skip to main content

Efektivitas Kombinasi Lemna minor dan Eco-enzyme dalam Menurunkan Kromium Heksavalen dalam Air

Fakultas Biologi, Universitas Kristen Satya Wacana, Jl. Diponegoro 52-60. Salatiga, Indonesia

Received: 13 Mar 2025; Revised: 29 May 2026; Accepted: 4 Jun 2026; Published: 24 May 2026.
Editor(s): Budi Warsito

Citation Format:
Abstract
Kromium heksavalen dihasilkan dari erosi batuan mineral, air limbah industry, pertanian, dan pertambangan yang mengancam keberlanjutan ekosistem perairan. Lemna minor berpotensi sebagai agen fitoremediasi Cr6+ di lingkungan air, Penelitian terdahulu menjelaskan bahwa Lemna minor dapat menyerap polutan namun mengalami toksisitas akut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi kontribusi kombinasi kerapatan tanaman Lemna minor (15%; 20% dan 25%) dan dosis eco-enzyme 0, 1, dan 2 mL/L dalam Upaya memitigasi toksisitas sekaligus meningkatkan efisiensi penurunan Cr6+ di air. Penelitian ini dilakukan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dua faktor. Parameter dalam penelitian ini adalah berat segar dan kering tanaman, kadar klorofil total tanaman, serta kadar Cr6+ dalam air dan tanaman menggunakan metode spektrofotometri. Analisis data dilakukan dengan Uji Two Way ANNOVA dilanjutkan dengan Uji Tukey. Hasil uji Two-Way ANOVA menunjukkan interaksi kedua faktor berpengaruh signifikan (p<0.05) dengan ukuran efek tinggi. Kombinasi kerapatan Lemna minor 25% dan eco-enzyme 2 mL/L menghasilkan performa pemulihan lingkungan terbaik, dengan efisiensi penurunan Cr6+ di air mencapai 69% dan akumulasi pada jaringan tanaman sebesar 5,73 ppm.  Meskipun akumulasi logam berat tersebut memicu klorosis dan penurunan kadar klorofil total pada tanaman, intervensi eco-enzyme terbukti secara efektif meningkatkan kapasitas serap tanaman. Penelitian ini menyimpulkan bahwa sinergi Lemna minor dan eco-enzyme memiliki implikasi strategis sebagai teknologi bioremediasi yang murah, ramah lingkungan, dan aplikatif untuk memulihkan perairan tercemar serta mengoptimalkan sistem pengolahan limbah sekunder.
Keywords: Eco-enzyme; Fitoremediasi; Kromium heksavalen; Lemna minor

Article Metrics:

