. Analisis kesesuaian dilakukan melalui metode skoring dan pembobotan. Hasil penelitian menunjukkan kecepatan arus 20–30 cm/detik, kedalaman 7–14 m, suhu 29,6–31,2°C, kecerahan 5,0–6,8 m, salinitas 34–35 ppt, pH 6,9–8,2, DO 5,7–8,2 mg/L, nitrat 0,0878–0,1502 mg/L, dan fosfat 0,2762–0,3762 mg/L. Analisis skoring menunjukkan Stasiun 1, 2, dan 4 termasuk kelas Sangat Sesuai (S1) dengan total skor 61, 64, dan 67, sementara Stasiun 3 termasuk kelas Sesuai (S2) dengan skor 55. Kandungan fosfat yang tinggi menjadi perhatian utama karena berpotensi memicu eutrofikasi. Secara keseluruhan, perairan Pulau Nyamuk memiliki daya dukung ekologis yang baik untuk pengembangan budidaya K. alvarezii dengan metode longline.
Article Metrics:
Last update:
Last update: 2026-10-06 18:18:17
The Authors submitting a manuscript do so on the understanding that if accepted for publication, copyright of the article shall be assigned to BULOMA as the publisher of the journal. Copyright encompasses rights to reproduce and deliver the article in all form and media, including reprints, photographs, microfilms, and any other similar reproductions, as well as translations.
BULOMA journal and the Editors make every effort to ensure that no wrong or misleading data, opinions or statements be published in the journal. In any way, the contents of the articles and advertisements published in BULOMA are the sole and exclusive responsibility of their respective authors and advertisers.
Buloma is published by Departement of Oceanography, Faculty of Fisheries and Marine Science, Diponegoro University under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License