skip to main content

Habitus Patriarki dalam Tradisi Kawin Tangkap pada Novel Perempuan yang Menangis Kepada Bulan Hitam Karya Dian Purnomo

Magister Ilmu Susastra Universitas Diponegoro, Jl. Prof. Sudarto, SH, Tembalang, Semarang, Indonesia, Indonesia

Received: 6 Jun 2026; Published: 23 Oct 2026.
Open Access Copyright (c) 2026 Zainab Al Awwahah under http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0.

Citation Format:
Abstract

Perempuan yang Menangis kepada Bulan Hitam karya Dian Purnomo mengangkat isu tradisi kawin tangkap atau yappa mawine yang sarat akan relasi kekuasaan terutama dominasi maskulin. Praktik kawin menangkap ini menjadi sebuah sistem perkawinan sekaligus sebagai bentuk penguatan legitimasi sosial yang memberikan ruang dominasi bagi laki-laki dan ruang subordinasi bagi perempuan. Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana kebiasaan patriarki bekerja dalam sebuah tradisi yang masih terus dilanggengkan meskipun terjadi ketimpangan gender di dalamnya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan kritik sastra, khususnya teori habitus milik Bourdieu. Data penelitian berupa teks naratif, dialog, dan peristiwa dalam novel yang merepresentasikan praktik adat dan hubungan gender. Analisis dilakukan melalui tahap pembacaan kritis terhadap struktur sosial dan disposisi tokoh dalam teks. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi kawin ditangkap direproduksi melalui kebiasaan patriarkal yang dilegitimasi secara simbolik. Tradisi ini sudah terinternalisasi ke dalam pola pikir masyarakat Sumba dan dianggap sebagai tradisi warisan nenek moyang yang alami dan wajar. Kekerasan nyata dalam tradisi ini terbungkus kekerasan simbolik sehingga seluruh masyarakat, termasuk kaum perempuan dan korban, menerima tradisi ini sebagai upaya menjaga kehormatan diri, keharmonisan sosial, dan tatanan adat. Novel Perempuan yang Menangis hingga Bulan Hitam tidak hanya sekedar merekam realitas sosial, namun juga berperan sebagai media kritik terhadap simbolik dalam masyarakat adat.

Fulltext Email colleagues
Keywords: habitus; kawin tangkap; kekerasan; patriarki; tradisi

Article Metrics:

