skip to main content

Hubungan Jenis Kelamin dengan Kejadian Ulkus Diabetikum di RSUD Meuraxa Banda Aceh

*Teuku Muhamad Haikal Zikransyah  -  Fakultas Kedokteran, Universitas Abulyatama, Aceh|Universitas Abulyatama, Indonesia
Fakhrul Rizal  -  Fakultas Kedokteran, Universitas Abulyatama, Aceh|Universitas Abulyatama, Indonesia
M. Hendro Mustaqim  -  Fakultas Kedokteran, Universitas Abulyatama, Aceh|Universitas Abulyatama, Indonesia
Open Access Copyright 2023 MEDIA KESEHATAN MASYARAKAT INDONESIA under http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/.

Citation Format:
Abstract

Latar Belakang: Ulkus diabetikum merupakan suatu luka kronik yang terjadi pada daerah di perifer tubuh dan paling sering di dapati pada bagian bawah pergelangan kaki yang di akibatkan oleh neuropati perifer, penyakit arteri perifer atau keduanya yang meningkatkan mordibitas, mortalitas, dan mengurangi kualitas hidup pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan jenis kelamin dengan kejadian ulkus diabetikum di RSUD Meuraxa Banda Aceh.

Metode: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif analitik dengan pendekatan retrospektif dan menggunakan data sekunder dari catatan instalasi rekam medis lengkap pasien ulkus diabetikum yang datang berobat ke poli bedah Rumah Sakit Umum Daerah Meuraxa sebanyak 96 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan mengisi lembar penelitian berdasarkan rekam medis dan data dianalisis dengan menggunakan uji Chi square. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini dengan menggunakan metode total sampling yaitu teknik penentuan sampel dengan mengambil seluruh anggota populasi dimana berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi.

Hasil: Penelitian hubungan jenis kelamin dengan kejadian ulkus diabetikum berdasarkan uji statistik dengan menggunakan Uji chi-square, tidak ditemukan hubungan bermakna antara jenis kelamin dengan kejadian ulkus diabetikum (nilai p = 0,082).

Simpulan: Tidak terdapat hubungan bermakna antara jenis kelamin dengan kejadian ulkus diabetikum pada pasien Rumah Sakit Umum Meuraxa, Banda Aceh.

Kata kunci: jenis kelamin; ulkus diabetikum

 

Title: The Relationship between Gender and Diabetic Ulcuses at Meuraxa Hospital, Banda Aceh

Background: Diabetic Ulcer is a chronic wound that occurs in peripheral areas of the body and is most often found at the bottom of the ankle caused by peripheral neuropathy, peripheral arterial disease or both which increase morbidity, mortality and reduce the quality of life of patients. This study aims to determine the relationship between gender and the incidence of Diabetic Ulcers at the Meuraxa General Hospital in Banda Aceh.

Method: This research is a descriptive analytic study with a retrospective approach and uses secondary data from complete medical rehabilitation records of diabetic ulcer patients who came for treatment at the surgical clinic of the Meuraxa General Hospital—as many as 96 people. Data collection was carried out by filling out research sheets based on medical records, and the data were analyzed using the Chi square test. The sampling technique in this study used the total sampling method, namely the sampling technique of taking all members of the population, which is based on inclusion and exclusion selection.

Result: Research on the relationship between gender and the incidence of diabetic ulcers based on statistical tests using the chi-square test found no significant relationship between gender and the incidence of diabetic ulcers (p value = 0.082).

Conclusion: There is no correlation between gender and the incidence of diabetic ulcers at Meuraxa General Hospital in Banda Aceh.

Keywords: gender; diabetic ulcer

Fulltext View|Download
Keywords: jenis kelamin; ulkus diabetikum

Article Metrics:

