skip to main content

Determinan Personal Hygiene dan Sanitasi Dasar dengan Penyakit Kulit (Scabies) di Pondok Pesantren Modern Al-Kautsar Pekanbaru Tahun 2022

Prodi Kesehatan Masyarakat Fakultas Kesehatan Universitas Hang Tuah Pekanbaru, Jl. Mustafa Sari No. 05 Tangkerang Selatan, Indonesia

Open Access Copyright 2024 Jurnal Kesehatan Lingkungan Indonesia under http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0.

Citation Format:
Abstract

Latar belakang: Penyakit kulit (Scabies) adalah salah satu penyakit kulit dan infeksi yang disebabkan oleh bakteri, virus, dan jamur. Ini dapat menyebabkan kerusakan kulit dan menyerang santri di pondok pesantren karena kurangnya perawatan kebersihan dan sanitasi dasar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui personal hygiene dan sanitasi dasar terhadap penyakit kulit di pondok pesantren Modern Al-Kautsar Pekanbaru tahun 2022. Metode: Penelitian penelitian kuantitatif,Cross sectional Design. Sampel berjumlah 87 santri. Lokasi penelitian dilakukan di pondok Pesantren Modern Al-Kautsar Pekanbaru pada bulan Agustus 2022. Variabel penelitian meliputi : Variabel Dependen (Penyakit Kulit), variabel independen (pengetahuan personal hygiene, personal hygiene kulit, personal hygiene kuku kaki dan  tangan, pengelolaan sampah, Saluran Pembuangan Air Limbah, penyediaan air bersih). Pengumpulan data secara observasi dan penyebaran kuesioner. Teknik pengumpulan data secara Accidental Sampling. Data diolah secara komputerisasi. Analisis data secara univariat dan bivariat menggunakan uji chi-square.

Hasil: Hasil penelitian menunjukan bahwa ada hubungan pengetahuan personal hygiene dengan penyakit kulit (p-value=0,015 POR=3,913), personal hygiene kulit (p-value =0,001 POR=8,795), personal hygiene kuku kaki dan  tangan (p-value =0,001 POR=10,667), dan ada hubungan pengelolaan sampah dengan penyakit kulit (p-value =0,001 POR=7,529), Saluran Pembuangan Air Limbah (p-value=0,003 POR=5,300), penyediaan air bersih (p-value =0,024 POR=3,497) dengan penyakit kulit di pondok pesantren Modern Al-Kautsar Pekanbaru.

Simpulan: pengetahuan personal hygiene, personal hygiene kulit, personal hygiene kuku kaki dan  tangan, pengelolaan sampah, Saluran Pembuangan Air Limbah, penyediaan air bersih berhubungan dengan penyakit kulit di pondok pesantren Modern Al-Kautsar Pekanbaru.

ABSTRACT

Title:  Determinants of Personal Hygiene and Basic Sanitation for Skin Diseases (Scabies) at the Modern Islamic Boarding School Al-Kautsar Pekanbaru in 2022

 

Background: Skin disease (Scabies) is a skin disease and infection caused by bacteria, viruses and fungi. It can cause skin damage and attack students in Islamic boarding schools due to lack of basic hygiene and sanitation care. This research aims to determine personal hygiene and basic sanitation against skin diseases at the Modern Al-Kautsar Pekanbaru Islamic boarding school in 2022.

Method: Quantitative research, cross sectional design. The sample consisted of 87 students. The location of the research was carried out at the Al-Kautsar Pekanbaru Modern Islamic Boarding School in August 2022. Research variables included: Dependent Variable (Skin Disease), independent variables (knowledge of personal hygiene, personal skin hygiene, personal hygiene of toenails and hands, waste management, Sewerage waste water, clean water supply). Collecting data by observation and distributing questionnaires. Accidental sampling data collection technique. Data is processed computerized. Univariate and bivariate data analysis using the chi-square test.

Results: The results of the study show that there is a relationship between personal hygiene knowledge and skin diseases (p-value = 0.015 POR = 3.913), personal skin hygiene (p-value = 0.001 POR = 8.795), personal hygiene of toenails and hands (p-value = 0.001 POR =10.667), and there is a relationship between waste management and skin diseases (p-value =0.001 POR=7.529), waste water drainage (p-value=0.003 POR=5.300), clean water supply (p-value =0.024 POR=3.497 ) with skin diseases at the Al-Kautsar Modern Islamic boarding school in Pekanbaru.

