Analisa Teknis Sambungan Butt-Joint pada Konstruksi Badan Kapal Pasca Terbakar dengan Material Baru berbasis Pendekatan Eksperimen

*Imam Baihaqi -  Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Indonesia
Heri Supomo -  Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Indonesia
Received: 5 Feb 2018; Published: 6 Jun 2018.
Open Access
Citation Format:
Article Info
Section: Research Articles
Language: ID
Full Text:
Statistics: 616 562
Abstract

Kebakaran pada kapal dapat merusak karakteristik mekanik dan susunan kristal material baja kapal. Perambatan panas akibat api yang membara pada kapal dapat mencapai suhu sampai dengan 800°C -1000°C. Tujuan dari penulisan paper ini adalah untuk menginvestigasi kekuatan sambungan las butt-joint pada material baja kapal pasca terbakar yang disambung dengan material baja baru. Uji tarik sambungan las dilakukan untuk menentukan kekuatan tarik puncak (ultimate) dan kekuatan luluh (yield) serta regangan, sedangkan uji bending (face bend dan root bend) dilakukan untuk mengetahui kualitas sambungan las secara visual. Kondisi pelat terbakar disimulasikan dengan membakar pelat kapal sesuai dengan standard ISO 834 dengan berbagai variasi suhu bakar mulai dari 200°C sampai dengan 1000°C. Patahan hasil uji tarik berada di basemetal pada semua variasi dengan nilai kekuatan tarik puncak di atas 430 MPa (di atas nilai raw material basemetal). Pada variasi suhu 300°C s.d 650°C patahan hasil uji tarik berada pada baja pasca terbakar, sedangkan pada variasi suhu 700°C s.d. 1000°C patahan berada pada material baja baru. Sedangkan hasil uji bending menunjukkan secara visual tidak terdapat bukaan atau cacat pada hasil uji pada semua variasi. Nilai regangan sambungan las mengalami penurunan sebesar >10% pada suhu 700°C sampai dengan 1000°C


Keywords
Sambungan las; Pasca terbakar; Konstruksi kapal; Baja kapal; Weldability

Article Metrics:

  1. Komite Nasional Keselamatan Transportasi, ‘Data Investigasi Kecelakaan Pelayaran Tahun 2010 - 2016’, Jakarta, 2016.
  2. A. Jatmiko, ‘Kapal Pertamina Meledak dan Terbakar di Batam, 5 Orang Tewas’, Jakarta, 16-Jan-2017.
  3. N. Qodar, ‘KM Mutiara Sentosa Terbakar di Masalembu Madura, 3 Orang Tewas’, Jakarta, 20-May-2017.
  4. M. Ridlo, ‘Kapal Tuna Terbakar di Perairan Australia, 5 ABK Cilacap Hilang’, Cilacap, 28-Nov-2017.
  5. I. Baihaqi, D. Manfaat, and H. Supomo, ‘Karakteristik Mekanik Baja Karbon Rendah pada Konstruksi Badan Kapal Pasca Terbakar’, in Seminar Nasional Kelautan, 2014.
  6. International Standards Organization, Fire resistance tests—Elements of building construction. 1975.
  7. R. M. Lawson and G. M. Newman, Fire resistant design of steel structures - a handbook to BS 5950: Part 8. Berkshire: The Steel Construction Institute, 1990.
  8. ASM International. Handbook Committee., ASM handbook. [Materials Park Ohio]: ASM International, 1991.
  9. H. Liu, X. Liao, Z. Chen, and S. S. Huang, ‘Post-fire residual mechanical properties of steel butt weld — Experimental study’, J. Constr. Steel Res., vol. 129, pp. 156–162, 2017.
  10. G. Zhang, M. C. Zhu, V. Kodur, and G. Q. Li, ‘Behavior of welded connections after exposure to elevated temperature’, J. Constr. Steel Res., 2017.
  11. M.-C. Zhu and G.-Q. Li, ‘Behavior of beam-to-column welded connections in steel structures after fire’, Procedia Eng., vol. 210, pp. 551–556, 2017.
  12. Y. Y. W. Putra, ‘Analisa Hasil Repair Sambungan Las Baja SA36 Setelah Kebakaran yang disambung Ulang dengan Baja SA36 Baru dengan Pengelasan SMAW Menggunakan Filler E7016 Diameter 2.6mm Terhadap Sifat Mekanik Material’, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, 2016.
  13. C. I. Smith, B. R. Kirby, D. G. Lapwood, K. J. Cole, A. P. Cunningham, and R. R. Preston, ‘The reinstatement of fire damaged steel framed structures’, Fire Saf. J., vol. 4, no. 1, pp. 21–62, 1981.
  14. BKI, Volume V Rules For Materials 2014 Edition, vol. V. 2014.
  15. BKI, Volume VI Rules For Welding 2015 Edition. 2015.
  16. Institution BS, Structural use of steelwork in building. Part 8: Code of practice for fire resistant design. London, 1998.
  17. J. Outinen, O. Kaitila, and P. Mäkeläinen, ‘High-temperature testing of structural steel and modelling of structures at fire temperatures’, Helsinki University of Technology Laboratory of Steel Structures, 2001.
  18. J. Outinen, ‘Mechanical properties of structural steels at high temperatures andafter cooling down’, Helsinki University of Technology, 2007.
  19. ASTM, ‘Standard Specification for Carbon Structural Steel (ASTM A-36)’, West Conshohocken: United States., 2009.