skip to main content

Pemodelan Risiko Banjir akibat Alih Fungsi Lahan dan Intensitas Hujan di Kabupaten Bireuen Berbasis Sistem Informasi Geografis

1Program Studi Ilmu Lingkungan, Fakultas Teknik, Universitas Almuslim, Indonesia

2Program Studi Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan, Pascasarjana Universitas Almuslim, Indonesia

3Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Almuslim, Indonesia

Received: 28 Sep 2025; Revised: 10 Aug 2026; Accepted: 11 Aug 2026; Available online: 30 Aug 2026; Published: 1 Sep 2026.
Editor(s): Budi Warsito

Citation Format:
Abstract
Banjir merupakan bencana hidrometeorologi yang frekuensinya terus meningkat akibat interaksi antara curah hujan ekstrem dan perubahan penggunaan lahan. Kabupaten Bireuen, Provinsi Aceh, termasuk wilayah yang mengalami kejadian banjir berulang sehingga diperlukan kajian mengenai hubungan antara faktor hidrologi dan perubahan penggunaan lahan sebagai dasar mitigasi. Penelitian bertujuan menganalisis hubungan antara akumulasi curah hujan sebelum kejadian banjir, perubahan penggunaan lahan, dan dampak banjir menggunakan pendekatan Sistem Informasi Geografis (SIG) dan Multiple Linear Regression (MLR). Data yang digunakan meliputi data kejadian banjir BPBD Kabupaten Bireuen, curah hujan harian CHIRPS, peta penggunaan lahan KLHK, dan batas administrasi periode 2015–2024. Analisis spasial dilakukan menggunakan ArcGIS untuk mengidentifikasi perubahan penggunaan lahan dan distribusi kejadian banjir, sedangkan analisis statistik dilakukan menggunakan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa luas lahan terbangun meningkat, sementara luas kawasan hutan mengalami penurunan selama periode penelitian. Akumulasi curah hujan tujuh hari sebelum kejadian banjir berkisar antara 34,15–341,64 mm, dengan sebagian besar kejadian banjir terjadi pada akumulasi hujan lebih dari 100 mm. Model regresi menghasilkan persamaan Y = 36680 + 3,391X₁ + 0,173X₂ – 0,292X₃, yang menunjukkan bahwa akumulasi curah hujan dan luas lahan terbangun berhubungan positif terhadap jumlah rumah terdampak, sedangkan luas kawasan hutan berhubungan negatif. Kemampuan model masih terbatas (R² = 0,194; Adjusted R² = 0,073; p > 0,05), sehingga faktor lain seperti kapasitas sungai, topografi, dan sistem drainase diduga turut memengaruhi dampak banjir. Integrasi analisis spasial dan regresi memberikan informasi awal yang bermanfaat dalam mendukung pengelolaan risiko banjir, perencanaan tata ruang, dan penyusunan strategi mitigasi berbasis data di Kabupaten Bireuen.

Note: This article has supplementary file(s).

Fulltext View|Download |  Research Instrument
cek plagiat turnitin
Subject
Type Research Instrument
  Download (1MB)    Indexing metadata
Email colleagues
Keywords: Banjir; Hujan; Lahan; Regresi; SIG

Article Metrics:

  1. Lizar, C.A., Satriawan, H., & Azizah, C. 2024. Analisis Wilayah Kerentanan Banjir Berbasis Sistem Informasi Geografis di Kota Lhokseumawe. Teras Jurnal: Jurnal Teknik Sipil 14(1): 53-67
  2. Badan Pusat Statistik. Kabupaten Bireuen dalam Angka. 2024
  3. Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, 2024
  4. Salim, A. G., Dharmawan, I. W. S., & Narendra, B. H. 2019. Pengaruh luas tutupan lahan hutan terhadap karakteristik hidrologi DAS Citarum Hulu. Jurnal Ilmu Lingkungan 17(2): 333-340
  5. Asrul., Eraku, S., Agu, R.R., Maini, A.A., Lasamu, M., & Massi, S. 2025. Pengaruh Alih Fungsi Lahan Terhadap Kejadian Banjir di Kelurahan Leato Selatan Kecamatan Kota Timur Kota Gorontalo. Geodika: Jurnal Kajian Ilmu dan Pendidikan Geografi 9(1): 52-61
  6. Solin, L., and P. Skubincan. 2013. Flood risk assessment and management: review of concepts, definitions and methods. Geogr. J. 65: 23-44
  7. Yang, J. L., & Zhang, G. L. 2011. Water infiltration in urban soils and its effects on the quantity and quality of runoff. Journal of soils and sediments. 11:751-761
  8. Nur, H., Satriawan, H., Ernawita., & Lizar, C.A. 2024. Assessing Soil Erosion in Bireuen District Aceh Using USLE and GIS Models. Jurnal Ilmiah Membangun Desa dan Pertanian 9(5): 514-522
  9. Asdak, C., & Supian, S. 2018. Watershed management strategies for flood mitigation: A case study of Jakarta's flooding. Weather and climate extremes 21: 117-122
  10. Azizah C, Pawitan H, Dasanto BD, Ridwansyah I, Taufik M. 2022. Risk assessment of Flash Flood Potential in the Humid Tropics Indonesia: a Case Study in Tamiang River Basin. Int. J. Hydrology Science and Technology Vol. 13, No. 1
  11. Anh Tu, N., Stephane, G., Doi, N., & Vi, N. 2023. Impact Assessment of Land Use and Land Cover Change on the Runoff Changes on the Historical Flood Events in the Laigiang River Basin of the South Central Coast Vietnam. International Journal of Geoinformatics 19(10): 51-63
  12. Latief, R., Barkey, R. A., & Suhaeb, M. I. 2021. Perubahan Penggunaan Lahan Terhadap Banjir di Kawasan Daerah Aliran Sungai Maros. Urban and Regional Studies Journal 3(2): 52-59
  13. Wahyuni, S., Karim, S., & Arifin, D. 2021. Sistem Informasi Geografis Pemetaan Daerah Rawan Longsor Kota Samarinda Berbasis Web Menggunakan Metode Skor dan Pembobotan. Antivirus: Jurnal Ilmiah Teknik Informatika 15(2): 209-227
  14. Peng, T., & Wang, S. J. 2012. Effects of land use, land cover and rainfall regimes on the surface runoff and soil loss on karst slopes in southwest China. Catena 90: 53-62

Last update:

No citation recorded.

Last update: 2026-09-05 02:52:07

No citation recorded.