MENARASIKAN PENCAK SILAT PADA IKLAN MARJAN 2011 DAN 2018 DARI PERSPEKTIF CHATMAN

*Boy Sandy Surya Wijaya  -  Universitas Bunda Mulia, Indonesia
Laurencia Steffanie Mega Wijaya Kurniawati  -  Universitas Bunda Mulia, Indonesia
Rustono Farady Marta  -  Universitas Bunda Mulia, Indonesia
Dindin Dimyati  -  President University, Indonesia
Endik Hidayat  -  Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur, Indonesia
Received: 11 Dec 2019; Published: 30 Dec 2020.
Open Access Copyright 2021 Interaksi: Jurnal Ilmu Komunikasi
License URL: https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/

Citation Format:
Abstract
Indonesia is a country that is rich in culture, so it provides many ideas, ideas, and even insights for creative agencies, one of which is the Marjan Syrup Ad in 2011 and 2018 which successfully combines Indonesian local culture with Western culture. This study will examine the advertisement using Seymour Chatman's Narrative Structure Theory, which in-depth explains the plot, setting, characters, and main ideas in advertising using the Stories and Discourse components by showing the objectives of making 2011 and 2018 Marjan Ads. The results of the study show two things, in terms of story and discourse. First, the narratives in the two advertisements show the richness of Indonesian culture juxtaposed with Western cultures, such as pencak silat with hip-hop as well as puppet robotics. Second, in the flow of discourse, there is an atmosphere of togetherness, and the right moment of celebration to consume the product.
Keywords: Marjan Ads, Pencak Silat, Chatman’s Narrative, Story, Discourse.
Funding: Universitas Bunda Mulia

Article Metrics:

