skip to main content

Analisis Kerentanan Ekologis Perkotaan Terhadap Urban Heat Island Berdasarkan Pendekatan Tata Ruang Hijau dan Pola Perkembangan Lahan (Studi Kasus: Kota Yogyakarta)

Magister Imu Lingkungan, Universitas Negeri Yogyakarta, Jalan Colombo No. 1, Karangmalang, Yogyakarta, Indonesia 55281, Indonesia

Received: 27 Oct 2025; Revised: 14 Aug 2026; Accepted: 15 Aug 2026; Available online: 30 Aug 2026; Published: 1 Sep 2026.
Editor(s): Budi Warsito

Citation Format:
Abstract
Kota Yogyakarta mengalami tekanan urbanisasi yang ditandai dengan meningkatnya luas area terbangun serta menurunnya proporsi ruang terbuka hijau, sehingga berpotensi meningkatkan fenomena Urban Heat Island (UHI) dan kerentanan ekologis perkotaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kerentanan ekologis kawasan perkotaan terhadap fenomena Urban Heat Island (UHI) berdasarkan integrasi tata ruang hijau dan pola perkembangan lahan di Kota Yogyakarta. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif spasial dengan data multispektral citra satelit Landsat 8 OLI/TIRS periode 2020, 2023 dan 2025. Analisis dilakukan menggunakan Normalized Difference Vegetation Index (NDVI), Normalized Difference Built-up Index (NDBI), dan Land Surface Temperature (LST) untuk mengidentifikasi intensitas UHI, kemudian disusun menjadi Indeks Kerentanan Ekologis (IEK) menggunakan metode Analytical Hierarchy Process (AHP). Hasil penelitian menunjukkan bahwa intensitas UHI meningkat dari 2,3°C pada tahun 2020 menjadi 3,7°C pada tahun 2025, disertai penurunan nilai NDVI dari 0,45 menjadi 0,33 dan peningkatan nilai NDBI dari 0,12 menjadi 0,21. Zona kerentanan ekologis tertinggi terkonsentrasi pada kawasan komersial dan kawasan dengan kepadatan bangunan tinggi. Temuan ini menunjukkan bahwa penurunan tutupan vegetasi dan peningkatan area terbangun berkontribusi terhadap peningkatan suhu permukaan, sehingga penguatan ruang terbuka hijau menjadi strategi penting dalam mitigasi UHI dan penyusunan kebijakan penataan ruang yang berkelanjutan.

Note: This article has supplementary file(s).

Fulltext View|Download |  common.other
Untitled
Subject
Type Other
  Download (4MB)    Indexing metadata
 Turnitin
Turnitin Taufan Kharis
Subject
Type Turnitin
  Download (4MB)    Indexing metadata
Email colleagues
Keywords: Urban Heat Island; kerentanan ekologis; NDVI; NDBI; tata ruang hijau

Article Metrics:

