skip to main content

ANALISIS MAKNA PUISI ‘AKU MELIHATMU’ KARYA K. H. MUSTOFA BISRI KAJIAN SEMIOTIK MICHAEL RIFFATERRE

*Muhammad Hasan Shiddiq  -  Magister Ilmu Susastra, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro, Indonesia
Mudjahirin Thohir  -  Magister Ilmu Susastra, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro, Indonesia
Open Access Copyright (c) 2020 HUMANIKA under http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0.

Citation Format:
Abstract
Penelitian ini mengkaji makna yang terkandung dalam puisi “Aku Melihatmu” karya K. H. Ahmad Mustofa Bisri secara semiotik Michael Riffaterre.  Kajian semiotik dapat mengungkapkan makna puisi secara objektif, melalui tanda-tanda   yang   dimunculkan   dalam   puisi   dengan   pembacaan   heuristik   dan   hermeneutik   kemudian menentukan  matriks,  modeldan varian puisi. Puisi “Aku Melihatmu”  menuliskan kalimat  aku melihatmu berulang-ulang dibagi dalam  empat bait. Metode deskriptif digunakan untuk menjabarkan puisi supaya dapat dipahami pembaca umum sebagai sebuah karya sastra yang memiliki keindahan dan pesan yang baik,kepada pembaca. Sumberdata penelitian ini dibagi menjadidata primer dan sekunder, data primer adalah puisi “Aku Melihatmu”, semua data utama diperoleh dari objek kajian penelitian,dimana  objek  kajian  dan  makna  yang dimunculkan berasal dari puisi tidak terkait dengan hal di luar puisi tersebut.Data kedua adalah data sekunder sebagai pendukung kajian, data ini diambil dari buku-buku, jurnal ilmiah, media cetak maupun elektronik yang berkaitan dengan data primerpenelitian ini termasuk dalam kajian kepustakaan.  Hasil penelitian adalah makna puisi “Aku melihatmu” mengenai eksistensi Tuhan dalam setiap hal yang dilakukan hamba.
Fulltext View|Download
Keywords: semiotik; puisi; eksistensi

Article Metrics:

Article Info
Section: research artikel
Language : ID
Statistics:
Share:
  1. Bisri, A. M. (2017). Aku Melihatmu. Gus Mus Net. http://gusmus.net/puisi/?N=2
  2. Budianta, M. (2016). Teori Kesusastraan. Gramedia Pustaka
  3. Djoko, K. (Ed.). (1982). Dasar-dasar Linguistik Umum. Fakultas Sastra Universitas Indonesia
  4. Faruk. (2017). Pengantar Sosiologi Sastra (6th ed.). Pustaka Pelajar
  5. Huri, R. M., Hayati, Y., & Nst, M. I. (2017). Analisis Semiotika Riffaterre Dalam Puisi Dongeng Marsinah Karya Sapardi Djoko Damono. Bahasa Dan Sastra
  6. Kamus Besar Bahasa Indonesia (3rd ed.). (2008). Balai Pustaka
  7. Lantowa, J., Marahayu, N. M., & Khairussibyan, M. (2017). Semiotika teori, Metode, dan Penerapannya dalam Penellitian Sastra. Deepublish
  8. Noor, R. (2015). Pengantar Pengkajian Sastra (2nd ed.). FASINDO Press
  9. Palmer, R. E. (2005). Hermeneutika Teori Baru Mengenai Interpretasi. Pustaka Pelajar
  10. Ratih, R. (2017). Teori dan Aplikasi Semiotik Michael Riffaterre (2nd ed.). Pustaka Pelajar
  11. Riffaterre, M. (1978). Semiotic of Poem. Indiana University Press
  12. Siswantoro. (2016). Metodi Penelitian Sastra. Pustaka Pelajar
  13. Thohir, M. (2013). Metodologi Penelitian Sosial Budaya. FASINDO Press
  14. Ratih, R. (2017). Teori dan Aplikasi Semiotik Michael Riffaterre (2nd ed.). Pustaka Pelajar
  15. Riffaterre, M. (1978). Semiotic of Poem. Indiana University Press
  16. Siswantoro. (2016). Metodi Penelitian Sastra. Pustaka Pelajar
  17. Thohir, M. (2013). Metodologi Penelitian Sosial Budaya. FASINDO Press

Last update:

No citation recorded.

Last update: 2021-09-18 17:17:23

No citation recorded.