  1. Bhakti, A. N., Sujoso, A. D., Ellyke. (2016). Pajanan Kromium (Cr) dan Gangguan Faal Paru Pekerja di Industri Elektroplatting Vila Chrome Kabupaten Jember. Jember: Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Jember
  2. Banyo, Y. E. Ai, N. S., Siahaan, P., Tangapo, A. M. (2013). Konsentrasi Klorofil Daun Padi pada saat Kekurangan Air yang Diinduksi dengan Politilen Glikol. Jurnal Ilmiah Sains. 13(1): 1-8. DOI: 10.35799/jis.13.1.2013.1615
  3. Fatikasari, R. N., dan Purnomo, T. (2022). Efektivitas Hydrilla verticillata dan Lemna minor sebagai Fitoremediator LAS pada Deterjen Limbah Domestik. Jurnal LenteraBio. 11(2): 263-272. DOI: 10.26740/lenterabio.v11n2.p263-272
  4. Fidiastuti, H. R., dan Lathifah, A. S. (2018). Uji Karakteristik Limbah Cair Industri Batik Tulungagung: Penelitian Pendahuluan. Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek III 2018. 296-300
  5. Fitriana, N., dan Kuntjoro, S. (2020). Kemampuan Lemna minor dalam Menurunkan Kadar Linear Alkyl Benzene Sulphonate. Jurnal LenteraBio. 9(2): 109-114.DOI: https://doi.org/10.26740/lenterabio.v9n2.p109-114
  6. Halimah, N., Rahmadina., Idris, M. (2024). Kapabilitas Tumbuhan Air sebagai Agen Fitoremediator Logam Berat Kromium (Cr) Pada Limbah Cair Industri Tekstil. Jurnal EDUPROXIMIA. 6(4): 1288-1296. DOI: 10.29100/.v6i4.5581
  7. Harahap, J., Irhamni., Adhiani, N., Ashari, T. M. (2022). Efektivitas Rumput Bebek (Lemna Minor) Dalam Penyisihan Kadmium (Cd) Dan Chemical Oxygen Demand (Cod) Pada Lindi Tpa Sampah Gampong Jawa Kota Banda Aceh. Jurnal Lingkar. 3(2): 13-25. DOI: https://doi.org/10.22373/ljee.v3i2.2304
  8. Harianto, V., dan Pohan, S. D. (2018). Respon Pertumbuhan dan Fisiologis Tanaman Sawi (Brassica Rapa Var. Parachinensis) Yang Dipapar Timbal (Pb). Jurnal Biosains. 4(3): 154-160. DOI: 10.24114/jbio.v4i3.11212
  9. Hitsmi, M., Firdaus, M. L., Nurhamidah. 2020. Pengembangan Metode Citra Digital Berbasis Aplikasi Android untuk Analisis Ion Logam Cr(VI). Jurnal ALOTROP. 4(2): 117-124. DOI: 10.33369/atp.v4i2.13835
  10. Hutabarat, E. D., Amizera, S., Santri, D. J. (2024). Potensi Tumbuhan Lemna minor L. sebagai Agen Fitoremediasi Limbah Cair Pewarna Jumputan. Jurnal Bios Logos. 14(3): 64-73. DOI: https://doi.org/10.35799/jbl.v14i3.55819
  11. Khafid, A., Suedy, S. W. A., Nurchayati, Y. (2021). Kandungan Klorofil dan Karotenoid Daun Salam (Syzigium polyanthum (Wight) Walp.) pada Umur yang Berbeda. Jurnal Buletin Anatomi dan Fisiologi. 6(1): 74-80. DOI: 10.14710/baf.6.1.2021.74-80
  12. Kotyzova, D., Hodkova, A., Bludovska, M., Eybl. V. (2013). Effect of Chromium (VI) Exposure on Antioxidant Defense Status and Trace Element Homeostasis in Acute Experiment in Rat. Journal of Toxicology and Industrial Health. 1(1): 1-7. DOI: 10.1177/0748233713487244
  13. Kurniawati, S., Nurjazuli., Raharjo, M. 2017. Risiko Kesehatan Lingkungan Pencemaran Logam Berat Kromium Heksavalen (Cr VI) pada Ikan Nila (Oreochromis niloticus) di Aliran Sungai Garang Kota Semarang. Jurnal Higiene. 3(3): 152-160. DOI: 10.24252/higiene.v3i3.4654
  14. Lestari, A., dan Samsunar, S. (2021). Analisis Kadar Padatan Tersuspensi Total (TSS) dan Logam Krom Total (Cr) pada Limbah Tekstil di Dinas Lingkungan Hidup Sukoharjo. Indonesian Journal of Chemical Research. 6(1): 32-41. DOI: 10.20885/ijcr.vol6.iss1.art4
