Audit Tata Kelola Teknologi Informasi Menggunakan Framework Cobit 5 (Studi Kasus : PT. Jamkrida Provinsi Jawa Tengah)

Published: 2 Jun 2020.
Open Access
Citation Format:
Abstract
Kemajuan teknologi informasi (TI) sudah menjadi suatu kebutuhan yang tidak terpisahkan bagi perusahaan, lembaga, atau organisasi dalam meningkatkan efisiensi dan efektivitas kinerja dengan tujuan mendukung rencana strategis perusahaan untuk mencapai visi, misi, serta tujuan yang diinginkan perusahaan. Pengaturan terhadap TI perlu dilakukaan agar dapat dimanfaatkan dengan baik. Tindakan untuk mengatur TI disebut sebagai tata kelola TI. Tata kelola TI memerlukan audit yang bertujuan untuk mengevaluasi dan memastikan kepatuhan dalam hal pendekatan standar. Perseroan Terbatas Penjaminan Kredit Daerah Provinsi Jawa Tengah (PT. Jamkrida Jateng) merupakan salah satu perusahaan yang menerapkan tata kelola TI untuk membantu mewujudkan sasaran dan mencapai tujuan melalui pemanfaatan TI. Tata kelola TI di PT. Jamkrida Jateng memerlukan audit untuk mengevaluasi, menilai kapabilitas, dan menyusun rekomendasi terhadap tata kelola TInya. Standar audit yang digunakan adalah Framework COBIT 5, COBIT 5 merupakan standar komprehensif yang membantu perusahaan dalam mencapai tujuan dan menghasilkan nilai melalui tata kelola dan manajemen teknologi informasi yang efektif. Domain EDM04, APO01, APO07, BAI04, DSS01, DSS03, dan MEA01 dipilih berdasarkan prioritas untuk menyelesaikan masalah tata kelola TI di PT. Jamkrida Jateng. Terhadap pengukuran capabaility level COBIT 5 yang dilakukan, diperoleh nilai rata-rata adalah 2, yang berarti sebagian besar aktivitas pada domain tersebut telah melaksanakan proses TI dan mencapai tujuannya.

Article Metrics:

Last update: 2021-03-02 20:06:22

No citation recorded.

Last update: 2021-03-02 20:06:23

No citation recorded.