Magister Ilmu Susastra Universitas Diponegoro, Jl. Prof. Sudarto, SH, Tembalang, Semarang, Indonesia, Indonesia
BibTex Citation Data :
@article{HUMANIKA85274, author = {Zainab Awwahah}, title = {Habitus Patriarki dalam Tradisi Kawin Tangkap pada Novel Perempuan yang Menangis Kepada Bulan Hitam Karya Dian Purnomo}, journal = {HUMANIKA}, volume = {33}, number = {2}, year = {2026}, keywords = {habitus; kawin tangkap; kekerasan; patriarki; tradisi}, abstract = { Perempuan yang Menangis kepada Bulan Hitam karya Dian Purnomo mengangkat isu tradisi kawin tangkap atau yappa mawine yang sarat akan relasi kekuasaan terutama dominasi maskulin. Praktik kawin menangkap ini menjadi sebuah sistem perkawinan sekaligus sebagai bentuk penguatan legitimasi sosial yang memberikan ruang dominasi bagi laki-laki dan ruang subordinasi bagi perempuan. Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana kebiasaan patriarki bekerja dalam sebuah tradisi yang masih terus dilanggengkan meskipun terjadi ketimpangan gender di dalamnya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan kritik sastra, khususnya teori habitus milik Bourdieu. Data penelitian berupa teks naratif, dialog, dan peristiwa dalam novel yang merepresentasikan praktik adat dan hubungan gender. Analisis dilakukan melalui tahap pembacaan kritis terhadap struktur sosial dan disposisi tokoh dalam teks. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi kawin ditangkap direproduksi melalui kebiasaan patriarkal yang dilegitimasi secara simbolik. Tradisi ini sudah terinternalisasi ke dalam pola pikir masyarakat Sumba dan dianggap sebagai tradisi warisan nenek moyang yang alami dan wajar. Kekerasan nyata dalam tradisi ini terbungkus kekerasan simbolik sehingga seluruh masyarakat, termasuk kaum perempuan dan korban, menerima tradisi ini sebagai upaya menjaga kehormatan diri, keharmonisan sosial, dan tatanan adat. Novel Perempuan yang Menangis hingga Bulan Hitam tidak hanya sekedar merekam realitas sosial, namun juga berperan sebagai media kritik terhadap simbolik dalam masyarakat adat. }, issn = {2502-5783}, doi = {10.14710/humanika.v33i2.85274}, url = {https://ejournal.undip.ac.id/index.php/humanika/article/view/85274} }
Refworks Citation Data :
Perempuan yang Menangis kepada Bulan Hitam karya Dian Purnomo mengangkat isu tradisi kawin tangkap atau yappa mawine yang sarat akan relasi kekuasaan terutama dominasi maskulin. Praktik kawin menangkap ini menjadi sebuah sistem perkawinan sekaligus sebagai bentuk penguatan legitimasi sosial yang memberikan ruang dominasi bagi laki-laki dan ruang subordinasi bagi perempuan. Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana kebiasaan patriarki bekerja dalam sebuah tradisi yang masih terus dilanggengkan meskipun terjadi ketimpangan gender di dalamnya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan kritik sastra, khususnya teori habitus milik Bourdieu. Data penelitian berupa teks naratif, dialog, dan peristiwa dalam novel yang merepresentasikan praktik adat dan hubungan gender. Analisis dilakukan melalui tahap pembacaan kritis terhadap struktur sosial dan disposisi tokoh dalam teks. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi kawin ditangkap direproduksi melalui kebiasaan patriarkal yang dilegitimasi secara simbolik. Tradisi ini sudah terinternalisasi ke dalam pola pikir masyarakat Sumba dan dianggap sebagai tradisi warisan nenek moyang yang alami dan wajar. Kekerasan nyata dalam tradisi ini terbungkus kekerasan simbolik sehingga seluruh masyarakat, termasuk kaum perempuan dan korban, menerima tradisi ini sebagai upaya menjaga kehormatan diri, keharmonisan sosial, dan tatanan adat. Novel Perempuan yang Menangis hingga Bulan Hitam tidak hanya sekedar merekam realitas sosial, namun juga berperan sebagai media kritik terhadap simbolik dalam masyarakat adat.
Article Metrics:
Last update:
Last update: 2026-10-23 13:19:21
The Authors submitting a manuscript do so on the understanding that if accepted for publication, the copyright of the article shall be assigned to the author(s).
Humanika by http://ejournal.undip.ac.id/index.php/humanika is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Faculty of Humanities, Diponegoro University
Prof. Soedarto, SH Street, Tembalang, Semarang, Central Java 50275, Indonesia
e-mail: widisusenoiriyanto@yahoo.co.id/ sarasdewiq@gmail.com