Studi Pemodelan Harga Kapal Tanker Bekas Dengan Metode Statistik

*Heri Supomo  -  Departemen Teknik Perkapalan,, Indonesia
Imam Baihaqi orcid  -  Departemen Teknik Perkapalan, Fakultas Teknologi Kelautan, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Indonesia
Received: 19 Mar 2019; Published: 7 May 2019.
Open Access

Citation Format:
Abstract
Salah satu alasan pemodal membeli kapal tanker bekas adalah karena lamanya waktu pembangunan dan tingginya biaya investasi untuk membangun sebuah kapal baru. Namun demikian terkait dengan harga kapal tanker bekas, saat ini masih belum ada metode yang tepat untuk memprediksi nilainya. Multi-faktor seperti: tahun pembuatan, kapasitas kapal, negara asal pembuat, dan operasional kapal menjadikan proses memprediksi harga kapal ini menjadi lebih kompleks dibandingkan single-faktor. Kompleksitas tersebut membuat penentuan harga kapal tanker bekas pula menjadi berbeda-beda antar penilai. Estimasi harga kapal bekas yang kurang tepat dapat merugikan perusahaan jika harga beli lebih mahal dari nilai kapal bekas sesungguhnya. Tujuan dari paper ini adalah membuat pemodelan statistik untuk memprediksi harga kapal tanker bekas agar mendekati harga semestinya. Pemodelan dibuat secara simultan dengan mempertimbangkan faktor kualitatif meliputi usia kapal dan ukuran DWT dan faktor kuantitatif dimana mengacu pada galangan pembuat, klas dan negara asal pembuat kapal. Data kapal yang terkumpul, yang diperoleh dari data pusat broker kapal internasional secara online, kemudian dianalisa secara statistik dengan melakukan regresi secara multikolinearitas. Data-data ini kemudian diuji secara statistik antara lain yaitu: uji serentak, uji individu, uji asumsi normalitas, uji asumsi heteroscedasticity, dan penentuan koefisien determinasi. Korelasi kuadratik didapatkan antara umur dengan harga kapal, sedangkan umur dengan DWT berhubungan secara logaritmik. Kedua korelasi ini kemudian disimultankan dan didapatkan model secara statistik berdasarkan lima kelompok negara asal pembuat (Eropa (beberapa negara), Jepang, Korea, China, dan Asia Tenggara (beberapa negara termasuk Indonesia)). Jika kelompok Asia Tenggara dijadikan acuan, maka pada kelas Minibulker kelompok Eropa dan Jepang jauh lebih mahal sekitar 40% disusul Korea 21,0% dan China hanya 0,5% lebih mahal. Pada kelas Handysize, selisih harga untuk kelompok Eropa adalah 13,7% lebih mahal, disusul Korea sebesar 7,2%; sebaliknya, selisih harga di Jepang dan China lebih murah 4,9% dan 5,9%.
Keywords: Harga kapal bekas; ukuran DWT; umur kapal; kelompok negara asal pembuat

Article Metrics:

  1. Perpres 106, ‘Perspres no:106 Tahun 2015’, Jakarta: Sekretariat Kepresidenan, 2015, pp. 1–4
  2. Permenhub no: 4, PermenHub No_4_Tahun_2016.pdf. Jakarta: Kementrian Perhubungan Republik Indonesia, 2016
  3. N. Wijnolst and T. Wergeland, Shipping Innovation. 2009
  4. M. Kalouptsidi, ‘Time to build and fluctuations in bulk shipping’, Am. Econ. Rev., 2014
  5. E. R. Gultom, ‘Merefungsi Pengangkutan Laut Indonesia Melalui Tol Laut Untuk Pembangunan Ekonomi Indonesia Timur’, Develop, 2017
  6. William Henry, ‘Newman, William Henry, (3 Feb. 1865–13 April 1947), Ship-Broker; Senior Partner of W. H. Newman and Son since 1927’, in Who Was Who, 2017
  7. Sir John, ‘Burke, Sir John, (died 14 March 1922), DL; JP; ship-broker’, in Who Was Who, 2018
  8. R. Greenwood and S. G. Hanson, ‘Waves in ship prices and investment’, Q. J. Econ., 2015
  9. A. S. Denisi and K. R. Murphy, ‘Performance appraisal and performance management: 100 years of progress?’, J. Appl. Psychol., 2017
  10. M. Roe, ‘Maritime economics’, J. Transp. Geogr., 2002
  11. International Chamber of Shipping, ‘Shipping and World Trade’, Overview of the International Shipping Industry Shipping, 2017.
  12. R. Adland and S. Koekebakker, ‘Ship valuation using cross-sectional sales data: A multivariate non-parametric approach’, Marit. Econ. Logist., 2007
  13. Maritime Connector, ‘Ship Sizes’, Maritime Connector, 2019. [Online]. Available: http://maritime-connector.com/wiki/ship-sizes/. [Accessed: 19-Apr-2019]
  14. Marine Digital, ‘Ship Business Center’, 2018. [Online]. Available: https://www.marinedigital.com/en/. [Accessed: 15-Mar-2018]
  15. M. Kuncoro, ‘Metode Kuantitatif: Teori dan Aplikasi untuk Bisnis dan Ekonomi’, Yogyakarta: AMP YKPN, 2001
  16. W. Shi, Z. Yang, and K. X. Li, ‘The impact of crude oil price on the tanker market’, Marit. Policy Manag., 2013
  17. D. V. Lyridis, P. Zacharioudakis, P. Mitrou, and A. Mylonas, ‘Forecasting tanker market using artificial neural networks’, Marit. Econ. Logist., 2004
  18. W. Abouarghoub, I. Biefang-Frisancho Mariscal, and P. Howells, ‘Dynamic Earnings within Tanker Markets: An Investigation of Exogenous and Endogenous Structure Breaks’, Am. Int. J. Contemp. Res., 2012
  19. J. D. Schwager and M. Etzkorn, ‘Introduction to Regression Analysis’, in A Complete Guide to the Futures Market, 2017
  20. V. K. Mutalik et al., ‘Quantitative estimation of activity and quality for collections of functional genetic elements’, Nat. Methods, 2013
  21. J. W. Gooch, ‘Coefficient of Determination’, in Encyclopedic Dictionary of Polymers, 2011
  22. G. M. Fitzmaurice, ‘Regression’, Diagnostic Histopathology. 2016

Last update: 2021-04-11 01:40:41

  1. Method for Estimating Price of Second hand Ship with Multi Method

    A Azhar. IOP Conference Series: Materials Science and Engineering, 127 (1), 2021. doi: 10.1088/1757-899X/1052/1/012011
  2. Material Effectiveness Model for the Construction of Aluminum Hull

    Bagiyo Suwasono, Mochammad Rizky Darmawan, Intan Baroroh. Kapal: Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Kelautan, 18 (1), 2021. doi: 10.14710/kapal.v18i1.29974

Last update: 2021-04-11 01:40:41

No citation recorded.