Sistem Identifikasi Biometrika Wajah Menggunakan Metode Gabor KPCA dan Mahalanobis Distance

*Dwi Ely Kurniawan  -  Program Studi Ilmu Komputer,
Kusworo Adi  -  Jurusan Fisika, Fakultas Sains dan Matematika
Adian Fatchur Rohim  -  Program Studi Sistem Komputer, Fakultas Teknik Universitas Diponegoro, Semarang
Received: 27 Jan 2014; Published: 27 Jan 2014.
DOI: https://doi.org/10.21456/vol2iss1pp006-010
Untitled
Subject
Type Research Instrument
  Download (504KB)    Indexing metadata
Open Access
Citation Format:
Article Info
Section: Research Articles
Language: ID
Statistics: 812
Abstract

Sistem  biometrika  pengenalan  wajah  merupakan  pengembangan  metode  dasar  sistem  autentifikasi  dengan  menggunakan  karakteristik alami  wajah  sebagai  basisnya.  Pendekatan  sistem  identifikasi  merupakan  pengenalan  wajah  seseorang  dengan  mencari  keseluruhan template dalam database untuk pencocokan karakteristik satu ke banyak (1:M). Sistem biometrika pada penelitian ini dibagi menjadi dua tahap  pemasukan  data  (enrollment)  dan  pencocokan  ciri  (matching).  Sistem  mengakuisisi  wajah  dengan  beberapa  posisi  sudut, pencahyaan dan ekspresi yang berbeda-beda. Citra wajah hasil dari akuisisi, diekstraksi menggunakan metode Gabor KPCA  (8x5 filter) untuk  didaftarkan  ke  dalam  database  sebagai  tahap  enrollment  citra  wajah  dan  tahap  selanjutnya  pencocokan  ciri  (matching)  denganmelakukan  pengukuran  jarak  antara  citra  uji  dengan  citra  database  wajah  menggunakan  Mahalanobis  Distance.  Penelitian  ini menggunakan  database  citra  wajah  AT&T  Face  dengan  sampel  40  orang  dan  10  posisi  wajah.  Hasil  penelitian  menunjukkan  bahwa sistem biometrika yang dikembangkan dapat mengenali wajah dengan tingkat akurasi mencapai 97.5%.

Keywords : Identifikasi, Filter Gabor, KPCA, Mahalanobis Distance

Note: This article has supplementary file(s).

Article Metrics: