PENTINGNYA MEMBANGUN KARAKTER GENERASI MUDA DI ERA GLOBAL

*Sri Sudarsih  -  Program Studi Bahasa dan Kebudayaan Jepang Fakultas Ilmu Budaya Universitas Diponegoro Indonesia, Indonesia
Published: 9 Dec 2019.
Open Access
Citation Format:
Article Info
Section: Articles
Language: EN
Statistics: 739 146
Abstract

Abstrak

Globalisasi yang membawa informasi secara masif telah  mempengaruhi gaya dan pandangan hidup generasi muda. Generasi muda merupakan generasi penerus bangsa. Oleh karena itu membangun karakter generasi muda di era global, merupakan sesuatu yang imperative dalam upaya membentuk generasi unggul berkepribadian bangsa.

Metode yang dipergunakan dalam penulisan ini adalah deskripsi dan interpretasi. Keterbukaan informasi pada globalisasi merupakan keniscayaan. Generasi muda sangat mudah mengakses segala bentuk informasi dari belahan dunia manapun, tanpa dibatasi ruang dan waktu. Akibatnya, informasi ini membawa pengaruh bagi generasi muda baik yang positif maupun pengaruh yang negatif. Paling terasa adalah perubahan gaya hidup dan pandangan hidup bagi generasi muda, remaja khususnya. Oleh karena itu itu perlu sikap bijak dalam mensikapi budaya luar yang masuk ke Indonesia. Upaya yang harus dilakukan adalah menyiapkan generasi yang tangguh dan berkarakter. Generasi berkarakter adalah generasi yang menguasai ilmu dan teknologi serta berakhlak mulia.

 

Abstract

         Globalization that brings information massively has influenced the style and outlook of life of the younger generation. The younger generation is the next generation of the nation. Therefore, building the character of the young generation in the global era, is something that is imperative in an effort to form a superior generation of national personality.The method used in this paper is description and interpretation. Information disclosure on globalization is a necessity. The young generation is very easy to access all forms of information from anywhere in the world, without being limited by space and time. As a result, this information has an influence on the younger generation, both positive and negative influences. Most felt is the change in lifestyle and outlook on life for the younger generation, adolescents in particular. Therefore it is necessary to be wise in responding to foreign cultures entering Indonesia. Efforts must be made to prepare a formidable and strong generation. Character generation is the generation that masters science and technology and has good character. 

Article Metrics:

  1. Ali, As’ad Said, 2010, Nasionalisme, Kewargaan, dan Pancasila, dalam Nasionalisme dan Pembangunan Karakter Bangsa, Editor, Surono, PSP Press, Yogyakarta.
  2. Dwiyanto, Joko, dan Gatut Saksono, 2012, Pendidikan Karakter Berbasis Pancasila, Ampera Utama, Yogyakarta.
  3. Effendi, Sofyan, 2017, Kontekstualisasi dan Implementasi Pancasila dalam Bidang Pendidikan, dalam Memaknai Kembali Pancasila,editor Abbas Hamami .M. Dkk, Badan Penerbit Filsafat UGM bekerjasama dengan Penerbit Lima, Yogyakata.
  4. Hadiwijono, Harun, 2014, Sari Sejarah Filsafat Barat I, Kanisius, Yogyakarta
  5. Notonagoro,1987, Pancasila Secara Ilmiah Populer, Bina Aksara, Jakarta.
  6. Harian Kompas, 19 Agustus 2019, Jakarta. Halaman 6.
  7. https://kbbi.web.id/membangun diakses pada tanggal 5 Desember 2019
  8. https://kbbi.web.id/didik diakses pada tanggal 5 Desember 2019
  9. https://rumahinspirasi.com/18-nilai-dalam-pendidikan-karakter-bangsa/ diakses pada tanggal 5 Desember 209.