Analisis Job Performance Petugas Surveilans Kesehatan DBD dalam Upaya Pengendalian DBD di Kota Semarang Tahun 2017

*Hayyu Naafi Hidhayanti -  Universitas Diponegoro, Indonesia
Published: .
Open Access
Citation Format:
Article Info
Section: Articles
Language: IND
Statistics: 12
Abstract

Tenaga Surveilans Kesehatan (Gasurkes) DBD yaitu petugas yang direkrut oleh Dinas Kesehatan Kota Semarang untuk mengendalikan DBD di Kota Semarang sejak tahun 2015. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui job performance petugas surveilans kesehatan (Gasurkes) DBD di Kota Semarang, variabel yang terkait yaitu deskripsi pekerjaan, review kinerja, motivasi, insentif, pengetahuan dan keterampilan.

Jenis penelitian ini menggunakan metode kuantitatif, dengan pendekatan cross sectional. Teknik sampling menggunakan total sampling, sebanyak 172 Gasurkes DBD. Data diperoleh dari pengisian kuesioner oleh Gasurkes DBD sesuai dengan penilaian dirinya. Kuesioner menggunakan skala Guttman dan skala Likert.

Hasil dari penelitian ini menunjukkan presentasi variabel dengna kriteria baik yaitu: deskripsi pekerjaan (58,7%), review kinerja (64,5%), motivasi (72,7%), insentif (54,7%), pengetahuan (79,1%), dan keterampilan (70,3%). Tidak ada hubungan antara deskripsi pekerjaan dengan kinerja Gasurkes DBD (p-value=0,104), ada hubungan antara review kinerja dengan kinerja Gasurkes DBD (p-value=0,024), ada hubungan antara motivasi dengan kinerja Gasurkes DBD (p-value=0,046),  ada hubungan antara insentif dengan kinerja Gasurkes DBD (p-value=0,001), tidak ada hubungan antara pengetahuan dengan kinerja Gasurkes DBD (p-value=0,1000) dan tidak ada hubungan antara keterampilan dengan kinerja Gasurkes DBD (p-value=0,334) dalam pengendalian DBD di Kota Semarang. motivasi (p-value=0,037 dan nilai exp (β)=2,192) dan insentif  (p-value=0,001 dan nilai exp (β)=3,048) memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kinerja Gasurkes DBD dalam pengenalian DBD di Kota Semarang. Untuk itu diharapkan motivasi dan insentif dapat ditingkatkan dan dijadikan faktor dalam meningkatkan kinerja Gasurkes DBD di Kota Semarang.

Keywords
Tenaga Surveilans Kesehatan (Gasurkes), Job performance, DBD

Article Metrics:

  1. Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah . Profil Kesehatatan Provisnis Jawa Tengah Tahun 2016. Semarang ; 2017.
  2. Kementrian Kesehatan RI. Buletin Jendela Epidemiologi Topik Utama Demam Berdarah Dengue. Pusat Data dan Surveilans Epidemiologi Kementrian Kesehatan RI. Jakarta; 2013.
  3. Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah. Profil Kesehatan Provinsi Jawa Tengah Tahun 2016. Semarang; 2017.
  4. Dinas Kesehatan Kota Semarang. Profil Kesehatan Provinsi Jawa Tengah Tahun 2016. Semarang; 2017.
  5. Luoma M, Voltero. Performance Improvement, Stages, Step and Tools , Chapell Hill: NC. Intrah; 2002
  6. Meilan, Nessi. Analisis Kinerja Bidan Praktik Mandiri dalam Pelaksanaan Pelayanan Antenatal Terpadu di Kota Semarang. UNDIP, Semarang; 2014.
  7. Ariani, D. Wahyu. Journal Management Teori dan Terapan. Tahun 4 No.1. 2011.
  8. Soeprihanto, J. Penilaian Kinerja Dan Pengembangan Karyawan. Yogyakarta: BPFE; 2000.
  9. Korkaew Jankingthong and Suthinee Rurkhum yang berjudul Factor Affecting Job Performsnce : A Review of Literature; 2012.
  10. Azwar, Azrul. Pengantar Administrasi Kesehatan. Edisi Ketiga. Cetakan Pertama. Jakarta: Binarupa Aksara;2000.
  11. Muchlas, makmuri. Perilaku Organisasi. Cetakan ke-2. Program PPS Manajemen Rumah Sakit. UGM, Yogyakarta; 2000.