DESAIN KAPAL LCU TNI-AL MENGGUNAKAN METODE OPTIMISASI

*Hasanudin Hasanudin  -  Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Indonesia
Received: 10 Mar 2015; Published: 17 Mar 2015.
DOI: https://doi.org/10.14710/kpl.v12i1.8312 View
Lines Plan
Subject
Type Research Instrument
  View (50KB)    Indexing metadata
Open Access

Citation Format:
Article Info
Section: Research Articles
Language: IND
Statistics: 1245 1069
Abstract

Landing Craft Utility (LCU) mempunyai peranan yang penting bagi Tentara Nasional Angkatan Laut (TNI-AL) digunakan sebagai kapal amphibious mendaratkan: pasukan, logistik dan kendaraan. Desain  LCU TNI-AL mengunakan metode optimasi belum pernah dilakukan, desain kapal umumnya menggunakan metode spiral design yang berlangsung beberapa putaran secara manual yang membutuhkan waktu yang lama dan seringkali tidak mencapai hasil yang optimal. Untuk mengatasi masalah tersebut dalam makalah ini digunakan metode Non Linier Constrains Optimization sehingga perlu satu putaran untuk menyelesaikannya yaitu pada tahap preliminary design. Pemodelan optimasinya dilibatkan ukuran utama dan hull form secara bersamaan sehingga tidak diperlukan pembuatan lines plan. Variables yang dicari adalah ukuran utama dan propulsi kapal; constrains adalah ukuran utama, rasio ukuran utama, stabilitas dan propulsi; objective functions adalah meminimalkan biaya pembanguan.  Dari hasil perhitungan didapatkan Landing Craft Utility yang optimal adalah: bentuk round bilge, Lpp=46,76m, B=9,63m, T=2,56m, H=4,63m, dan Vs= 11knot.

Note: This article has supplementary file(s).

Keywords: Landing Craft Utility, Spiral Design, Non Linier Constrains Optimization, Constrains, Parameter, Objective Function

Article Metrics:

  1. H. Djalal, “PENGELOLAAN BATAS MARITIM DAN KAWASAN PERBATASAN: MENENTUKAN BATAS NEGARA GUNA MENINGKATKAN PENGAWASAN, PENEGAKAN HUKUM DAN KEDAULATAN NKRI,” J. Pertahanan, vol. 3, pp. 17–39, Desember 2013.
  2. S. J. Poerwowidagdo, “STRATEGI LAUT BIRU DALAM PENANGANAN KEAMANAN MARITIM,” J. Pertahanan, vol. 3, pp. 41–52, Desember 2013.
  3. E. M. Wulansari, B. P. Hukum, H. A. Manusia, D. Perundang-undangan, and F. H. U. Pamulang, “PEMBERDAYAAN INDUSTRI PERTAHANAN NASIONAL DALAM UNDANG-UNDANG NOMOR 16 TAHUN 2012 TENTANG INDUSTRI PERTAHANAN (EMPOWERMENT OF NATIONAL DEFENSE INDUSTRY IN LAW NUMBER 16 YEAR 2012 ON DEFENSE INDUSTRY),” DARI REDAKSI, p. 301, 2014.
  4. D. G. Watson, Practical ship design, vol. 1. Gulf Professional Publishing, 2002.
  5. J. H. Evans, “Basic design concepts,” J. Am. Soc. Nav. Eng., vol. 71, no. 4, pp. 671–678, 1959.
  6. “Landing craft,” Wikipedia, the free encyclopedia. 28-Jan-2015.
  7. “Landing Craft Utility,” Wikipedia, the free encyclopedia. 07-Dec-2014.
  8. Z. A. Fatahillah and H. A. Kurniawati, “Analisis Teknis dan Ekonomis Konversi Landing Craft Tank (LCT) Menjadi Self-Propelled Oil Barge (SPOB),” J. Tek. ITS, vol. 2, no. 1, pp. G84–G89, 2013.
  9. “Landing Craft Utility: ‘Kepanjangan Tangan’ Gelar Operasi Amfibi LPD TNI AL,” IndoMiliter. .
  10. C. R. Bakrie and N. I. Subono, Pertahanan negara dan postur TNI ideal. Yayasan Obor Indonesia, 2007.
  11. H. M. Gaspar, D. Rhodes, A. Ross, and S. O. Erikstad, “Handling complexity aspects in conceptual ship design,” presented at the Int’l Maritime Design Conference Glasgow, UK, June 2012, Glasgow, UK, 2012.
  12. A. Papanikolaou, “Holistic ship design optimization,” Comput. Aided Ship Des. Some Recent Results Steps Ahead Theory Methodol. Pract. Dedic. Profr. Horst Nowacki Occas. His 75th Birthd., vol. 42, no. 11, pp. 1028–1044, Nov. 2010.
  13. A. Papanikolaou, Ship Design: Methodologies of Preliminary Design. Springer, 2014.
  14. R. Schoenberg, “Optimization with the quasi-newton method,” Aptech Syst. Maple Val. WA, pp. 1–9, 2001.
  15. O. Yeniay, “A comparative study on optimization methods for the constrained nonlinear programming problems,” Math. Probl. Eng., vol. 2005, no. 2, pp. 165–173, 2005.
  16. H., Prof. DR.-Ing & Rolf Bruns, Dipl.-Ing; Poehls, “Consideration About the Design Of A Flexible Cargo / Passenger Ship for Indonesian Interisland Sea Transport,” presented at the International Conference On Inter-Island Sea Transport and Offshore Technology, Ujung Pandang, 1991.
  17. E. V. Lewis, “Principles of Naval Architecture: Volume II-Resistance, Propulsion, and Vibration, Vol. 2, 2 edn, Soc,” Nav. Archit. Mar. Eng., 1988.
  18. David G.M. Watson, Ed., “Chapter 4 Weight-Based designs,” in Elsevier Ocean Engineering Series, vol. Volume 1, Elsevier, 1998, pp. 81–131.
  19. I. S. Code, Imo. London, 2002.
  20. IMO, International Convention On Load Lines, 1966 Protocol of 1988. 1988.
  21. J. Holtrop and G. G. Mennen, “An approximate power prediction method,” 1982.
  22. G. . Manning, The Theory and Technical of Ship Design. London: The TECNOLOGY Press Of MIT, Jon Willey and Sons, New York, & Chapmand and Hall, 1956.