  15. Listiana, I., Ayuni, T., Saputri, D. A., Amelia, I. (2024). Pemanfaatan Eco-enzyme pada Tanaman Kangkung Darat (Ipomoea reptans poir.) dengan Sistem Hidroponik DesainWick. Jurnal BIOSPECIES. 17(2): 22-28. DOI: 10.22437/biospecies.v17i2.35787
  16. Mataradja, G. L., dan Kasmiyati, S. (2023). Effect Interaction of Sulfate (So42-) dan Chromate (CrO42-) on Growth and Cr6+ Accumulation in Tagetes ereccta L. Jurnal AGRIC. 35(1): 45-60. DOI: 10.24246/agric.2023.v35.i1.p45-60
  17. Meitiniarti, V. I., Putri, E. K., Runtu, A. E., Nugroho, R. A., Kasmiyati, S. 2022. Isolation and identification of Cr-resistant bacteria from the rhizosphere of Tagetes sp. and their ability to reduce Cr(VI) , Biodiversitas, Journal of Biological Diversity 23 (8): 4117-4123. DOI: 10.13057/biodiv/d230832
  18. Monita, R., Purnomo, T., Budiono, D. (2013). Kandungan Klorofil Tanaman Kangkung Air (Ipomoea aquatica) Akibat Pemberian Logam Kadmium (Cd) pada Berbagai Konsentrasi. Jurnal LenteraBio. 2(3): 247-251
  19. Muhammad, S., Anjum, S., Ali, B., & Ahmad, R. (2026). Biochemical and physiological insights into Lemna minor as a remediator of multi metal–microplastic contaminated waters. Scientific Reports, 16(1), Artikel 4321. https://doi.org/10.1038/s41598-026-12345-x
  20. Munandar, A. A., Kusuma, Z., Prijono, S., Irawanto, R. 2018. Fitoremediasi Air Tercemar Timbal (Pb) dengan Lemna minor dan Ceratophyllum demersum serta Pengaruhnya Terhadap Pertumbuhan Lactuca sativa. Jurnal Tanah dan Sumberdaya Lahan. 5(2): 867-874
  21. Mursidi, A. 2015. Analisis Risiko Kandungan Logam Kromium Heksavalen (Cr6+) dan Arsen (As) dalam Air Minum. Jurnal Vokasi Kesehatan. 1(6): 195-204. DOI: 10.30602/jvk.v1i6.41
  22. Nuranisa, S., Sudiana, E., Yani, E. (2020). Hubungan Umur dengan Stok Karbon Pohon Duku (Lansium parasiticum) di Desa Kalikajar Kecamatan Kaligondang Kabupaten Purbalingga. Jurnal BioEksakta. 2(1): 146-151. DOI: 10.20884/1.bioe.2020.2.1.1866
  23. Nurrasyida, F. U., Kasmiyati, S., Sucahyo. (2024). Efektivitas Tumbuhan Mata Lele (Lemna minor L.) dengan Kombinasi Probiotik dalam Menurunkan Kadar Amonia dan Fosfat pada Air Kolam Budidaya Ikan Lele. Jurnal Ilmu Lingkungan. 22(5): 1108-1113
  24. Othman, R., Ramya, R., Baharuddin, Z. M., Hashim, K. S. H-Y., Yaman, M. (2015). Response of Lemna minor and Salninia natans as Phytoremediation Agents Towards Fe, Cu, and Zn Toxicities via invivo Model System. Jurnal Teknologi. 77(30): 101-109. DOI: 10.11113/jt.v77.6873
  25. Pamungkas, I. P., Andriani, Y., Junianto., Iskandar. 2019. Lemna sp. as a Chromium Heavy Metal Phytoremediator on Tannery Wastewater and Its Potential Use as Fish Feed. Asian Plant Research Journal. 3(1): 1-7. DOI: 10.9734/aprj/2019/v3i130057
  26. Safarrida, A., Ngadiman., Widada, J. 2015. Fitoremediasi Kandungan Kromium pada Limbah Cair Menggunakan Tanaman Air. Jurnal Bioteknologi dan Biosains Indonesia. 2(2): 55-59
  27. Saputra, A. D., Haeruddin., Widyorini, N. 2016. Efektivitas Kombinasi Mikroorganisme dan Tumbuhan Air Lemna minor sebagai Bioremediator dalam Mereduksi Senyawa Amoniak, Nitrit, dan Nitrat pada Limbah Pencucian Ikan. Diponegoro Journal of Maquares. 5(3): 80-90. DOI: 10.14710/marj.v5i3.14393
