BibTex Citation Data :
@article{J@TI75751, author = {Louis Purnama and Dedy Sugiarto and Heri Santosa}, title = {PERAMALAN PRODUKSI HERBISIDA PADA INDUSTRI AGROKIMIA MENGGUNAKAN LSTM BERBASIS BAYESIAN OPTIMIZATION}, journal = {J@ti Undip: Jurnal Teknik Industri}, volume = {21}, number = {3}, year = {2026}, keywords = {agrokimia; Bayesian Optimization; BO-LSTM; herbisida; LSTM; peramalan deret waktu}, abstract = { Peramalan produksi herbisida di industri agrokimia menghadapi tantangan besar akibat fluktuasi permintaan musiman dan dampak perubahan iklim. Metode konvensional sering kali gagal menangkap pola non-linier yang kompleks, menghasilkan akurasi prediksi yang rendah. Untuk mengatasi keterbatasan ini, penelitian ini mengembangkan model Long Short-Term Memory (LSTM) yang dioptimalkan menggunakan Bayesian Optimization (BO) untuk peramalan produksi herbisida bulanan. Penelitian ini membandingkan kinerja model LSTM konvensional dengan model BO-LSTM. Data historis produksi dari Januari 2019 hingga Desember 2023 digunakan, setelah melalui praproses data dan normalisasi dengan Min-Max Scaler. Hasil terbaik model LSTM konvensional menunjukkan MAPE 11,33%, tetapi pendekatan konvensional memerlukan banyak percobaan manual dan tidak efisien. Sebaliknya, pendekatan BO memungkinkan pengoptimalan hyperparameter LSTM yang terintegrasi, menghasilkan model BO-LSTM dengan performa yang lebih baik dengan MAE 37.588,61, RMSE 52.407,12, dan MAPE 7,81%. Peningkatan akurasi ini signifikan dibandingkan LSTM konvensional. Ketika model digunakan untuk peramalan 3 bulan ke depan, model menunjukkan pola yang konsisten dengan tren musiman historis. Hasil penelitian ini menegaskan bahwa integrasi BO-LSTM secara efektif meningkatkan akurasi peramalan, memberikan dasar yang lebih tepat untuk perencanaan produksi dan manajemen stok di industri agrokimia. }, issn = {2502-1516}, doi = {10.14710/jati.21.3.%p}, url = {https://ejournal.undip.ac.id/index.php/jgti/article/view/75751} }
Refworks Citation Data :
Peramalan produksi herbisida di industri agrokimia menghadapi tantangan besar akibat fluktuasi permintaan musiman dan dampak perubahan iklim. Metode konvensional sering kali gagal menangkap pola non-linier yang kompleks, menghasilkan akurasi prediksi yang rendah. Untuk mengatasi keterbatasan ini, penelitian ini mengembangkan model Long Short-Term Memory (LSTM) yang dioptimalkan menggunakan Bayesian Optimization (BO) untuk peramalan produksi herbisida bulanan. Penelitian ini membandingkan kinerja model LSTM konvensional dengan model BO-LSTM. Data historis produksi dari Januari 2019 hingga Desember 2023 digunakan, setelah melalui praproses data dan normalisasi dengan Min-Max Scaler. Hasil terbaik model LSTM konvensional menunjukkan MAPE 11,33%, tetapi pendekatan konvensional memerlukan banyak percobaan manual dan tidak efisien. Sebaliknya, pendekatan BO memungkinkan pengoptimalan hyperparameter LSTM yang terintegrasi, menghasilkan model BO-LSTM dengan performa yang lebih baik dengan MAE 37.588,61, RMSE 52.407,12, dan MAPE 7,81%. Peningkatan akurasi ini signifikan dibandingkan LSTM konvensional. Ketika model digunakan untuk peramalan 3 bulan ke depan, model menunjukkan pola yang konsisten dengan tren musiman historis. Hasil penelitian ini menegaskan bahwa integrasi BO-LSTM secara efektif meningkatkan akurasi peramalan, memberikan dasar yang lebih tepat untuk perencanaan produksi dan manajemen stok di industri agrokimia.
Note: This article has supplementary file(s).
Article Metrics:
Last update:
Last update: 2026-09-30 15:51:10
Penulis yang mempublikasikan artikel pada jurnal J@ti Undip : Jurnal Teknik Industri ini setuju dengan ketentuan sebagai berikut:
View statistics of J@ti Undip:
Articles in J@ti Undip are licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License