  1. Fitria E, Nur A, Marissa N, Ramadhan N. Karakteristik Ulkus Diabetikum pada Penderita Diabetes Mellitus di RSUD dr. Zainal Abidin dan RSUD Meuraxa Banda Aceh. Bul Penelit Kesehat. 2017;45(3):153–60
  2. international diabetes fenderartion. Diabetes report [Internet]. IDF. 2021 [cited 2022 Sep 22]. Available from: https://diabetesatlas.org/data/en/country/94/id.html
  3. Bahri TS, Husna C. JIM FKep Volume VI No . 1 Tahun 2022 HUBUNGAN DIABETES BURNOUT SYNDROME DENGAN SELF-CARE PADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2 DI PUSKESMAS BAITURRAHMAN BANDA ACEH The Correlation Of Burnout Syndrome Diabetes Between Self-Care In Type 2 Diabetes Mellitus Pa. 2022;VI(1):119–26
  4. Dinas Kesehatan Aceh. Profil Kesehatan Aceh 2019. Dinas Kesehat Aceh. 2019;53(9):1689–99
  5. Marissa N, Ramadhan N. Kejadian ulkus berulang pada pasien diabetes mellitus. Sel J Penelit Kesehat. 2017;4(2):91–9
  6. Fitrika Y, Syahputra KY, Rizky DG. Pengaruh Diabetes Self Management Education (DSME) Terhadap Kejadian Ulkus Diabetik Pada Pasien Rawat Jalan DM Tipe 2 di RSUD Meuraxa Banda Aceh. J Aceh Med [Internet]. 2018;9623:25–30. Available from: http://jurnal.abulyatama.ac.id/index.php/acehmedika/article/view/155
  7. Soelistijo S. Pedoman Pengelolaan dan Pencegahan Diabetes Melitus Tipe 2 Dewasa di Indonesia 2021. Glob Initiat Asthma [Internet]. 2021;46. Available from: www.ginasthma.org
  8. Lestari, Zulkarnain, Sijid SA. Diabetes Melitus: Review Etiologi, Patofisiologi, Gejala, Penyebab, Cara Pemeriksaan, Cara Pengobatan dan Cara Pencegahan. UIN Alauddin Makassar [Internet]. 2021;(November):237–41. Available from: http://journal.uin-alauddin.ac.id/index.php/psb
  9. Nordström A, Hadrévi J, Olsson T, Franks PW, Nordström P. Higher prevalence of type 2 diabetes in men than in women is associated with differences in visceral fat mass. J Clin Endocrinol Metab. 2016;101(10):3740–6
  10. Ciarambino T, Crispino P, Leto G, Mastrolorenzo E, Para O, Giordano M. Influence of Gender in Diabetes Mellitus and Its Complication. Int J Mol Sci. 2022;23(16):1–13
  11. Ulcer F, Djamil RM, Laroza F, Rustam R, Rivaldy V. Bioscientia Medicina : Journal of Biomedicine & Translational Research Correlation of Peak Systolic Velocity Value with Wagner Score in Diabetic. :393–8
  12. Costa D, Ielapi N, Caprino F, Giannotta N, Sisinni A, Abramo A, et al. Social Aspects of Diabetic Foot: A Scoping Review. Soc Sci. 2022;11(4)
  13. Baji L, Makassar H. IJNHS Factors Associated with the Incidence of Diabetic Ulcers among Diabetes Mellitus Patients at. 2023;6(2):79–87
  14. Harli K, Husaeni H, Adawia R. Hubungan derajat luka dan lama menderita dengan quality of life pada penderita ulkus diabetik di Klinik Ikram Wound Care Center Kabupaten Majene. J Heal Educ Lit [Internet]. 2020;8–14. Available from: https://ojs.unsulbar.ac.id/index.php/j-healt/article/view/781
  15. Auliana A, Yunir E, Putranto R, Nugroho P. Pengaruh Depresi Terhadap Perbaikan Infeksi Ulkus Kaki Diabetik. J Penyakit Dalam Indones. 2017;2(4):212
  16. Hardianti D, Adi MS, Saraswati LD. Description Of Factors Related To Severity Of Diabetic Mellitus Patient Type 2 (Study in Rsud Kota Semarang). J Kesehat Masy. 2018;6(4):132–40
  17. Rosa SK Dela, Udiyono A, Kusariana Nissa, Saraswati Lintang Dian. Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Timbulnya Gangren Pada Pasien Diabetes Mellitus Di Rsud K.R.M.T. Wongsonegoro Semarang. J Kesehat Masy [Internet]. 2019;7(1):2356–3346. Available from: http://ejournal3.undip.ac.id/index.php/jkm

Last update:

No citation recorded.

Last update: 2024-02-21 02:35:05

No citation recorded.