  1. Agustin, M., Wardiah, D., & Missriani, M. (2022). Citra Perempuan dalam Ketidakadilan Gender pada Novel Perempuan yang Menangis Kepada Bulan Hitam dan Novel Bidadari Berbisik. Jurnal Educatio FKIP UNMA, 8(2), 678–686. https://doi.org/10.31949/educatio.v8i2.2225
  2. Alkhaira, N. (2023). Subordinasi Perempuan dalam Novel Perempuan yang Menangis Kepada Bulan Hitam Karya Dian Purnomo. BAHTERA Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra, 22(1), 47–55. https://doi.org/https://doi.org/10.21009/bahtera.221.05
  3. Bourdieu, P. (1996). Distinction (1996th ed.). Harvard University Press
  4. Busthomy, H. F., & Khotimah, K. (2023). Dominasi Maskulin dalam Novel Dear Allah Karya Diana Febiantria: Perspektif Pierre Bourdieu. Pena Literasi, 6(2), 163. https://doi.org/10.24853/pl.6.2.163-175
  5. Dumais, S. A. (2002). Cultural Capital, Gender, and School Success: The Role of Habitus. American Sociological Association, 75(1), 44–68. https://www.jstor.org/stable/3090253
  6. Edgerton, J. D., & Roberts, L. W. (2014). Cultural Capital or Habitus? Bourdieu and Beyond in the Explanation of Enduring Educational Inequality. Theory and Research in Education, 12(2), 193–220. https://doi.org/10.1177/1477878514530231
  7. Fatmawati & Sholikin. (2020). Pierre Bourdieu dan Konsep Dasar Kekerasan Simbolik. MADANI Jurnal Politik Dan Sosial Kemasyarakatan, 12(1), 41–60. https://doi.org/https://doi.org/10.52166/madani.v12i1.3280
  8. Ginting, H. S. P. H. (2019). Novel Sang Pemimpi Karya Andrea Hirata: Analisis Habitus dan Modal dalam Arena Pendidikan Menurut Perspektif Pierre Bourdieu. Sintesis, 13(1), 47–56. https://e-journal.usd.ac.id/index.php/sintesis/article/view/1910
  9. King, A. (2000). Thinking with Bourdieu against Bourdieu : A ’ Practical ’ Critique of the Habitus. American Sociological Association Stable, 18(3), 417–433. https://www.jstor.org/stable/223327
  10. Lestari, S. (2023). Biography of Ida Bagus Raka Pudjana as a Reflection on the History of “Drama Gong” in Bali 1960s – 1990s. Jurnal Kajian Bali, 13(2), 671–691. https://doi.org/10.24843/JKB.2023.v13.i02.p14
  11. Miller, D. L. (2016). Gender, Field, and Habitus: How Gendered Dispositions Reproduce Fields of Cultural Production. Sociological Forum, 31(2), 330–353. https://doi.org/10.1111/socf.12247
  12. Mustikasari, M., Arlin, & Kamaruddin, S. A. (2023). Pemikiran Pierre Bourdieu dalam Memahami Realitas Sosial. Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora (KAGANGA), 6, 9–14. https://doi.org/https://doi.org/10.31539/kaganga.v6i1.5089
  13. Nurfah. (2021). Tradisi Wa ’ a Rai Siwe Dalam Proses Perkawinan Masyarakat di Desa Wora Kecamatan Wera Kabupaten Bima. Humanika, 28(2), 111–127. https://doi.org/DOI: https://doi.org/10.14710/humanika.v28i2.41103
  14. Puri, R. M. (2020). Implementasi Model Pembelajaran Discovery Learning sebagai Upaya Peningkatan Kemampuan Berpikir Kritis dalam Menginterpretasi Teks Ulasan Film pada Pembelajaran Bahasa Indonesia di SMK BSC Bandung Kelas XI. Wistara: Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra, 1(1), 27–40. https://doi.org/10.23969/wistara.v1i1.2295
  15. Purnomo, D. (2020). Perempuan yang Menangis Kepada Bulan Hitam. Gramedia Pustaka Utama. (2020th ed.). Gramedia Pustaka Utama
  16. Ramadhan, I. S., Dzarna, & Milu, A. S. (2025). Trauma Seksual dalam Novel Perempuan yang Menangis Kepada Bulan Hitam Karya Dian Purnomo. Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, 2(1), 103–108. https://doi.org/DOI: https://doi.org/10.37630/jpb.v15i2.2767
  17. Ratnaningtyas, E. M., Ramli, Syafruddin, Saputra, E., Suliwati, D., Nugroho, B. T. A., Karimuddin, Aminy, M. H., Saputra, N., Khaidir, & Jahja, A. S. (2023). Metodologi Penelitian Kualitatif (N. Saputra, Ed.). Yayasan Penerbit Muhammad Zaini Anggota IKAPI
  18. Rosdiani, S., Nurhasanah, E., & Triyadi, S. (2021). Realitas Sosial dalam Novel Perempuan yang Menangis Kepada Bulan Hitam Karya Dian Purnomo. Jurnal Metamorfosa, 9(2), 82–100
  19. Sadriah, Juanda, & Saguni, S. S. (2022). Problem Batin Perempuan dalam Novel Perempuan Yang Menangis Kepada Bulan Hitam Karya Dian Purnomo Perspektif Psikologi Feminis. HUMAN: South Asean Journal of Social Studies, 2(2), 177–194
  20. Sartika, D. D., Soraida, S., & Arianti, Y. (2022). Perspektif Bourdieu pada Latar Belakang Ekonomi, Lingkungan Sosial dan Peer Group, Anak Berkonflik dengan Hukum. Musãwa Jurnal Studi Gender Dan Islam, 21(1), 13–24. https://doi.org/10.14421/musawa.2022.211.13-24
  21. Sastra, B. (2026). Konstruksi Perempuan dan Relasi Kekuasaan dalam Sastra Indonesia : Perspektif Kritik Feminisme. BASADYA: Jurnal Ilmu Bahasa, Sastra, Dan Budaya, 02(1), 25–30. https://doi.org/https://doi.org/10.70134/basadya.v2i1.1293

Last update:

No citation recorded.

Last update: 2026-10-23 13:19:21

No citation recorded.