Seputar Pengalaman Penduduk Miskin Pedesaan dalam Mencari, Menggunakan, dan Mendokumentasikan Informasi Kesehatan

*Pawit M. Yusup -  Program Studi Ilmu Perpustakaan, Fakultas Ilmu Komunikasi, Universitas Padjadjaran, Indonesia
Neneng Komariah -  Program Studi Ilmu Perpustakaan, Fakultas Ilmu Komunikasi, Universitas Padjadjaran, Indonesia
Published: 9 Jun 2017.
Open Access
Citation Format:
Article Info
Section: Articles
Language: ID
Full Text:
Statistics: 352 486
Abstract
Penelitian ini bertujuan mengkaji secara lebih mendalam tentang seputar pengalaman penduduk miskin pedesaan dalam mencari, menggunakan, dan mendokumentasikan informasi dan sumber-sumber informasi kesehatan. Fokus kajiannya adalah bagaimana saat mereka dihadapkan pada kondisi dan situasi pilihan sulit ketika menghadapi permasalahan kesehatan yang menimpa anggota keluarganya. Dengan menggunakan metode survei wawancara terhadap 36 orang kepala keluarga miskin di pedesaan Jawa Barat, diperoleh hasil bahwa pilihan prioritas mereka lebih banyak mencari dan menggunakan informasi dan sumber-sumber informasi kesehatan dari kerabat dan tetangga dekat, kemudian ke tempat-tempat pengobatan umum seperti dokter, bidan, atau ahli pengobatan lainnya. Mereka juga berobat ke orang pintar yang ada di desa. Ketika penyakitnya dianggap berat atau tidak kunjung sembuh, mereka mencari pinjaman ke tetangga atau kerabat dekat untuk biaya berobat. Jika usaha untuk meminjam uang tidak berhasil, mereka lebih banyak diam, berdoa, dan pasrah. Karena ketiadaan biaya, mereka sering mengungkapkan, berobat bisa ditunda, sedangkan makan tidak. Hanya sebagian kecil saja dari mereka yang menyimpan data alamat praktik pengobatan dalam bentuk secarik kertas dengan maksud untuk sediaan informasi yang mungkin berguna di kemudian hari.
Keywords
Informasi Kesehatan; Penduduk Miskin; Pedesaan; Dokumen; Perilaku informasi

Article Metrics: