Pengembangan Sistem Informasi Pemantauan Alat Kesehatan Untuk Mendukung Penjaminan Mutu Pelayanan Kesehatan Di Balai Kesehatan Indera Masyarakat (BKIM) Provinsi Jawa Tengah

*Hamdan Syah Alam  -  Politeknik Kesehatan Kemenkes Medan, Indonesia
Sudiro Sudiro  -  Universitas Diponegoro, Indonesia
Cahya Tri Purnami  -  Universitas Diponegoro, Indonesia
Published: 1 Dec 2016.
Open Access
Citation Format:
Article Info
Section: Articles
Language: INA
Statistics: 802 1018
Abstract

Sistem informasi pemantauan alat kesehatan di Balai Kesehatan Indera Masyarakat (BKIM) Provinsi Jawa Tengah masih sangat sederhana. Sistem informasi yang ada belum dapat menyediakan informasi yang lengkap, akurat dan tepat waktu sesuai dengan kebutuhan manajemen untuk melakukan pemantauan alat kesehatan yang ada di seluruh ruangan pelayanan kesehatan. Tujuan penelitian ini adalah melakukan pengembangan sistem informasi pemantauan alat kesehatan untuk mendukung penjaminan mutu pelayanan kesehatan di BKIM Provinsi Jawa Tengah. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif dan kuantitatif. Desain penelitian ini adalah desain Pre Experimental dengan pendekatan one group pretes-posttes. Hasil observasi dan wawancara sebagai data kualitatif untuk analisis isi dan jawaban kuesioner dari responden sebagai data kuantitatif untuk analisis deskriptif yang menggunakan rata-rata tertimbang. Hasil analisis data secara deskriptif menunjukkan bahwa nilai rata-rata tertimbang secara keseluruhan kualitas infromasi sebelum pengembangan sistem 37,73 dan setelah pengembangan sistem 78,90 dengan selisih 41,17. Perlu adanya komitmen dan dukungan dari pimpinan BKIM Provinsi Jawa Tengah serta memonitor secara berkelanjutan terhadap implementasi sistem informasi pemantauan alat kesehatan yang sudah dikembangkan secara optimal. Sosialisasi dan pelatihan kepada semua personil yang mempunyai tugas pokok dan fungsi dalam bekerja yang berkaitan dengan alat kesehatan. Tersedianya anggaran untuk biaya operasional dan perawatan sistem.

An information system of monitoring health equipment at Balai Kesehatan Indera Masyarakat (BKIM) in Province of Central Java was very simple. The available system had not resulted complete, accurate, and well-timed information in accordance with the needs of management to monitor health equipment in all health service rooms. The aim of this study was to develop an information system of monitoring health equipment to support quality assurance of health services at BKIM in the Province of Central Java. This was a qualitative-quantitative study using Pre-Experimental design with one group pretest-posttest approach. Data were collected using methods of observation and interview. Furthermore, qualitative data were analysed using content analysis whereas quantitative data were presented descriptively using a balanced average value. The result of this study showed that a balanced average value before developing the system was 37.73 and after developing the system was 78.90 with the difference equal to 41.17. There needs commitment and support from the head of BKIM in Central Java Province. Implementation of the developed system needs to be continually monitored. Socialisation and training needs to be conducted for all employees who have main tasks and functions relating to health equipment. In addition, budget for operational costs and system maintenance needs to be allocated.

Keywords: Sistem Informasi; Pemantauan; Alat Kesehatan; Pelayanan Kesehatan; Information System; Monitoring; Health Equipment; Health Services

Article Metrics:

  1. Departemen Kesehatan RI. Pedoman Kerja Balai Kesehatan Mata Masyarakat. Jakarta: Ditjen Bina Kesehatan Masyarakat: 1998.
  2. BKIM Provinsi Jawa Tengah. Profil BKIM. Semarang: 2014.
  3. Departemen Kesehatan RI Direktorat Jenderal Pelayanan Medik. Pedoman Pengujian dan Kalibrasi Alat Kesehatan-Inmproving Calibration System of Medical Equipment in the Hospital Product 3 Second Stage Activities. Jakarta:2001.
  4. Departemen Kesehatan RI. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor : 1184/Menkes/Per/X/2004 Tentang Pengamanan Alat Kesehatan dan Perbekalan Kesehatan Rumah Tangga. 2004.
  5. Sugiharto, Mugeni. Pengembangan Metode Skreening USG di Puskesmas Poned Kabupaten Jombang Provinsi Jawa Timur (Studi Kasus Hta). Buletin Penelitian Sistem Kesehatan. Oktober
  6. ; Vol. 14; No. 4.
  7. Janahar. Penelitian Sistem Monitoring Efek Pengamanan Alat Kesehatan. Jakarta: Depkes RI; 1991.
  8. Kuning Atmadjaya, I Nengah. Alat Kesehatan RSUP Sanglah. Denpasar: Tribun Bali; 2015.