Uji Pemanfaatan Rumput Laut Halimeda sp. Sebagai Sumber Makanan Fungsional untuk Memodulasi Sistem Pertahanan Non Spesifik pada Udang Putih (Litopenaeus vannamei)

*Subagiyo Subagiyo -  Laboratorium Ilmu Kelautan, Program Studi Ilmu Kelautan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro, Kampus Tembalang, Semarang, Indonesia Telp./Fax. 0247474698; Hp 08157612300; Email : subagiyo_kelautan@yahoo.co.id, Indonesia
Received: 5 Feb 2012; Published: 5 Feb 2012.
Open Access
Citation Format:
Article Info
Section: Research Articles
Language: ID
Full Text:
Statistics: 816 2223
Abstract

Makanan fungsional bertujuan untuk mencegah terjadinya penyakit melalui target fungsional tertentu didalam proses fisiologi dan metabolisme tubuh, diantaranya adalah melalui proses immunomodulasi. Pada penelitian ini dilakukan percobaan aplikasi ekstrak dan serbuk simplisia rumput laut Halimeda sebagai makanan fungsional untuk memodulasi sistem pertahanan non spesifik pada udang vannamei. Penelitian dilakukan dengan metode eksperimental laboratoris menggunakan rancangan acak lengkap. Halimeda ditambahkan dalam pakan sebanyak 1%. Pakan diberikan sebanyak 5% berat badan per hari yang diberikan dalam tiga kali (pagi, sore dan malam). Parameter sistem pertahanan non spesifik udang diamati melalui penghitungan jumlah total hemosit dan aktivitas fagositosis hemosit. Selama penelitian juga dilakukan pengukuran kualitas air (salinitas, pH dan suhu) secara harian. Hasil penelitian menunjukan bahwa pemberian ekstrak Halimeda memberikan pengaruh dengan meningkatkan jumlah total hemosit 22,43% (hari ke-8) dan 96,24% (hari ke-12). Tetapi pemberian serbuk simplisia memberikan pengaruh lebih baik dengan meningkatkan jumlah total hemosit sebesar 76,18% (hari ke-8) dan 170,11 % (hari ke12). Hasil pengamatan aktivitas fagositosis menunjukan bahwa pemberian ekstrak dan serbuk simplisia Halimeda memberikan pengaruh meningkatkan aktivitas fagositosis pada pengamatan hari ke-12 yaitu berturut turut sebesar 35,75% dan 48,38% sehingga dapat disimpulkan bahwa Halimena mampu memodulasi sistem pertahanan non spesifik pada L. vannamei.

Kata kunci : Halimeda, makanan fungsional, sistem pertahanan non spesifik, L. vannamei

 

Functional foods should benefically affect one or more target functions in the body, among others is through immunomodulation process. This research was conducted to determine the effect of hot-water extract and powder simplicia of Halimeda sp. as functional foods to modulate non-specific defense system in vannamei shrimp. Research was carried out by laboratory experimental methods using a complete randomized design. Halimeda was incoorporated in the feed at concentrations of 1%. The feed was given as much as 5% of body weight per day given in three times (morning, afternoon and evening). Parameters of non-specific defense system of shrimp were observed by counting the total number of hemosit and hemosit phagocytosis activity. During the study also measured water quality (salinity, pH and temperature) daily. The results showed that administration of Halimeda extract increased total hemocyte count of 22.43% (at day 8) and 96.24% (at day 12). While administration of powder simplicia increased total hemocyt count  of 76.18% (at day 8) and 170,11% (at day 12). Phagocytosis activity parameter indicate that administration of extracts and powders simplicia Halimeda increased phagocytosis activity on the observation of 12 days consecutive for 35.75% and 48.38% and could be concluded that Halimeda sp. was able to enhance non-specific defence of  L. vannamei

Key words : Halimeda, functional food,  non-spesific defence system, L. vannamei

Article Metrics: