BibTex Citation Data :
@article{J@TI84165, author = {Moiko Sivatino and Adhitya Sudiarno}, title = {PEMODELAN FAKTOR PENENTU KINERJA KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (K3) BERBASIS STRUCTURAL EQUATION MODELING (SEM)}, journal = {J@ti Undip: Jurnal Teknik Industri}, volume = {21}, number = {3}, year = {2026}, keywords = {K3; pengawasan; pengakuan kepada karyawan; motivasi kerja; kinerja keselamatan}, abstract = { Penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) yang efektif menjadi kebutuhan strategis bagi PT XYZ sebagai perusahaan industri berisiko tinggi. Permasalahan K3 di perusahaan masih ditandai oleh adanya insiden kerja, lemahnya budaya pengawasan, dan belum optimalnya keterlibatan pekerja dalam kegiatan keselamatan. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi kinerja keselamatan kerja, meliputi pengawasan, pengakuan kepada karyawan, motivasi kerja, partisipasi, dan lingkungan kerja. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode Structural Equation Modeling (SEM). Data diperoleh melalui kuesioner kepada 150 responden dari total populasi 467 pekerja PT XYZ dan dianalisis menggunakan SmartPLS melalui uji validitas, reliabilitas, model pengukuran, dan model struktural. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengakuan kepada karyawan, partisipasi, dan lingkungan kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja keselamatan, sedangkan pengawasan tidak berpengaruh langsung secara signifikan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peningkatan kinerja keselamatan perlu diarahkan pada penguatan pengakuan karyawan, partisipasi aktif pekerja, dan perbaikan lingkungan kerja melalui penerapan program 5R secara berkelanjutan. }, issn = {2502-1516}, doi = {10.14710/jati.21.3.%p}, url = {https://ejournal.undip.ac.id/index.php/jgti/article/view/84165} }
Refworks Citation Data :
Penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) yang efektif menjadi kebutuhan strategis bagi PT XYZ sebagai perusahaan industri berisiko tinggi. Permasalahan K3 di perusahaan masih ditandai oleh adanya insiden kerja, lemahnya budaya pengawasan, dan belum optimalnya keterlibatan pekerja dalam kegiatan keselamatan. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi kinerja keselamatan kerja, meliputi pengawasan, pengakuan kepada karyawan, motivasi kerja, partisipasi, dan lingkungan kerja. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode Structural Equation Modeling (SEM). Data diperoleh melalui kuesioner kepada 150 responden dari total populasi 467 pekerja PT XYZ dan dianalisis menggunakan SmartPLS melalui uji validitas, reliabilitas, model pengukuran, dan model struktural. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengakuan kepada karyawan, partisipasi, dan lingkungan kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja keselamatan, sedangkan pengawasan tidak berpengaruh langsung secara signifikan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peningkatan kinerja keselamatan perlu diarahkan pada penguatan pengakuan karyawan, partisipasi aktif pekerja, dan perbaikan lingkungan kerja melalui penerapan program 5R secara berkelanjutan.
Note: This article has supplementary file(s).
Article Metrics:
Last update:
Last update: 2026-09-30 16:04:07
Penulis yang mempublikasikan artikel pada jurnal J@ti Undip : Jurnal Teknik Industri ini setuju dengan ketentuan sebagai berikut:
View statistics of J@ti Undip:
Articles in J@ti Undip are licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License