skip to main content

Upaya Pengendalian Tuberkulosis dengan Meningkatkan Kepatuhan Minum Obat Anti Tuberkulosis

*Sari Widiya Dewi  -  Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Indramayu, Indramayu|Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Indramayu, Indonesia
Open Access Copyright 2021 MEDIA KESEHATAN MASYARAKAT INDONESIA under http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/.

Citation Format:
Abstract

ABSTRAK

Latar belakang: Tuberkulosis (TB) merupakan penyakit menular paru-paru yang akan disebabkan oleh bakteri mycobacterium tuberculosis. DOTS berperan dalam memastikan rutinitas pasien TB. mengambil dan meminum obat selama menjalani pengobatan sehingga dapat menurunkan angka pasien putus berobat dan meningkatkan angka kesembuhan. Dalam menjalani pengobatan jangka panjang, kepatuhan pasien sangat dituntut untuk mengetahui sikap dan perilaku pasien terhadap program pengobatan yang telah diberikan oleh petugas kesehatan. Kepatuhan yang buruk terhadap pengobatan yang direkomendasikan dapat mengakibatkan efek samping yang merugikan.

Metode: Metode yang digunakan dalam penulisan kajian ilmiah ini menggunakan pendekatan literature review. Penenlitian Kajian ilmiah ini dilakukan dengan memilih artikel ilmiah yang terbit pada tahun 2016-2020. Penelitian ini hanya menjaring artikel yang diterbitkan dalam kurun waktu 2016-2020. Data yang diperoleh ditelaah, disusun secara sistematis, dibandingkan satu sama lain dan dibahas literature terkait

Hasil: Pada studi literature ini terdapat 5 jurnal yang digunakan, 2 diantaranya menggunakan upaya yang dilakukan baik pribadi maupun kelompok untuk meningkatkan kepercayaan diri masyarakat pendierita tuberculosis sehingga meningkatkan kepatuhan yang tinggi untuk meminum secara teratur untuk meminum obat. Dalam menjalani pengobatan jangka panjang, kepatuhan pasien sangat dituntut untuk mengetahui sikap dan perilaku pasien terhadap program pengobatan yang telah diberikan oleh pertugas kesehatan.

Simpulan: Kepatuhan penderita yang diukur mencakup kepatuhan meminum obat dengan cara yang benar, jumlah obat yang diminum sesuai petunjuk petugas kesehatan, pernah terlambat minum obat, dan pernah lupa minum obat. Faktor yang berpengaruh terhadapa kepatuhan minum obat antara lain tingkat pengetahuan masyarakat terkait penyakit TB, dukungan keluarga, dan pelatihan untuk keluraga pasien TB.

 

Kata kunci: Upaya penanggulangan, Tuberculosis, Kepatuhan Minum Obat

 

ABSTRACT

Title: Efforts to Control Tuberculosis by Improving Compliance with Anti-Tuberculosis Drugs

 

Background: Tuberculosis (TB) is a lung infectious disease that will be caused by the bacterium mycobacterium tuberculosis. DOTS plays a role in ensuring the routine of TB patients. taking and taking medication during treatment so as to reduce the number of patients who have dropped out of treatment and increase the number of cures. In undergoing long-term treatment, patient compliance is required to know the attitude and behavior of patients to the treatment program that has been provided by health workers. Poor adherence to recommended treatments can result in adverse side effects.

Methods: The method used in the writing of scientific studies uses a literature review approach. Research This scientific study was conducted by selecting scientific articles published in 2016-2020. this only captures articles published in the period 2016-2020. The data obtained are studied, systematically compiled, compared to each other and discussed related literature

Result: In this literature study there are 5 journals used, 2 of which use efforts made both personally and in groups to increase the confidence of the tuberculosis community so as to increase high adherence to take regularly to take drugs. In undergoing long-term treatment, patient compliance is required to know the attitude and behavior of patients to the treatment program that has been provided by health workers.

Conclusion: Measured patient compliance includes compliance with taking drugs in the right way, the amount of drugs taken according to the instructions of health officials, never late taking drugs, and never forget to take drugs. Factors that affect the compliance of taking drugs include the level of public knowledge related to TB disease, family support, and training for TB patients.

 

Keywords: Countermeasures, Tuberculosis, Drug Compliance

Fulltext View|Download
Keywords: Upaya penanggulangan; Tuberculosis; Kepatuhan Minum Obat

Article Metrics:

  1. Afiat N, Mursyaf S, Ibrahim H. Keberhasilan Pengobatan Tuberkulosis ( TB ) Paru di Wilayah Kerja Puskesmas Panambungan Kota Makassar. Higiene [Internet]. 2018;4:32–40. Available from: journal.uin-alauddin.ac.id/index.php/higiene/article/download/5837/5068
  2. Sutarto S, Fauzi YS, Indriyani R, Sumekar RW DW, Wibowo A. Efikasi Diri pada Kepatuhan Minum Obat Anti Tuberkulosis (OAT). J Kesehat. 2019;10(3):405
  3. Azrimaidaliza, Septiadi AR, Setiani N, Ludipa OM. Upaya peningkatan kesadaran masyarakat tentang tuberkulosis dan kepatuhan minum obat pada penderita tuberkulosis di nagari pianggu kabupaten solok. 2019;2(1):179–92
  4. Siswanto IP, Yanwirasti Y, Usman E. Hubungan Pengetahuan dan Dukungan Keluarga dengan Kepatuhan Minum Obat Anti Tuberkulosis di Puskesmas Andalas Kota Padang. J Kesehat Andalas. 2015;4(3):724–8
  5. Seniantara D. Pengaruh Efek Samping Oat (Obat Anti Tuberculosis) Terhadap Kepatuhan Minum Obat Pada Pasien Tbc Di Puskesmas. J Keperawatan Suaka Insa. 2018;3(2):1–12
  6. Puspitha A, Erika KA, Saleh U. Pemberdayaan Keluarga dalam Perawatan Tuberkulosis. Media Karya Kesehat. 2020;3(1):50–8

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.