Dinamika Penjalaran Gelombang Internal di Selat Lombok

*Rima Rachmayani  -  , Indonesia
Nining Sari Ningsih  -  , Indonesia
Safwan Hardi  -  , Indonesia
Irsan S. Brodjonegoro  -  , Indonesia
Received: 8 Nov 2010; Published: 11 Nov 2010.
Open Access

Citation Format:
Abstract
pada 4 musim menunjukkan kesesuaian dengan hasil pengamatan citra satelit ERS - SAR (ERS - Synthetic Aparture Radar) yaitu terdeteksinya keberadaan gelombang soliton di bagian utara dan selatan Selat Lombok. Amplitudo gelombang internal (soliton) sebesar 64-285 m (20-88 m) di bagian selatan, dan 50-300 m (25-81 m) di bagian utara. Panjanggelombang internal (soliton) di sisi utaraberkisar 10,9-90 km (0,9-14,6 km) dan di selatan sill 12,4-15,8 km (0,3-11,6 km). Kecepatan propagasi gelombang soliton lebih besar di bagian utara daripada di selatan, yaitu berkisar 0,21-2,67 m/det (di utara) dan 0,21-1,53 m/det (di selatan). Hasil simulasi model juga menunjukkan adanya massa air hangat yang masuk dari Samudera Pasifik melalui selat Lombok menuju Samudera Hindia dan membentuk well-developed thermal plume, yaitu sejauh 29,9-66,2 km dari sill di bagian selatan. Hal ini sesuai dengan hasil citra satelit ERS I - II pada waktu penelitian yang sama untuk masing-masing musim.Kata kuncl: non-hidrostatik, soliton, propagasi, citra satelit, thermal plume

Article Metrics:

Last update: 2021-03-08 20:42:10

No citation recorded.

Last update: 2021-03-08 20:42:10

No citation recorded.