skip to main content

Analisis Status Keberlanjutan Waduk Cengklik, Boyolali

Program Studi S-1 Ilmu Lingkungan, Universitas Sebelas Maret, Indonesia

Received: 11 Dec 2024; Revised: 24 Nov 2025; Accepted: 3 Dec 2025; Available online: 16 Dec 2025; Published: 31 Dec 2025.
Editor(s): Budi Warsito

Citation Format:
Abstract

Waduk Cengklik mengalami berbagai masalah yang berkaitan dengan dimensi ekologi, ekonomi, sosial, hukum, dan infrastruktur, sehingga dibutuhkan strategi peningkatan keberlanjutan agar fungsi utama Waduk Cengklik dapat terus berjalan. Penelitian ini memiliki 2 tujuan, yaitu mengetahui status keberlanjutan Waduk Cengklik ditinjau dari dimensi ekologi, ekonomi, sosial dan budaya, hukum dan kelembagaan, infrastruktur dan teknologi; serta menentukan strategi peningkatan keberlanjutan. Data primer dikumpulkan melalui kuesioner dan wawancara. Kuesioner digunakan untuk penilaian keberlanjutan. Penelitian ini dianalisis secara kuantitatif menggunakan metode statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan status keberlanjutan Waduk Cengklik secara multidimensi termasuk cukup berkelanjutan, dengan indeks keberlanjutan 67,75%. Strategi yang dirumuskan untuk memperbaiki tingkat keberlanjutan dibatasi pada variabel-variabel yang berkategori kurang berkelanjutan, yaitu penyuluhan hukum, penegakan hukum, alternatif pekerjaan, besarnya subsidi, keberadaan eceng gondok, pengelolaan limbah, infrastruktur pengelolaan limbah, dan pemberdayaan masyarakat. Selain itu, strategi diprioritaskan pada dimensi yang indeks keberlanjutannya paling rendah, yaitu dimensi hukum dan kelembagaan. Prioritas paling akhir adalah dimensi sosial dan budaya karena indeks keberlanjutannya paling tinggi.

Fulltext View|Download
Keywords: Multidimensi; Pembangunan Berkelanjutan; Penilaian Keberlanjutan Waduk; Skala Likert; Waduk Cengklik

Article Metrics:

  1. Adil, R. A., Naukoko, A. T., & Wauran, P. C. (2019). Analisis Dampak Sektor Pariwisata Terhadap Pendapatan Asli Daerah Dan Penyerapan Tenaga Kerja. Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi, 19(04)
  2. Anita, D. (2020). Strategi Pemberdayaan Masyarakat Dalam Pengembangan Pembangunan Pedesaan. Jurnal Ilmiah Pendidikan Scholastic, 4(2), 29-33
  3. Asmaranto, R., & Suryono, A. (2018). Environmental carrying capacity review in cengklik reservoir. International Journal of Engineering & Technology, 7(4), 4528-4533
  4. BBWS Bengawan Solo. (2024). Data Volume Air Bendungan April 2024. https://upb-bengawansolo.id/bendungan/?sampling=2024-04-21 (diakses pada 29 April 2024)
  5. Ernis, Y. (2018). Implikasi penyuluhan hukum langsung terhadap peningkatan kesadaran hukum masyarakat. Jurnal Penelitian Hukum De Jure, 18(4), 477-496
  6. Fitriana, N., Yuniwati, E. D., Darmawan, A. A., & Firdaus, R. (2020). Eksplorasi potensi alami waduk menuju rancangan wisata desa Purwosekar Tajinan Kabupaten Malang. Dinamisia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(3), 398-407
  7. Friedman, L. M. (1975). The Legal System: A Social Science Perspective. Russell Sage Foundation
  8. Gumelar, G. (2016). Nilai lingkungan dan sikap ramah lingkungan pada warga Jakarta di pemukiman kumuh. Jurnal Psikologi, 12(1), 39-46
  9. Hasibuan, Z. (2016). Kesadaran hukum dan ketaatan hukum masyarakat dewasa ini. Jurnal Justitia: Jurnal Ilmu Hukum dan Humaniora, 1(01)
  10. Jayatri, F. N. M., Kurniawan, A., & Priyono, S. B. (2023, June). Effect of Aeration Injection Technology Application on Dissolved Oxygen in Floating Net Cages in Cengklik Reservoir Waters, Boyolali Regency. In International Conference On 3isciplinary Studies (ICOMSI 2022) (pp. 156-162). Atlantis Press
  11. Krisnawati, A., Masykuri, M., & Sunarto, S. (2020, November). The dynamics of organic pollutant pollution of phosphate, sulphate, nitrite, and nitrate parameters in Cengklik Reservoir water. In AIP Conference Proceedings (Vol. 2296, No. 1). AIP Publishing
  12. Kurniawan, A., Jayatri, F. N. M., & Khasanah, K. (2022, February). Assessment of Water Quality Status of Cengklik Reservoir due to Eutrophication. In IOP Conference Series: Earth and Environmental Science (Vol. 986, No. 1, p. 012074). IOP Publishing
  13. Lubis, L., Wahyudi, A., & Arieffiani, D. (2022). Analisis Keberlanjutan Kelembagaan Ipal Komunal. Jurnal ilmiah Manajemen Publik dan Kebijakan Sosial, 6(1), 9-23
  14. Maharani, S. M. D., Suwarto, S., & Rusdiyana, E. (2024). HUBUNGAN PERAN KELOMPOK DENGAN KEBERLANJUTAN USAHA BUDIDAYA IKAN AIR TAWAR DI WADUK CENGKLIK KECAMATAN NGEMPLAK KABUPATEN BOYOLALI. Jurnal Ilmiah Sosio Agribis, 24(1), 29-38
  15. Marlida, R. (2020). Bioflok sebagai solusi mengatasi permasalahan lingkungan untuk akuakultur masa depan berkelanjutan: Sebuah tinjauan. Rawa Sains: Jurnal Sains STIPER Amuntai, 10(1), 38-44
  16. Noveria, M., & Malamassam, M. A. (2015). Penciptaan Mata Pencaharian Alternatif: Strategi Pengurangan Kemiskinan dan Perlindungan Sumber Daya Laut (Studi Kasus Kota Batam dan Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan). Jurnal Kependudukan Indonesia, 10(2), 139-150
  17. Nurmalasari, A. D., Trinugraha, Y. H., & Pudyastuti, S. G. (2023). Community Group Participation in Maintenance of Cengklik Reservoir as a Water Resources Conservation Area. Jurnal Ilmiah PLATAX, 11(2), 418-426
  18. Putro, S. P., Febria, I. J., & Muhammad, F. (2014). Comparative Study of Characteristicsof Sediment and Water Qualityin Aquaculture Farming Systems Area with Coastal Area Adjacent to Industrial Activities. Jurnal Sains dan Matematika, 22(3), 79-83
  19. Rahman, A., Astuti, L. P., Warsa, A., & Sentosa, A. A. (2021). Prediksi Tingkat Kekeruhan (Turbiditas) Menggunakan Citra Satelit Sentinel-2a Di Waduk Jatiluhur, Jawa Barat. Jurnal Sumber Daya Air, 17(2), 59-68
  20. Sandro, Y., Saputra, S. W., & Wijayanto, D. (2018). VALUASI EKONOMI MANFAAT LANGSUNG DAN TIDAK LANGSUNG KAWASAN WADUK CENGKLIK, KABUPATEN BOYOLALI, JAWA TENGAH. Management of Aquatic Resources Journal (MAQUARES), 6(3), 326-332
  21. Sugiyono, P. D. (2010). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Penerbit ALFABETA, Bandung
  22. Tohari, P. A. I., Suadi, S., & Subejo, S. (2020). Persepsi pembudidaya udang dalam pengembangan usaha tambak berkelanjutan di Pantai Selatan Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah. Jurnal Perikanan Universitas Gadjah Mada, 22(1), 55-61
  23. Warsa, A., Haryadi, J., & Astuti, L. P. (2018). Mitigasi beban fosfor dari kegiatan budidaya dengan penebaran ikan bandeng (Chanos chanos) di Waduk Cirata, Jawa Barat. Jurnal Teknologi Lingkungan, 19(2), 259-266

Last update:

No citation recorded.

Last update: 2026-01-01 01:55:45

No citation recorded.