skip to main content

Perilaku Wanita Pekerja Seks dalam Pencegahan Infeksi Menular Seksual (Studi Kualitatif Pada Anak Asuh di Lokalisasi Gembol, Sukosari, Bawen, Kabupaten Semarang)

*Ninik Prihani  -  Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Diponegoro, Semarang|Universitas Diponegoro, Indonesia
Priyadi Nugraha Prabamurti  -  Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Diponegoro, Semarang|Universitas Diponegoro, Indonesia
Emmy Riyanti  -  Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Diponegoro, Semarang|Universitas Diponegoro, Indonesia

Citation Format:
Abstract

Latar belakang: Wanita Pekerja Seks (WPS) adalah wanita-wanita yang bekerja menjual atau menyewakan tubuhnya untuk kenikmatan orang lain dengan mengharapkan suatu imbalan atau upah. Di Kabupaten Semarang khususnya di lokalisasi Gembol Sukosari biasa disebut Anak Asuh. Mereka termasuk kelompok beresiko tinggi dalam penyebaran kasus IMS. Tujuan penelitian ini adalah memahami perilaku seksual WPS dalam pencegahan IMS di Lokalisasi Gembol, Sukosari, Bowen, Kabupaten Semarang.

Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan subyek penelitian sebanyak 7 WPS di Lokalisasi Gembol yang memiliki kriteria tinggal menetap, sebagai peer educater (PE), mempunyai pasangan seksual, dan telah bekerja selama 1 tahun.

Hasil: Sikap subyek terhadap upaya pencegahan IMS sudah baik, akan tetapi praktek WPS terhadap upaya pencegahan IMS masih kurang, mereka tidak 100% menggunakan alat pelindung (kondom) ketika melakukan aktifitas seksual.

Simpulan: Pengetahuan subyek penelitian sudah cukup baik. Subyek penelitian dapat menjelaskan definisi, gejala, dan cara penularan IMS.

 

Kata kunci: Perilaku Wanita Pekerja Seks, Infeksi Menular Seksual, Lokalisasi Gembol.

 

 ABSTRACT

Title: Behaviour of Female Sex Workers in the Prevention of Sexually Transmitted Infection (Qualitative Studies of Foster Children in Lokalisasi Gembol, Sukosari, Semarang Regency

 

 Background: Female Sex Workers (WPS) is the women who work to sell or rent her body for the enjoyment of others by expecting a reward or remuneration. Particularly localized in Semarang District Gembol Sukosari called Foster Children. They include high-risk groups in the spread of STI cases. The aim of this research is to understand the sexual behavior of WPS in the prevention of STI in the localization of Gembol

Method: This research is a qualitative with the research subjects are 7 WPS that have characteristic are residence, as Peer Educater (PE), has a sexual partner, working as a sex worker for at least one year.

Result: Subjects attitude towards STI preventionhas been good, but the practice of WPS STI prevention efforts are still lacking, they wasn’t use of condoms l00% as a preventive effort when they had a sexual activity.

Conclusion: The knowledge of WPS was good enough. Research subjects can explain the definition, symptoms, and modes of transmission of STIs.

 

Keywords: Behaviour of Female Sex Workers, Sexually Transmitted Infection, Lokalisasi Gembol 

Fulltext View|Download
Keywords: Perilaku Wanita Pekerja Seks; Infeksi Menular Seksual; Lokalisasi Gembol

Article Metrics:

  1. Anonim. Statistik Kasus HIV/AIDS dan Infeksi Menular Seksual. Depkes RI; 2003
  2. Lochlan, MC. Diagnosa dan Pengobatan Penyakit Kelamin. Yayasan Essentica Medika: 1997
  3. Nyoman S. Epidemiologi PHS dan Program Pemberantasannya. Pertamina Cottages, KutaBali: 1987
  4. Anonim. IMS. www.Kesehatanreproduksi.co.id. diakses 18 Februai; 2010
  5. Komunitas AIDS Indonesia. A Better Strategic Information for Effecctive HIV- AIDS response In Indonesia. Di Unduh dari http: //www.aidsjateng.or.id. Diakses tanggal 30 Mei 2010
  6. Moleong L. J.. Metodelogi Penelitian Kualitatif Bandung: Remaja Rosdakarya PT. 2005
  7. Sugiyono. Statistika Untuk Penelitian. Cetakan Keenam. Bandung: Alfabeta; 2004
  8. Prostitusi. Ensiklopedi Nasional Indonesia Jilid 13. Cipta Adi Pustaka. Jakarta; 1993. KPA. Analisis Situasi HIV dan AIDS di Indonesia. Komisi Penanggulangan AIDS; 2009
  9. KPA. Analisis Situasi HIV dan AIDS di lndonesia. Kornisi Penanggulangan AIDS; 2009

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.