  1. Buchari, A. (2013). Postmodernisme dan Ideologi Budaya Nasional. Jurnal IAIN Manado, 7(1). http://journal.iainmanado.ac.id/index.php/JII/article/view/602/505
  2. Catur Sutantri, S. (2018). Diplomasi Kebudayaan Indonesia Dalam Proses Pengusulan Pencak Silat Sebagai Warisan Budaya Takbenda UNESCO. Jurnal Ilmu Politik Dan Komunikasi, VIII(1), 20
  3. Christian, M. (2019). Telaah Keniscayaan Iklan di Kanal Youtube Sebagai Perilaku Khalayak di Kalangan Milenial. Bricolage : Jurnal Magister Ilmu Komunikasi, 5(2), 141–158
  4. Darmojuwono, S. (2014). Pengertian Fungsi Bahasa. In Teori dan Masalah Penerjemahan (MODUL 1). Universitas Terbuka. http://repository.ut.ac.id/4255/1/BING4318-M1.pdf
  5. Fauzi, E. P., & Fasta, F. (2020). Modern Muslimah In Media : A Study of Reception Analysis in "Saliha" Program On Net Tv. Aspiration Journal, 1 (November), 135–162
  6. Fitryarini, I. (2013). Iklan dan Budaya Popular: Pembentukan Identitas Ideologis Kecantikan Perempuan oleh Iklan di Televisi. Jurnal ILMU KOMUNIKASI, 6(2), 119–135. https://doi.org/10.24002/jik.v6i2.199
  7. Han, E. S., & goleman, daniel; boyatzis, Richard; Mckee, A. (2019). ANALISIS STRUKTUR NARATIF DAN PANDANGAN MAHASISWA UNPRI TERHADAP CERITA RAKYAT NIAS. Journal of Chemical Information and Modeling, 53(9), 1689–1699
  8. Hartono. (2002). Tata, Durasi, dan Frekuensi Dalam Novel Orang-Orang Proyek Karya Ahmad Tohari: (Analisis Struktur Naratif)
  9. Hasanah, R. (2012). Daya tarik Emosional Iklan Berbalut Budaya : Prosiding Seminar Nasional Menggagas Pencitraan Berbasis Kearifan Lokal 2012. In Seminar Nasional Menggagas Pencitraan Berbasis Kearifan Lokal (pp. 1–10). Telkom University. https://openlibrary.telkomuniversity.ac.id/pustaka/103191/daya-tarik-emosional-iklanberbalut-budaya-prosiding-seminar-nasionalmenggagas-pencitraan-berbasis-kearifan-lokal2012.html
  10. Irianto, A. M. (2013). Integrasi nasional sebagai penangkal etnosentrismedi indonesia. HUMANIKA, 18(2). https://doi.org/https://doi.org/10.14710/humanika.18.2
  11. Iskandar, M. S. (2010). Akulturasi Budaya Dalam Iklan Pertelevisian. Visualita, 2(1), 42–58. https://doi.org/10.33375/vslt.v2i1.1093
  12. Kementerian Luar Negeri RI. (1985). Pencak Silat ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda Dunia oleh UNESCO. In Kemlu.Go.Id (Issue January, pp. 1–7). https://kemlu.go.id/portal/id/read/890/berita/pencak-silat-ditetapkan-sebagaiwarisan-budaya-tak-benda-dunia-oleh-unesco
  13. Khusnaeni, N. L., Yulianto, E., & Sunarti. (2017). PADA KEPUTUSAN PEMBELIAN ( Survei pada Mahasiswa S1 Universitas Brawijaya Malang Pengguna Kartu Seluler Telkomsel 4G LTE yang Pernah Melihat Iklan Telkomsel 4G LTE Versi “ Nixia Gamer ”). Administrasi Bisnis, 47(2), 49–56
  14. Krisna, B., & Sudibyo. (2020). Upaya Komunikasi Pemasaran Start-Up Pada PT. Moka Indonesia. Jurnal Penelitian Komunkasi, 2(1), 249–256
  15. Kusuma, R. S., & Azizah, N. (2018). Melawan Radikalisme melalui Website. Jurnal ASPIKOM, 3(5), 943. https://doi.org/10.24329/aspikom.v3i5.267
  16. Lukitaningsih, A. (2013). Iklan yang Efektif Sebagai Strategi Komunikasi Pemasaran. Fakultas Ekonomi Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa Yogyakarta. Jurnal Ekonomi Dan Kewirausahaan, 13(2), 116–129
  17. Mahayana, I. N. G. D., & Supriyadi. (2019). Perbedaan agresivitas remaja yang mengikuti olahraga beladiri pencak silat dan yang tidak mengikuti olahraga beladiri pencak silat ditinjau dari efikasi diri di Denpasar. Jurnal Psikologi Udayana, 00, 216–225
  18. Mardotillah, M., & Zein, D. M. (2017). Silat: identitas budaya, pendidikan, seni bela diri, dan pemeliharaan kesehatan. Jurnal Antropologi: Isu-Isu Sosial Budaya, 18(2), 121–133
  19. Marta, R. F., Fernando, J., & Kurniawati, L. S. M. W. (2020). Tinjauan Peran Komunikasi Keluarga Pada Kinerja Public Relations Melalui Konten Laman Resmi Media Daring KPPPA. Jurnal Komunikasi Pembangunan, 18(01), 30–42. https://doi.org/10.46937/18202028620
  20. Marta, R. F., & Rieuwpassa, J. S. (2018). Identifikasi Nilai Kemajemukan Indonesia Sebagai Identitas Bangsa dalam Iklan Mixagrip Versi Keragaman Budaya. Jurnal Kajian Komunikasi, 6(1), 37. https://doi.org/10.24198/jkk.v6i1.15416
  21. Moechtar, M. (2012). Identifikasi Pola Permukiman Tradisional Kampung Budaya Betawi Setu Babakan, Kelurahan Srengseng Sawah, Kecamatan Jagakarsa, Kota Administrasi Jakarta Selatan, Provinsi DKI Jakarta. E-Jurnal Agroekoteknologi Tropika, 1, 135–143
  22. Novianti, T. D. A., & Kusumalestari, R. R. (2015). Wajah Politik Indonesia Awal Tahun 2015. Prosiding, 2, 144–150
  23. Pertiwi, I. I., Mulyaningsih, E., & Kustanto, L. (2018). Penerapan Model Pendekatan Adaptasi Novel oleh Louis Giannetti Melalui Perbandingan Naratif pada Film Dan Novel Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck. Sense, 1(2)
  24. Prasetyo, D. W., Hidayat, E., Marta, R. F., Kurniawati, L. S. M. W., & Chinmi, M. (2020). Patronclient Relationship Between Village Heads and Their Residents During The Covid-19 Pandemic. Jurnal Mimbar, 36. https://ejournal.unisba.ac.id/index.php/mimbar/article/view/6845
  25. Rizky, A. Z. (2018). Diplomasi Hip-Hop : Sejarah , Muatan , dan Penggunaannya oleh Amerika Serikat di Indonesia
  26. Rokhyanto. (2017). Struktur Naratif Model Seymour Chatman Dalam Aplikasi Novel Tarian Dua Wajah Karya S . Nosi, 5 Nomor 2, 124–134
  27. Senova, A. (2016). Literasi Media Sebagai Strategi Komunikasi Tim Sukses Relawan Pemenangan Presiden Jokowi JK di Bandung. Kajian Komunikasi, 4 (2), 142–153. https://doi.org/10.24198/jkk.vol4n2.3
  28. Sukadaryanto. (2010). Sastra Perbandingan (Teori, Metode, dan Implementasi). Griya Jawi
  29. Suryadi, D., & Putra, E. V. (2019). Makna Gerakan Silat Harimau Damam Syekh Kukut. Culture & Society: Journal of Anthropological Research, 1 (1), 31–37
  30. Tasruddin, R. (2015). Strategi Promosi Periklanan yang Efektif. Jurnal Al-Khitabah, II, 107–116
  31. Turrahmah, D. N. (2019). Ekranisasi Novel Dilan 1990 Karya Pidi Baiq ke dalam Film Dilan 1990 Karya
  32. Fajar Bustomi Dila. Sastra Indonesia, FakultasBahasa Dan Seni, Universitas Negeri Surabaya,1–11

Last update: 2021-02-27 12:48:06

No citation recorded.

Last update: 2021-02-27 12:48:07

No citation recorded.