  1. Asmara, R., & Purbokusumo, Y. (2022). Pilihan Instrumen Kebijakan Penataan Ruang Untuk Manajemen Sumber Daya Tanah Pertanian (Sawah) Di Kabupaten Sleman. Widya Bhumi, 2(2), 88–103. https://doi.org/10.31292/wb.v2i2.40
  2. Atianta, L. (2020). Suhu Permukaan Lahan Dan Intensitas Pemanfaatan Ruang Di Perkotaan Yogyakarta. Jurnal Pengembangan Kota, 8(2), 151–162. https://doi.org/10.14710/jpk.8.2.151-162
  3. Bawono, A. S., Prasasti, A. N., & Amirza, D. N. G. (2022). Eksistensi Pemerintah Kota Yogyakarta Pada Kawasan Malioboro Terhadap Perkembangan Sektor Ekonomi Pasca Covid-19. Sibatik Journal Jurnal Ilmiah Bidang Sosial Ekonomi Budaya Teknologi Dan Pendidikan, 2(1), 71–78. https://doi.org/10.54443/sibatik.v2i1.501
  4. Budisetyorini, B., Adisudharma, D., Salam, D. A., Prawira, M. F. A., Wulandari, W., & Susanto, E. H. (2021). Pengembangan Pariwisata Bertema Eco-Forest Dan Sungai Di Bumi Perkemahan Tangsi Jaya. Jurnal Kepariwisataan Destinasi Hospitalitas Dan Perjalanan, 5(1), 75–88. https://doi.org/10.34013/jk.v5i1.220
  5. Dahlan, M. (2022). Kajian Kebijakan Infrastruktur Hijau: Studi Kasus Kawasan Cekungan Bandung. Jurnal Arsitektur Lansekap, 138. https://doi.org/10.24843/jal.2022.v08.i02.p15
  6. Giofandi, E. A. (2020). Persebaran Fenomena Suhu Tinggi Melalui Kerapatan Vegetasi Dan Pertumbuhan Bangunan Serta Distribusi Suhu Permukaan. Jurnal Geografi Media Informasi Pengembangan Dan Profesi Kegeografian, 17(2), 56–62. https://doi.org/10.15294/jg.v17i2.24486
  7. Hastira, M. F., Alhamin, M., & Yunus, A. (2022). Pendekatan Sosio-Spasial Lefebvre Dalam Kebijakan Pemanfaatan Ruang (Perda RTRW Kota Parepare). Neorespublica Jurnal Ilmu Pemerintahan, 4(1), 45–57. https://doi.org/10.52423/neores.v4i1.18
  8. Hayuningtyas, F. R., & Nursadi, H. (2024). Sinkronisasi Peta LSD Dengan Rencana Tata Ruang Wilayah. Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia, 9(1), 274–284. https://doi.org/10.36418/syntax-literate.v9i1.14888
  9. Iqbal, M., Elianda, Y., Akbar, A., & Nurhadiyanti, N. (2020). Keistimewaan Penataan Ruang Menurut Peraturan Daerah Istimewa Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Jurnal Caraka Prabu, 4(1), 99–120. https://doi.org/10.36859/jcp.v4i1.221
  10. Kusyuniadi, I., & Buchori, I. (2020). Efektivitas Pengawasan Kelembagaan Dan Masyarakat Terhadap Kebijakan Penataan Ruang (Kawasan Cagar Alam Geologi Karangsambung). Jurnal Ilmu Lingkungan, 18(2), 209–217. https://doi.org/10.14710/jil.18.2.209-217
  11. Nahak, T. W., Lutfiani, D. U., Gennosa, C. P., Zahidi, M., Rabana, V. R., & Suyatno. (2024). Analisis Implementasi Kebijakan Tata Ruang Di Kota Yogyakarta. Moderat Jurnal Ilmiah Ilmu Pemerintahan, 10(4), 788–805. https://doi.org/10.25157/moderat.v10i4.4049
  12. Oktarini, K. W., Nurpratiwi, T., & Tjegame, A. A. R. (2023). Pajak Ekonomi Sirkular Dan Keberlanjutan Lingkungan. Jemasi Jurnal Ekonomi Manajemen Dan Akuntansi, 19(2), 198–208. https://doi.org/10.35449/jemasi.v19i2.672
  13. Rizki, F., Pamardhi-Utomo, R., & Rahayu, M. J. (2024). Kesesuaian Koridor Sumbu Filosofis Kota Yogyakarta Bagian Utara Terhadap Komponen Fisik Urban Tourism. Region Jurnal Pembangunan Wilayah Dan Perencanaan Partisipatif, 19(1), 269. https://doi.org/10.20961/region.v19i1.66805
  14. Rosit, H. A., & Aisiyah, N. (2024). Evaluasi Dampak Ketidaksesuaian LSD Dengan RTRW Terhadap Pembangunan Dan Pertanian Di Karanganyar. Widya Bhumi, 4(2), 159–175. https://doi.org/10.31292/wb.v4i2.109
  15. Suci, S. N., Cendekiawan, M., & Firmansyah, A. (2024). Berhasilkah Implementasi Pengadaan Publik Berkelanjutan Di Indonesia? Jurnalku, 4(1), 36–49. https://doi.org/10.54957/jurnalku.v4i1.644
  16. Taufik, T., Mukaddas, J., & Hasddin, H. (2023). Arahan
  17. Pemanfaatan Ruang Kawasan Terdampak
  18. Bencana Banjir Di Kecamatan Pondidaha,
  19. Kabupaten Konawe. Sang Pencerah Jurnal Ilmiah
  20. Universitas Muhammadiyah Buton, 9(1), 112–
  21. https://doi.org/10.35326/pencerah.v9i1.2974
  22. Tawil, Y. P., Tawil, M., Febrianto, D., & Salmon, I. P. P
  23. (2024). Kajian Kebijakan Tata Ruang Pasca
  24. Bencana: Studi Di Desa Tompe, Donggala,
  25. Sulawesi Tengah. Anterior Jurnal, 23(1), 81–90
  26. https://doi.org/10.33084/anterior.v23i1.5856

Last update:

No citation recorded.

Last update: 2026-10-16 20:37:32

No citation recorded.