Analisis Faktor Yang Berhubungan dengan Kepuasan Ibu Hamil terhadap Kualitas Pelayanan Kelas Ibu Hamil di Kota Semarang

*rani murti -  Universitas Diponegoro, Indonesia
Published: .
Open Access
Citation Format:
Article Info
Section: Articles
Language: IND
Statistics: 17
Abstract

Pencapaian tujuan pelaksanaan Kelas Ibu Hamil dalam rangka menurunkan AKI secara bermakna dengan deteksi dini dan penanganan ibu hamil berisiko belum tercapai yang mengindikasikan bahwa kualitas pelayanan yang masih rendah dan berdampak pada ketidakpuasan terhadap pelayanan di kelas ibu hamil. Gambaran ketidakpuasan meliputi rendahnya kunjungan di kelas ibu hamil (20,37%), ketidakpuasan disebabkan oleh faktor akses, lokasi, fasilitas, kenyamanan dan kurangnya pemberian informasi. Dari studi pendahuluan terhadap 15 peserta kelas ibu hamil sebanyak 67% menyatakan tidak puas dan 33% puas. Pengukuran faktor-faktor yang berhubungan dengan kepuasan ibu hamil penting dilakukan sebagai bahan perbaikan berkesinambungan terhadap kualitas pelayanan di kelas ibu hamil.

Tujuan penelitian menganalisis faktor yang berhubungan dengan kepuasan ibu hamil terhadap kualitas pelayanan kelas ibu hamil di Kota Semarang. Rancangan penelitian observasional analitik cross sectional dengan sampel 160 responden perwakilan dari 16 kecamatan di Kota Semarang. Hasil penelitian menunjukkan variabel yang berhubungan dengan kepuasan ibu hamil berdasarkan uji Chi-Square yaitu fasilitas (nilai p=0,000),lokasi (nilai p=0,003),pendidikan (nilai p=0,000) dan pekerjaan (nilai p=0,001). Sedangkan variabel yang tidak berhubungan adalah umur (nilai p=0,929),penghasilan (nilai p=1,0),jumlah hamil (nilai p=1,0),usia hamil (nilai p=0,138). Analisis multivariat regresi logistik yaitu faktor yang berhubungan dengan kepuasan ibu hamil adalah fasilitas (nilai p=0,004 dan OR=2,937) dan lokasi (nilai p=0,007 dan OR=2,773) dengan nilai probabilitas 85%.

Saran untuk meningkatkan kepuasan ibu hamil terhadap pelayanan di kelas ibu hamil adalah meningkatkan fasilitas, ketrampilan petugas kesehatan, promosi dan sosialisasi melalui media, partisipasi aktif peserta kelas melalui pembentukan kepengurusan kelas, koordinasi penentuan lokasi kelas ibu hamil dengan sistem mikrosimulasi dan kerjasama interprofesi tenaga kesehatan serta pelibatan institusi pendidikan kesehatan.

 

Keywords
Ibu hamil, Kepuasan

Article Metrics:

  1. Al-Assaf. Mutu Pelayanan Kesehatan Perspektif Internasional. (Jakarta: EGC, 2009).
  2. Ameh, S., Gómez-olivé, F. X., Kahn, K., Tollman, S. M. & Klipstein-grobusch, K. Relationships between structure , process and outcome to assess quality of integrated chronic disease management in a rural South African setting : applying a structural equation model. BMC Helath Serv. Res. 17, 229 (2017).
  3. Rahmawati. EF, P. W. Analisis Kepuasan Pasien terhadap Kualitas Pelayanan dengan Teori Donabedian di Instalasi Laboratorium. J. Adm. Kesehat. Indones. 2 No 1, (2014).
  4. Suryawati, C. & Shaluhiyah, Z. Penyusunan Indikator Kepuasan Pasien Rawat Inap RS di Propinsi Jawa Tengah. J. Manaj. Pelayanan Kesehat. 9 No 4, 177–184 (2006).
  5. Naidu, A. Factors affecting patient satisfaction and healthcare quality. Int. Heal. Care Qual. Assur. 22 No 4, 186–190 (2009).
  6. Depkes RI. Pedoman Pelaksanaan Kelas Ibu Hamil. (Jakarta: Depkes RI, 2011).
  7. Savitri, Difa. Hidayat, Wahyu. Dewi, R. Pengaruh Kualitas Pelayanan, Lokasi dan Tarif terhadap Kepuasan Pasien Rawat Inap Rumah Sakit Lestari Raharja Kota Magelang (Studi Kasus Pada Pasien Rawat Inap Non Asuransi). (Universitas Diponegoro, 2014).
  8. Supardil, S. Sasanti, R. Notosiswoyo, M. Faktor-Faktor yang Berhubungan Dengan Kepuasan Pasien Rawat Jalan dan Rawat Inap di Puskesmas (Analisa Data SKRT 2004). Bul. Penel. Kesehat. 36 Nomor 3, 134–14 (2008).
  9. Lupiyohadi.R, H. . Manajemen Pemasaran Jasa. (Jakarta: Salemba Empat, 2006).
  10. Tjiptono.F. Manajemen Jasa. (Yogyakarta: Andi Offset, 2006).
  11. Tomintz,MN. Clarke,GP. Rigby,JE. Green, J. Optimising the Location of Antenatal Classes. The Elsevier journal. Midwifery 29, 33–43 (2011).
  12. Xanda, A. Faktor-Faktor yang Berhubungan Dengan Kunjungan Antenatal Care (Di Puskesmas Candipuro Kabupaten Lampung Selatan). J. Kebidanan Adila Bandar lampung 11, (2015).
  13. Sari, D. P. Hubungan antara Karakteristik Demografi Mayarakat dengan Kepuasan Pelayanan BPJS di Puskesmas Bringin. Pros. Nas. SMIKNAS Apikes Citra Med. Surakarta (2018).
  14. Kurniawan, Arif .Intiasari, A. Pengaruh Karakteristik Pasien terhadap Indeks Kepuasan Masyarakat tentang Pelayanan Rawat Jalan Puskesmas Banyumas. J. Kesmasindo 5 Nomor 2, 169–179 (2012).
  15. Hidayati, Sri. Baequny, A. S. Faktor-Faktor yang Berpengaruh terhadap Kepuasan Pasien pada Pelayanan Pengobatan TB Paru di BKPM Kota Pekalongan. J. Litbang Kota Pekalongan 10, (2016).
  16. Notoatmodjo, S. Metodologi Penelitian Kesehatan. (Jakarta: Rineka Cipta, 2005).
  17. Notoatmodjo, S. Pendidikan dan Perilaku Kesehatan. (Jakarta: Rineka Cipta, 2003).
  18. Anjaryani, W. Kepuasan Pasien Rawat Inap Terhadap Pelayanan Perawat di RSUD Tugurejo Semarang. (Universitas Diponegoro Semarang, 2009).
  19. Jacobalis, S. Kumpulan Tulisan Terpilih Tentang Rumah Sakit Indonesia dalam Dinamika Sejarah, Transformasi, Globalisasi dan Krisis Nasional. (Jakarta: Yayasan Penerbit IDI, 2000).
  20. Barnes.J. Secret of Customer Realtionship Mangement (Rahasia Manajemen Hubungan Pelanggan). (Yogyakarta: Andi, 2003).
  21. Risneni, R. Yenie, H. Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kehadiran Ibu Hamil pada Kelas Ibu di Satu Kecamatan Kabupaten Lampung Selatan. J. Keperawatan 3 Nomor 1, (2017).
  22. Sari, Gita. Fitrianan, Shentya. Anggraini, D. Faktor Pendidikan, Pengetahuan, Paritas, Dukungan Keluarga dan penghasilan Keluarga yang Berhubungan Dengan Pemanfaatan Pelayanan Antenatal. J. Ilmu dan Teknol. Kesehat. 2 Nomor 2, 77–82 (2015).
  23. Dinarohmayanti. Keintjem, Femmy. Losu, F. Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Motivasi Ibu Hamil Melakukan Kunjungan Antenatal Care Di Puskesmas Kauditan Kecamatan Kauditan Kabupaten Minahasa Utara. J. Ilm. Bidan 2 Nomor 2, (2014).
  24. Notoatmodjo, S. Promosi Kesehatan dan Perilaku Kesehatan. (Jakarta: Rineka Cipta, 2007).
  25. Cristasani.PD, S. Kajian Faktor Demografi terhadap kepuasan pasien Jaminan Kesehatan Nasional pada Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama. J. Farm. Sains dan Komunitas 13, 28–34 (2016).
  26. M, Heitmann. Lehmann, H. Choice Goal Attaintment and Decision and Consumption Satisfaction. J. Mark. Res. 44, 234–250 (2007).
  27. Ulfa.R. Hubungan Karakteristik Pasien, Kualitas Layanan dan Hambatan Pindah dengan Loyalitas Pasien di Instalasi Rawat Jalan RS Tugu Ibu Depok. (Jakarta: Universitas Indonesia, 2011).
  28. Hatibie, J, W, T. Analisis Kepuasan Pasien Terhadap Mutu Pelayanan Di Instalasi Rawat Jalan Bedah RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado. Jurnal. Univ. Sam Ratulagi Progr. Pascasarj. Manad. (2015).
  29. Notoatmodjo, S. Ilmu Perilaku Kesehatan. (Jakarta: Rineka Cipta, 2010).
  30. Barata, A, A. Dasar-dasar Pelayanan Prima. (Jakarta: PT Elex Media Komputindo, 2006).
  31. Resmisari, R. Faktor-Faktor yang Berhubungan Dengan Kepuasan Pasien terhadap Pelayanan Laboratorium Patologi Klinik. (Jakarta: EGC, 2008).
  32. Widyaningrum, Vinia. Bakri, Saekhol, Amarilisa, Dea. Hariyana, Bambang. Dewi, D. Pengaruh Persepsi Ibu Hamil Terhadap Tingkat Kepuasan Ibu Hamil Pada Interprofessional Education FK Undip. J. Kedokt. Diponegoro 7 Nomor 2, (2018).
  33. Hidayati. AN, Suryawati.C, S. . Analisis Hubungan Karakteristik Pasien dengan Kepuasan Pelayanan Rawat Jalan Semarang Eye Center (SEC) RS Islam Sultan Agung Semarang. J. Kesehat. Masy. 2 No 1, (2014).
  34. Sarwono. Pelayanan Kesehatan Antenatal dan neonatal 2. (Jakarta: Rogi, 2001).
  35. Kotler.P, K. K. Marketing Management. (Upper Saddle River, N.J Prentice Hall, 2012).