Melacak Perubahan Muka Laut Masa Lampau Berdasar Fosil Kerang-kerangan (Ostrea sp.) di Pulau Belitung

*Suyarso Suyarso  -  Pusat Penelitian Oseanografi-LIPI, Jl. Pasir Putih 1, Ancol Timur, Jakarta 11048, Indonesia
Received: 8 Feb 2012; Published: 8 Feb 2012.
Open Access

Citation Format:
Abstract

Daratan di sekeliling Laut Cina Selatan merupakan wilayah yang sejak jaman kuarter tidak pernah mengalami gerak-gerak tektonik. Proses-proses geologi yang terjadi adalah transgresi dan regresi yang silih berganti, erosi pantai, akresi pantai, sedimentasi dan pembentukan morfologi pantai. Situs-situs peninggalan proses laut di masa lampau yang banyak dijumpai diantaranya pematang pantai purba serta fosil sisa-sisa kehidupan laut seperti Ostrea sp. dan lain sebagainya. Situs-situs tersebut umumnya terletak pada ketinggian 1,5 m hingga 2,5 m di atas muka laut sekarang. Penelitian yang telah dilakukan pada April 2010 di Pulau Belitung adalah mengukur kedudukan situs-situs fosil Ostrea sp. terhadap muka laut sekarang menggunakan peralatan geodetik dan determinasi umurnya menggunakan radio isotop 14C. Data kedudukan fosil terhadap muka laut sekarang dan data umur fosil tersebut selanjutnya dipergunakan untuk merekonstruksi perubahan muka laut dimasa lampau. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa sejak 5000 tahun sebelum sekarang telah terjadi dua kali transgresi. Transgresi pertama terjadi  pada sekitar 4460 an tahun sebelum sekarang, muka lautnya berada pada ketinggian 2,50 m diatas muka laut sekarang. Transgresi kedua terjadi pada 2611 an tahun sebelum sekarang, muka lautnya berada pada ketinggian 2,0 m di atas muka laut sekarang.

Kata kunci: Ostrea sp., muka laut masa lampau.

 

Lands in the surrounding of the South China Sea are stable areas and have never been displaced due to tectonic movement since the quaternary sub-era. Geological processes are the changes of transgression and regression, coastal erosion, accretion, sedimentation and coastal morphological features building. Monuments of the marine processes in the past are ancient beach ridge, relicts of marine life such as Ostrea sp. fossils, etc. These monuments are located 1.5 m - 2.5 m height above the present sea level. Research was carried out in April 2010 at Belitung Island, the main activities are to measure the position of Ostrea sp. fossils sites relatives to the sea level with using geodetic instrument and dating of the fossils with using 14C radio isotope. Plot of the fossils position relatives to the present sea level versus ages of fossils then be used to reconstruct the change of the sea level in the past. Research result shows since 5000 years before present there were twice transgression. First transgression occurred in 4460’s years before present which sea level was 2.50 m height above the present sea level. Second transgression occurred in 2611’s years before present and the sea level was 2.0 m height above the present sea level.

Key words: Ostrea sp., ancient sea level.

Article Metrics:

Last update: 2021-03-07 22:38:26

No citation recorded.

Last update: 2021-03-07 22:38:26

No citation recorded.