skip to main content

Analisis Implementasi Kebijakan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat dan Peran Lembaga Kemasyarakatan di Kelurahan Merjosari Kota Malang

Program Studi Pengelolaan Sumber Daya Lingkungan dan Pembangunan Sekolah Pasca Sarjana, Universitas Brawijaya Malang, Indonesia

Open Access Copyright 2026 Jurnal Kesehatan Lingkungan Indonesia under http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0.

Citation Format:
Abstract

Latar belakang: Pencapaian target sanitasi sebagai bagian dari Tujuan Pembangunan Berkelanjutan masih menghadapi tantangan signifikan di Indonesia, khusunya dalam implementasi kebijakan sanitasi berbasis masyarakat. Di Kelurahan Merjosari, Kota Malang terdapat 676 KK (2024) yang masih melakukan Buang Air Besar Sembarangan (BABS) ke Sungai Metro, mencerminkan kegagalan implementasi kebijakan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM).

Tujuan: Menganalisis implementasi kebijakan STBM menggunakan teori George C. Edwards III dan mengidentifikasi peran lembaga kemasyarakatan dalam mendukung keberhasilan program.

Metode: Penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus, menggunakan teknik pengumpulan data wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumen terhadap lima informan kunci yang dipilih secara purposive, observasi partisipatif dan studi dokumen. Analisis data menggunakan Model Miles dan Huberman dengan triangulasi sumber dan metode.

Hasil: Implementasi kebijakan STBM di Kelurahan Merjosari menghadapi kendala utama dalam faktor komunikasi (frekuensi sosialisasi terbatas) dan sumber daya (rasio tenaga sanitarian tidak ideal). Lembaga kemasyarakatan berperan kritis sebagai jembatan antara pemerintah dan masyarakat dalam seluruh tahapan STBM, dengan tingkat partisipasi mencapai inisiasi dan legitimasi.

Simpulan: Keberhasilan STBM memerlukan pendekatan kolaboratif yang memperkuat peran lembaga kemasyarakatan dan peningkatan kapasitas sumber daya implementasi. Rekomendasi kebijakan difokuskan pada optimalisasi komunikasi dan penguatan kelembagaan lokal.

 

ABSTRACT

Title: Analysis of The Implementation of Community-Based Total Sanitation Policies and The Role of Community Institutions in Merjosari Village, Malang City

Background: Achieving sanitation targets as part of the Sustainable Development Goals still faces significant challenges in Indonesia, especially in the implementation of community-based sanitation policies. In Merjosari Village, Malang City, there are 676 households (2024) that still practice open defecation into the Metro River, reflecting the failure of the implementation of the Community-Based Total Sanitation (CBTS) policy..

Objective: Analyzing the implementation of STBM policies using George C. Edwards III's theories and identifying the role of community institutions in supporting the success of the program.

Method: Qualitative research using a case study approach, employing in-depth interviews, observation, and document analysis techniques on five key informants selected purposively, participatory observation, and document analysis. Data analysis used the Miles and Huberman model with triangulation of sources and methods.

Result: The implementation of the STBM policy in Merjosari Village faces major obstacles in terms of communication (limited frequency of socialization) and resources (unideal ratio of sanitation workers). Community institutions play a critical role as a bridge between the government and the community in all stages of STBM, with participation levels reaching initiation and legitimacy.

Conclution : The success of CBTS requires a collaborative approach that strengthens the role of community institutions and increases the capacity of implementation resources. Policy recommendations focus on optimizing communication and strengthening local institutions.

 

Note: This article has supplementary file(s).

Fulltext View|Download |  Turnitin
Turnitin
Subject
Type Turnitin
  Download (3MB)    Indexing metadata
 ES
Ethical Statement
Subject
Type ES
  Download (755KB)    Indexing metadata
 CTA
Copyright Transfer Agreement
Subject
Type CTA
  Download (497KB)    Indexing metadata
Email colleagues
Keywords: Sanitasi; STBM; Implementasi Kebijakan; Lembaga Kemasyarakatan, Teori George C. Edward III

Article Metrics:

  1. Simbe JY. Factors Influencing Poor Implementation of Community Led Total Sanitation in Kajiado County, Kenya. Eur J Appl Sci. 2025;13(01):429-438. https://doi.org/10.14738/aivp.1301.18360
  2. Crocker J, Saywell D, Bartram J. Sustainability of Community-led Total Sanitation Outcomes: Evidence from Ethiopia and Ghana. Int J Hyg Environ Health. 2017;220(3):551-557. https://doi.org/10.1016/j.ijheh.2017.02.011
  3. Syahrizal S. Pengaruh Penerapan Program Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) dengan Kejadian Diare di Wilayah Kerja Puskesmas Darul Imarah. J SAGO Gizi dan Kesehat.2023;4(2):319. https://doi.org/10.30867/gikes.v4i2.1261
  4. Pugesehan DJ, Tasijawa FA, Leutualy V, et al. Optimalisasi Penerapan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) Melalui Program Pemberdayaan Pada Masyarakat (PPM). Aksiologiya J Pengabdi Kpd Masy. 2024;8(2). https://doi.org/10.30651/aks.v8i2.12854
  5. Susilawati, Harahap RH, Mulya MB, Andayani LS. Behavior Model of Community-based Sanitation Management in Coastal Areas: Confirmatory Factor Analysis. Heliyon. 2022;8(11):e11756. https://doi.org/10.1016/j.heliyon.2022.e11756
  6. Igirisa, I. Kebijakan Publik Suatu Tinjauan Teoritis dan Empiris. Yogyakarta: Penerbit Tanah Air Beta. 2022
  7. Azzarrah IJ, Kurniawan B. Implementasi Kebijakan Program Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) di Jawa Timur. Publika. 2021:573-586. https://doi.org/10.26740/publika.v9n4.p573-586
  8. Adam E, Badu E. Community-led Total Sanitation (CLTS) Implementation in West Mamprusi Municipal Assembly in Ghana. What do communities think eleven years on? Global Health Journal. 2024;8(2):67-73. https://doi.org/10.1016/j.glohj.2024.05.003
  9. Kouassi HAA, Andrianisa HA, Traoré MB, et al. Review of the Slippage Factors From Open Defecation-Free (ODF) Status Towards Open Defecation (OD) After the Community-Led Total Sanitation (CLTS) Approach Implementation. Int J Hyg Environ Health. 2023;250:114160. https://doi.org/10.1016/j.ijheh.2023.114160
  10. Agustinus E, Pranaka RN, Efriani E. Social Construction of Defecation Behavior in Disadvantaged Villages. J Kesehat Masy. 2025;1(18):46-53. https://doi.org/10.15294/kemas.v19i1.29422
  11. Dinas Kesehatan Kota Malang, Profil Kesehatan Kota Malang Tahun 2024; Published online : 2025 https://dinkes.malangkota.go.id/wp-content/uploads/sites/104/2025/07/Profilkes-Kota-Malang-2024.pdf
  12. Pratiningsih WA. Analisis Implementasi Program Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) di Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Universitas Gadjah Mada, 2023. Diunduh dari https://etd.repository.ugm.ac.id/penelitian/detail/220870
  13. Mustafidah L, Suhartono S, Purnaweni H. Analisis Pelaksanaan Program Sanitasi Total Berbasis Masyarakat pada Pilar Pertama di Tingkat Puskesmas Kabupaten Demak. JKM (Jurnal Kesehat Masyarakat) Cendekia Utama.2020;7(2):25. https://doi.org/10.31596/jkm.v7i2.499
  14. Zuhri I El, Faresta RA. Investigating Community of Practice in Sumbawa and Manggarai to Support Environmental Sustainability Through CBTS Development Plan. IOP Conf Ser Earth Environ Sci. 2025;1493(1):012003. https://doi.org/10.1088/1755-1315/1493/1/012003
  15. Kamiludin KS, Azizah R. Implementasi Pilar Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) dengan Insiden Diare pada Balita: Kajian Literatur. J Untuk Masy Sehat. 2025;9(1):47-60. https://doi.org/10.52643/jukmas.v9i1.5854
  16. Menteri Dalam Negeri RI. Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 18 Tahun 2018 Tentang Lembaga Kemasyarakatan Desa dan Lembaga Adat Desa.2018
  17. Menteri Kesehatan RI. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2014 Tentang Sanitasi Total Berbasis Masyarakat.2014
  18. Heriyanti AP, Rabbani TZ. Persepsi dan Partisipasi Masyarakat Terhadap Implementasi Program Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) di Dusun Begajah, Desa Jatijajar, Kabupaten Semarang. J Kesehat Lingkung Indones. 2025;24(1):46-58. https://doi.org/10.14710/jkli.65998
  19. Frinaldi A, Mubarak A, Afdalisma, et al. Analysis of Community-Based Sanitation Implementation in Pariaman City. IOP Conf Ser Earth Environ Sci. 2024;1414(1):012081. https://doi.org/10.1088/1755-1315/1414/1/012081
  20. Arifin B, Dermawan A, Habsyi I. Peran Serta Masyarakat dalam Pendidikan (Kajian Pada Sekolah Menengah: SMPN 1 Malang, SMPN 10 Malang, SMP Plus Al Kautsar). Khatulistiwa J Pendidik dan Sos Hum.2022;2(2):163-177. https://doi.org/10.55606/khatulistiwa.v2i2.642
  21. Hidayati DA, Aryanugraha M, Ratnasari Y, Damayanti A. Community-Based Total Sanitation Program (STBM) as an Innovation in Changing The Open Defecation Free (ODF) Behavior of The Community in Pekon Tanjung Anom Tanggamus, Lampung Province. Int J Progress Sci Technol (IJPSAT). 2024;45(2):45-57
  22. Ruba YE, Joko T, Budiyono B. Faktor Pendukung dan Penghambat Program Stop Buang Air Besar Sembarangan (BABS) di Wilayah Kerja Puskesmas Maronggela Kecamatan Riung Barat Kabupaten Ngada. J Ris Kesehat Masy. 2021;1(2):1-11. https://doi.org/10.14710/jrkm.2021.13315
  23. Venkataramanan V, Crocker J, Karon A, Bartram J. Community-Led Total Sanitation: A Mixed-Methods Systematic Review Of Evidence and Its Quality. Environ Health Perspect. 2018;126(2). https://doi.org/10.1289/EHP1965
  24. Sofiyah ES, Rafida HA, Caesarina NP. Understanding Community Willingness to Participate in Community-based Sanitation Programs: Insights from Labuan Bajo, Indonesia. BIO Web Conf. 2025;157. https://doi.org/10.1051/bioconf/202515704001
  25. Ningsih DF, Ikhtiar M, Baharuddin A. Community-Led Total Sanitation (CTLS) to Prevent Stunting among Toddlers in Indonesia. J Aafiyah Heal Res. 2021;2(2):22-32

Last update:

No citation recorded.

Last update: 2026-04-02 17:51:23

No citation recorded.