1Master Program of Environmental Science. Sekolah Pascasarjana Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, Jl. Teknika Utara, Pogung, Sinduadi, Mlati, Sleman, Yogyakarta 55284, Indonesia
2Fakultas Geografi, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, Indonesia
BibTex Citation Data :
@article{JIL76345, author = {Ardhi Irawan and Sudrajat Sudrajat and Emilya Nurjani}, title = {Analisis Tingkat Kerentanan Penghidupan Masyarakat Nelayan Terhadap Perubahan Iklim di Desa Panjang Baru, Kota Pekalongan}, journal = {Jurnal Ilmu Lingkungan}, volume = {24}, number = {3}, year = {2026}, keywords = {Kapasitas adaptif; Indeks Kerentanan Penghidupan (LVI); Analisis SWOT; Masyarakat pesisir; Variabilitas iklim}, abstract = {Nelayan merupakan kelompok masyarakat yang sangat bergantung pada kondisi alam sehingga rentan terhadap dampak perubahan iklim. Penelitian ini dilakukan di Desa Panjang Baru, Kecamatan Pekalongan Utara, Kota Pekalongan, dengan tujuan menganalisis persepsi nelayan terhadap perubahan iklim, mengukur tingkat kerentanan penghidupan, serta mengidentifikasi strategi adaptasi yang dilakukan. Penelitian menggunakan pendekatan sequential mixed methods yang menggabungkan metode kuantitatif dan kualitatif. Data dikumpulkan dari 83 nelayan yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Analisis kuantitatif dilakukan menggunakan Livelihood Vulnerability Index (LVI) untuk mengukur tingkat kerentanan penghidupan dan analisis SWOT untuk merumuskan strategi adaptasi, sedangkan data kualitatif diperoleh melalui wawancara mendalam terhadap responden yang sama untuk memperkuat hasil analisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun nelayan belum sepenuhnya memahami konsep perubahan iklim, mereka telah merasakan dampaknya secara langsung, seperti banjir rob, cuaca ekstrem, kenaikan permukaan laut, dan pergeseran musim ikan. Nilai LVI sebesar 0,55 menunjukkan bahwa rumah tangga nelayan memiliki tingkat kerentanan yang tinggi, dengan komponen bencana alam dan variabilitas iklim sebagai penyumbang kerentanan terbesar. Rendahnya tingkat pendidikan dan keterampilan turut membatasi kapasitas adaptasi nelayan dalam menghadapi perubahan iklim. Temuan ini menegaskan pentingnya penguatan kapasitas adaptif masyarakat pesisir untuk meningkatkan ketahanan terhadap dampak perubahan iklim.}, pages = {702--712} doi = {10.14710/jil.24.3.702-712}, url = {https://ejournal.undip.ac.id/index.php/ilmulingkungan/article/view/76345} }
Refworks Citation Data :
Article Metrics:
Last update:
Last update: 2026-08-16 07:53:25
View My Stats
JURNAL ILMU LINGKUNGAN ISSN:1829-8907 by Graduate Program of Environmental Studies, School of Postgraduate Studies is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License. Based on a work at www.undip.ac.id.