Conclusion: knowledge of personal hygiene, personal skin hygiene, personal hygiene of toenails and hands, waste management, waste water drainage channels, provision of clean water is related to skin diseases at the Al-Kautsar Modern Islamic boarding school in Pekanbaru.

Note: This article has supplementary file(s).

Fulltext View|Download |  Turnitin
Turnitin
Subject
Type Turnitin
  Download (2MB)    Indexing metadata
 ES
Etichal Statement
Subject
Type ES
  Download (376KB)    Indexing metadata
 CTA
Copyrigh Transfer Agreement
Subject
Type CTA
  Download (225KB)    Indexing metadata
Keywords: Personal Hygiene; Sanitasi Dasar; Penyakit Kulit

Article Metrics:

  1. Putri DD, Furqon MT, Perdana RS. Klasifikasi Penyakit Kulit Pada Manusia Menggunakan Metode Binary Decision Tree Support Vector Machine (BDTSVM) (Studi Kasus: Puskesmas Dinoyo Kota Malang). Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi Dan Ilmu Komputer [Online]. 2018 Mei; 2(5):1912-1920
  2. Febrina W, Harminarti N, Ali H. Artikel Penelitian Gambaran Kualitas Hidup Santriwati yang Menderita Skabies di Pondok Pesantren Kecamatan Enam Lingkung Kabupaten Padang Pariaman [Online]. 2020 Desember; 9(4):412-418. https://doi.org/10.25077/jka.v9i4.1504
  3. Rizal AAF. Gambaran Tingkat Pengetahuan Remaja Putra tentang Pencegahan Penyakit Kulit Di Pondok Pesantren Nabil Husein Samarinda. Jurnal Kesehatan Masyarakat Mulawarman (JKMM) [Online]. 2019 Juli; 1(1): 34-39. https://doi.org/10.30872/jkmm.v1i1.2526
  4. Zania E, Junaid, Ainurafiq. Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Dermatitis Kontak pada Nelayan di Kelurahan Induha Kecamatan Latambaga Kabupaten Kolaka Tahun 2017. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat [Online]. 2018 Agustus; 3(3): 1-8. https://doi.org/10.37887/jimkesmas.v3i3.5256
  5. Efendi R, Adriansyah AA, Ibad M. Hubungan Personal Hygiene dengan Kejadian Scabies Pada Santri di Pondok Pesantren. Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia [Online]. 2020; 15(2) : 25- 28. https://doi.org/10.26714/jkmi.15.2.2020.25-28
  6. Aslamiyah M, Firdaus H. Hubungan Pengetahuan dengan Sikap Santri dalam Mencegah Skabies di Pondok Pesantren X Banyuwangi Tahun 2018. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat [Online]. 2018 November; 3(4):1-9. https://doi.org/10.37887/jimkesmas.v3i4.4989
  7. Dinas Kesehatan Provinsi Riau. Buku Profil Kesehatan Provinsi Riau Tahun 2020. Pekanbaru; 2020
  8. Alini, Sinaga R. Faktor-Faktor Yang Berhubungan dengan Kejadian Dermatitis Atopik Di Puskesmas Bangkinang Kota. Prepotif Jurnal Kesehatan Masyarakat [Online]. 2018 Oktober; 2(2) : 33-42
  9. Saputra R. Hubungan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dengan Timbulnya Penyakit Scabies Pada Santri. Nursing News: Jurnal Ilmiah Keperawatan [Online]. 2019; 4(1): 40-53. https://doi.org/10.36729/jam.v4i1.238
  10. Parman, Hamdani, Irwandi R, Angga P. Faktor Risiko Hygiene Perorangan Santri Terhadap Kejadian Penyakit Kulit Skabies Di Pesantren Albaqiyatushshalihat Tanjung Jabung Barat Tahun 2017. Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi [Online]. 2017 Oktober ; 17(3) : 243-252. http://dx.doi.org/10.33087/jiubj.v17i3.418
  11. Armansyah, Dwiki, Saputra. Gambaran Personal Hygiene dan Kejadian Penyakit Kulit di Pesantren Mathla'ul Anwar dan Pesantren Walisongo. Universitas Muhammadiyah Pontianak ; 2020
  12. Donsu, Jenita DT. Psikologi Keperawatan.Yogyakarta. Pustaka Baru Press; 2017
  13. Ariga RA, Amelia R, Sari S. Relationship of Extrovert and Introvert Personality Types Against Student Achievement Faculty of Nursing USU. Journal of Physics. Conference Series [Online]. 2018 ; 1116(5); 1-8. https://doi.org/10.1088/1742-6596/1116/5/052007
  14. Sungkar S. Etiologi, Patogenensis, Pengobatan, Pemberantasan, dan Pencegahan Skabies. Jakarta. FKUI ; 2016
  15. Ridwan AR, Sahrudin, Ibrahim K. Hubungan Pengetahuan, Personal Hygiene, dan Kepadatan Hunian Dengan Gejala Penyakit Skabies Pada Santri Di Pondok Pesantren Darul Muklisin Kota Kendari. JIMKESMAS: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat [Online]. 2017 Mei; 2(6); 1-8
  16. WHO. Kasus Skabies Menurut WHO. 2017. https://repository.upnvj.ac.id/3724/3/BAB%20I.pdf
  17. Djuanda A. Ilmu Penyakit Kulit Dan Kelamin Edisi ke Lima. Jakarta. Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia; 2016
  18. Anik M. Ilmu Kesehatan Kulit. Jakarta. CV. Trans Info Media ; 2010
  19. Agustina F, Radhiah Z, Tahara DS. Hubungan Personal Hygiene Dengan Keluhan Penyakit Kulit Masyarakat Desa Tuwi Kayee Kecamatan Panga Kabupaten Aceh Jaya Tahun 2022. Journal of Health and Medical Science [Online]. 2022 Oktober ; 1(4) : 142-149
  20. Indriani F, Guspianto, Fitria EP. Hubungan Faktor Kondisi Sanitasi Lingkungan Dan Personal Hygiene Dengan Gejala Skabies Di Pondok Pesantren Darul Hikam Kecamatan Rimbo Ulu Kabupaten Tebo Tahun 2021. e-SEHAD [Online]. 2021 Juni; 1 (2) : 63-75. https://doi.org/10.22437/esehad.v2i1.13752
  21. Aulia N, Wijayantono, Awaluddin. Hubungan Personal Hygiene Dengan Kejadian Penyakit Scabies Di Pondok Pesantren Thawalib Kota Padang. Jurnal Sanitasi Lingkungan [Online]. 2022 November; 2(2) : 72-78. https://doi.org/10.36086/jsl.v2i2.1308
  22. Fattah, Nurfachanti, Anwar M. Hubungan Personal Hygiene Dan Sanitasi Lingkungan Dengan Kejadian Penyakit Kulit Pada Pasien Di Puskesmas Tabaringan Makassar . Umi Medical Journal [Online]. 2018 Juni; : 34-44. https://doi.org/10.33096/umj.v3i1.33
  23. Savira TD. Hubungan Antara Faktor Pengetahuan Dan Perilaku Dengan Kualitas Hidup Penderita Skabies Di Pondok Pesantren Se-Malang Raya. Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim ; 2020
  24. Anwar AI, Sakka Z, Harfiah. Penyakit Skabies. Makassar. Dua Satu Press; 2014
  25. Saputra R, Wahidyanti RH, Ronasari MP. Hubungan Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat (PHBS) Dengan Timbulnya Penyakit Scabies Pada Santri. Nursing News: Jurnal Ilmiah Keperwatan [Online]. 2019 April ; 4(1): 40-53. https://doi.org/10.36729/jam.v4i1.238
  26. Djuanda A. Pioderma didalam Buku Ilmu Penyakit Kulit dan Kelamin Edisi Ketiga. Jakarta:Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia. 2013:57-63
  27. Muafidah N, Santoso I, Darmiah. Hubungan Personal Higiene dengan Kejadian Skabies pada Santri Pondok Pesantren Al Falah Putera Kecamatan Liang Anggang. Journal of Health Science and Prevention [Online]. 2017 April ; 1(1): 1-9. https://doi.org/10.20527/dk.v4i1.2503
  28. Putri DN. Personal Hygiene dan Kejadian Penyakit Kulit Pada Penghuni Rumah Susun Sederhana Sewa Cokrodirjan Yogyakarta. Poltekkes Kemenkes Yogyakarta; 2017
  29. Amalia P. Perbedaan Pengetahuan, Sikap Dan Perilaku Penjamah Makanan Sesudah Diberikan Penyuluhan Personal Hygiene Di Hotel Patra Jasa Semarang. 2016
  30. Tarigan CVR, Prasetyo S. Aryoko W. Pengaruh Higiene Perorangan Terhadap Prevalensi Terjadinya Penyakit Scabies Di Pondok Pesantren Matholiul Huda Al Kautsar Kabupaten Pati. Fakultas Kedokteran, Universitas Diponegoro. Jurnal Kedokteran Diponogoro [Online]. 2018 Januari; 7(1) : 113-126. https://doi.org/10.14710/dmj.v7i1.19355
  31. Widuri NA, Erlisa C, Swaidatul M. Analisis Faktor Risiko Scabies Pada Santri Di Pondok Pesantren Nurul Hikmah Desa Kebonagung Kecamatan Pakisaji Kabupaten Malang Nur. Nursing News [Online]. 2017; 1: 622-633. https://doi.org/10.33366/nn.v2i3.697
  32. Afriani B. Hubungan Personal Hygiene dan Status Sosial Ekonomi dengan Kejadian Skabies di Pondok Pesntren. Jurnal Aisyah: Jurnal Ilmu Kesehatan [Online]. 2017 Juni; 2(1): 1-10. https://doi.org/10.30604/jika.v2i1.25
  33. Novitasari D, Suprijandani, Ferdian AF. Hubungan Personal Hygiene Santri dengan Kejadian Skabies di Pondok Pesantren As-Syafi'iyah Sidoarjo Tahun 2020. Gema Lingkungan Kesehatan [Online]. 2021 Juli ;19(2): 129-137. https://doi.org/10.36568/kesling.v19i2.1539
  34. Yuzzi. Hubungan Keberishan Tangan Dan Kuku Dengan Angka Kejadian Skabies Di Pesantren Kyai Gading Kabupaten Demak. 2018
  35. Widodo. Hubungan Higiene Perorangan Terhadap Angka Kejadian Penyakit Skabies Di Pondok Pesantren Matholiul Huda Al-Kautsar Kabupaten Pati. 2018
  36. Undang-Undang Republik Indonesia No. 18 Tahun 2008 Tentang Pengelolaan Sampah . 2008
  37. Waste Management. 2021. What Is Waste Management? https://www.wm.com/us/en/support/faqs/what-is-waste-management
  38. Suparm, Rina F. Studi Pengelolaan Sampah Di Pondok Pesantren Al-Jauharen Kelurahan Tanjung Johor Kecamatan Pelayangan Kota Jambi Tahun 2019
  39. Elizabeth MZ. Program Pengelolaan Kebersihan Lingkungan di Pesantren Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang. DIMAS [Online]. 2017 Mei; 17(1): 153-172. https://doi.org/10.21580/dms.2017.171.1510
  40. Sumantri A. Kesehatan Lingkungan. Kencana Prenada Media Group. Jakarta; 2015
  41. Fitri NNF, Ramadhan T, Nurmala D. Hubungan Sanitasi Lingkungan dan Personal Hygiene Perorangan dengan keluhan Penyakit Skabies pada Anak-Anak di Panti Asuhan Amaliyah Kota Kendari Tahun 2019. Jurnal Kesehatan Masyarakat Celebes [Online]. 2020 Maret ; 1 (3): 13-20
  42. Farihah U, R Azizah. Faktor Sanitasi Lingkungan Yang Berhubungan Dengan Skabies Di Pondok Pesantren Qomaruddin Kabupaten Gresik. Departemen Kesehatan Lingkungan Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga Kampus C Mulyorejo Surabaya; 2017
  43. Juliansyah E. Jenis Kelamin, Personal Hygiene dan Sanitasi Lingkungan Dengan Kejadian Penyakit Skabies Pada Santri di Pondok Pesantren Darul Maarif Kabupaten Sintang. 2014
  44. Amelia U, La OMS, Limbran T. Hubungan Pengetahuan, Personal Hygiene Dan Penyediaan Air Bersih dengan Kejadian Skabies di Wilayah Kerja Puskesmas Soropia Kecamatan Soropia Kabupaten Konawe Tahun 2017. JIMKesmas : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat [Online]. 2019 Juli; 4(3) : 1-8. https://doi.org/10.37887/jimkesmas.v4i3.12340

Last update:

No citation recorded.

Last update: 2024-05-29 15:32:05

No citation recorded.