1Public Health Science, Faculty of Public Health, University of Teuku Umar, Indonesia
2Program Studi Pemukiman dan Perumahan, Fakultas Teknik, Universitas Teuku Umar, Indonesia
3Program Studi Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu Masyarakat, Universitas Teuku Umar, Indonesia
4 Program Studi Magister Ilmu Perikanan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Teuku Umar, Indonesia
BibTex Citation Data :
@article{JIL60190, author = {Kiswanto Kiswanto and Wintah Wintah}, title = {Belimbing Wuluh (Averrhoa Bilimbi) dalam Menurunkan Kadar Limbah Logam Berat Besi (Fe) dengan Metode Khelasi}, journal = {Jurnal Ilmu Lingkungan}, volume = {24}, number = {3}, year = {2026}, keywords = {Logam Berat; Fe; Belimbing Wuluh; Pencampuran; Khelasi}, abstract = {Logam-logam pada umumnya dapat membentuk ikatan dengan bahan-bahan organik alami maupun buatan melalui atom karbon, gugus karboksilat dan atom-atom yang mempunyai elektron bebas dalam senyawa organik sehingga membentuk kompleks koordinasi. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh konsentrasi dan waktu pencampuran belimbing wuluh ( Averrhoa Bilimbi) terhadap penurunan kadar limbah simulasi logam Besi (Fe). Variasi konsentrasi belimbing wuluh yaitu 15%, 30%, dan 45%. Variasi waktu pencampuran yaitu 30 menit dan 60 menit. Sampel limbah simulasi logam Besi (Fe) dengan konsentrasi 10 ppm dicampurkan dengan larutan belimbing wuluh ( Averrhoa Bilimbi) 15%, 30%, dan 45% selama 30 menit dan 60 menit dan dianalisa menggunakan AAS. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan bahwa larutan Belimbing wuluh ( Averrhoa Bilimbi) dapat menurunkan kadar logam Fe yang terdapat dalam limbah simulasi. Penurunan tertinggi yaitu 52,06% pada sampel yang dicampur dengan belimbing wuluh ( Averrhoa Bilimbi) pada konsentrasi 45% dan pada waktu pencampuran 60 menit. Konsentrasi Belimbing wuluh ( Averrhoa Bilimbi) dan waktu pencampurannya mempengaruhi penurunan kadar logam ion Fe yang terdapat dalam limbah simulasi. Semakin tinggi konsentrasi Belimbing wuluh ( Averrhoa Bilimbi) dan semakin lama pencampurannya maka semakin besar penurunan kadar logam Fe dalam limbah simulasi.}, pages = {770--777} doi = {10.14710/jil.24.3.%p}, url = {https://ejournal.undip.ac.id/index.php/ilmulingkungan/article/view/60190} }
Refworks Citation Data :
Article Metrics:
Last update:
Last update: 2026-08-11 22:32:20
View My Stats
JURNAL ILMU LINGKUNGAN ISSN:1829-8907 by Graduate Program of Environmental Studies, School of Postgraduate Studies is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License. Based on a work at www.undip.ac.id.