Pengaruh Beda Porositas Terumbu Buatan Tipe Silinder Berongga (Bottle Reef TM) Sebagai Submerged Breakwater Terhadap Kinerja Peredaman Gelombang (Effect of Porosity Differences of Hollow Cylinder (Bottle Reef TM) Types of Artificial Reefs as Submerged ..)

*Rudhy Akhwady  -  Balitbang Kelautan dan Perikanan KKP RI Jakarta Jl. Pasir Putih 1, Ancol Timur Jakarta utara, HP, Indonesia
Mukhtasor Mukhtasor  -  Jurusan T. Kelautan FTK-ITS, Surabaya, Indonesia, Indonesia
Haryo D Armono  -  Jurusan T. Kelautan FTK-ITS, Surabaya, Indonesia, Indonesia
Mahmud Musta’in  -  Jurusan T. Kelautan FTK-ITS, Surabaya, Indonesia, Indonesia
Published: .
Open Access

Citation Format:
Abstract

Gesekan antar luas permukaan terumbu buatan dengan gelombang dapat menyebabkan hambatan aliran, sehingga menyebabkan turunnya energi gelombang. Untuk itu perlunya direncanakan kesesuaian antara luas permukaan dengan model bentuk terumbu, sehingga diperoleh tingkat reduksi dan stabilitas agar struktur dapat bekerja dengan optimal. Hal ini dengan mempertimbangkan kinerja aliran yang terjadi dengan
memberikan porositas aliran agar dapat mengalir melalui celah-celahnya sehingga gesekan antara gelobang dengan struktur terumbu buatan tidak akan berlangsung secara ekstrim dan terus menerus, dikarenakan
membahayakan struktur tersebut. Hasil pengujian di laboratorium wave flume dengan menggunakan gelombang tipe irreguler menunjukkan bahwa, untuk memperbesar peredaman gelombang dilakukan dengan memperkecil nilai koefisien transmisi, yaitu dengan cara memperbesar kecuraman gelombang, memperbesar lebar puncak relatif dan memperkecil freeboard. Dengan semakin kecil diameter rongga dan jumlah rongga yang sedikit, kemampuan reduksi juga makin meningkat di bandingkan dengan rongga yang berjumlah sama tetapi berdiameter lebih besar. Dari hasil penelitian ini, diharapkan nantinya dapat menjadi sumber informasi tentang kinerja terumbu buatan model bottle, dan dapat gunakan sebagai salah satu alternatif struktur habitat buatan
dan peredam gelombang yang dapat bekerja secara optimal dengan memperhatikan dan aspek lingkungan.

Kata kunci: bottle reef, submerged breakwater, porositas, transmisi

 

Interaction among reef surface with ocean wave, causing current barrier that might reduce wave energy. Therefore it was necessary to plan a compatibility of surface and shape in order to gain a degree of reduction
and stability so that structure could work optimally. This consider the occurrences of current performance by giving porosity for current to be able to flow through its gap so that the friction between wave and structure
would not take place in an extreme way continuously that would jeopardize the structure. The result test of wave flume in laboratory with irreguler wave showed that to increase wave damping it was done by enlarging and reducing the peak relative width of freeboard. By having smaller porous diameter and smaller amount of porous, the ability of reduction will also increase compare to same amount of porous but had bigger porous diameter. Finally, this result could be as an information in project of bottle reef, and could also be used as one of marine habitat structure and wave damping alternative that worked optimally and had an environmental friendly view.
Key words: bottle reef, submerged breakwater, porosity, transmission

Article Metrics:

Last update: 2021-02-28 13:36:05

No citation recorded.

Last update: 2021-02-28 13:36:06

No citation recorded.