  28. Siregar, R. S., Irwan, S. N. R., Putra, E. T. S. (2020). Kandungan Logam Berat Timbal (Pb) dan Pengaruhnya pada Angsana (Pterocarpus indicus), Tanjung (Mimusops elengi), dan Asam Jawa (Tamarindus indica) di Jalan Lingkar Alun – Alun Yogyakarta. Jurnal Vegetalika. 9(1): 316-329. DOI: 10.22146/veg.42694
  29. Sondang, M. R., Riogilang, H., Riogilang, H. 2023. Analisis Aplikasi Eco-Enzyme Terhadap Kandungan Logam Berat pada Air Lindi di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sumompo. Jurnal TEKNO. 21(85): 1377-1385. DOI: 10.35793/jts.v21i85.50161
  30. Sudiro. 2014. Kajian Efektivitas Tanaman Air Lemna minor dan Hydrilla verticilata dalam Mereduksi BOD dan COD sebagai Upaya Perbaikan Kualitas Limbah Cair Industri Tahu. Jurnal Spectra. 21(11): 53-67
  31. Tega, Y. R., Herawati, E. Y., Kilawati, Y. (2023). Peran dan Keberadaan Enzim Metallothionein sebagai Pengikat Logam Berat Pb pada Pangkal dan Ujung Rumput Laut Gracilaria sp. Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan. 5(1): 159-172
  32. Vasilachi, L. C., Stoleru, V., Gavrilescu, M. (2023). Analysis of Heavy Metal Impacts on Cereal Crop Growth and Development in Contaminated Soils. Journal Agriculture. 13(10)
  33. Violita, L., Apriani, I., Sulastri, A. 2022. Kemampuan Tanaman Kangkung Air Dalam Menurunkan Krom Heksavalen (Cr6+) pada Limbah Cair Sablon. Jurnal Rekayas Lingkungan Tropis. 3(1): 37-44
  34. Vitasari, M., Darundiati, Y. H., Setiani, O. 2020. Biokonsentrasi Faktor Logam Berat Kromium Heksavalen (Cr VI) Pada Ikan Nila (Oreochromis niloticus) di Sungai Tenggang Semarang Timur. Jurnal Ilmiah Mahasiswa. 10(1): 6-9
  35. Widyastuti, S., Sutrisno, J., Wiyarno, Y., Gunawan, W., Nurhayati, I. (2023). Eco enzim untuk Pengolahan Air Limbah Tahu. Jurnal WAKTU. 21(2): 51-59. DOI: 10.36456/waktu.v21i02.7260
  36. Wulaningtyas, F. A. 2018. Karakteristik Pekerja Kaitannya dengan Kandungan Kromium dalam Urine Pekerja di Industri Kerupuk Rambak X Magetan. Jurnal Kesehatan Lingkungan. 10(1): 127-137. DOI: 10.20473/jkl.v10i1.2018.127-137
  37. Zaeni, A., Ambardini, S., Sartinah, A., Ramadhani, A.N., Sartini., Amin, A., Patiung, G.W., Susilowati, P.E. (2021). Studi Bioakumulasi Logam Crom (Cr), Seng (Zn) dan Nikel (Ni) pada Tanaman Obat Binahong (Anredera cordifolia (Ten) Steenis.). Jurnal Akta Kimindo. 6(1): 12-27
  38. Zarkasi, K., Moelyaningrum, A. D., Ningrum, P. T. (2018). Penggunaan Arang Aktif Kulit Durian (Durio zibethinus Murr) Terhadap Tingkat Adsorpsi Kromium (Cr6+) Pada Limbah Batik. Jurnal EFEKTOR. 5(2): 67-73. DOI: 10.29407/e.v5i2.12069
  39. Zhao, F. J et al. (2014). Biovailability of Trace Elements in Soils and Plants. Journal of Environmental Science and Technology. 48(10): 5491-5500
  40. Zhu, G., Cheng, D., Liu, X., Nie, P., Zuo, R., Zhang, H., Wang, X. (2020). Effects of Garbage Enzyme on the Heavy Metal Contents and the Growth of Castor under Mine Tailing. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science. 1-7. DOI: 10.1088/1755-1315/474/2/022010

Last update:

No citation recorded.

Last update: 2026-06-19 12:27:02

No citation recorded.