RESILIENT DISAIN TROPIS PADA BANGUNAN KAMPUS UNIVERSITAS DIPONEGORO SEMARANG

*Eddy Prianto scopus  -  Universitas Diponegoro, Indonesia
Bambang Suyono  -  Universitas Diponegoro, Indonesia
Septana Bagus Pribadi  -  Universitas Diponegoro, Indonesia
Muhammad Sahid Indraswara  -  Universitas Diponegoro, Indonesia
Received: 18 May 2018; Published: 23 May 2018.
Open Access
Citation Format:
Abstract

Perubahan iklim yang sangat eksrem pada decade ini sudah menjadi permasalahan global dan memberi dampak pada semua sektor kehidupan manusia. Tak terkecuali imbas pada disain arsitektur suatu bangunan hunian ataupun fungsi  bangunan  lainnya,  walau  sejak  awal  telah  didisain  dengan  konsep  “design  with  climate”.  Dengan memahami dampak parameter iklim terhadap tampilan façade bangunan merupakah salah satu langkah untuk membuktikan seberapa tangguh (resilient) disain arsitektur tropis ini.Mengamati karakter seluruh bangunan perkulihan di kampus Universitas Diponegoro  yang telah dibangun sejak tahun 1980-an, dengan style arsitektur tropis yang beragam, kami jadikan obyek pengamatan untuk hal tersebut diatas  :  Sejauh  mana  resilence  disain  tropis  nya  ?  dan  element-element  disain  apa  sajakah  yang  patut “dilestarikan” ?  Penganalisaan dilakukan terhadap  3  variabel  utama  (resiliensi, factor  iklim  dan  arsitektur bangunan pada  13 bangunan perkuliahan kampus Undip ditahun 2017 ini. Kondisi ketangguhan  yang diharapkan mewakili secara general pada bangunan yang telah berusia lebih dari 25 tahun.Terdapat dua hasil temuan: Pertama, terdapat 5 (lima) element bangunan tropis yang menjadi “tameng/perisai”factor iklim tropis, yaitu proporsi masa bangunan, atap, dinding, tritisan dan pelubangan dinding (jendela). Kedua: bahwa ketangguhan bangunan merupakan disain bangunan yang tidak hanya mampu menyelesaikan permasalahan-permasalahan terkait factor iklim (panas, hujan, angina dan kelembaban), namun optimalisasi dan aplikasi dan inovasi aspek disain aktif (perangkat elektronik) serta mitigasi dan/atau adaptasi sebagai solusi yang komprehensif dalam menyelesaikan permasalahan bangunan tersebut. “Semakin tangguh suatu disain bangunan adalah keseimbangan antara pengentasan dan pendayagunaan factor iklim”

Keywords: Resiliensi; Iklim Tropis; Bangunan Kampus; Selubung bangunan; Semarang

Article Metrics: