skip to main content

Konstruksi Maskulinitas Laki-Laki Afrika Amerika Dalam Sistem Rasisme Pada Novel Sing, Unburied, Sing Karya Jesmyn Ward

*Muhamad Sabil  -  Program Studi Magister Ilmu Susastra, Universitas Indonesia, Jl. Margonda Raya, Pondok Cina, Kecamatan Beji, Kota Depok, Jawa Barat 16424, Indonesia

Citation Format:
Abstract

ABSTRAK

Diskriminasi terhadap laki-laki kulit hitam masih terjadi di negara seperti Amerika Serikat. Laki-laki kulit hitam ditampilkan sebagai orang yang kasar dan jahat. Namun, hal ini sebenarnya merupakan konstruksi dari supremasi kulit putih. Artikel ini membahas mengenai pemosisian laki-laki kulit hitam melalui wacana maskulinitas kulit putih dalam novel Sing, Unburied, Sing karya Jesmyn Ward. Untuk membongkar rasisme dan maskulinitas kulit hitam, digunakan konsep black masculinity dari Orelus dan positioning theory dari Harré & Van Langenhove. Hadirnya stereotip yang mengatakan laki-laki kulit hitam memiliki fisik kuat sehingga cocok melakukan pekerjaan kasar hanya dalih dari kulit putih agar mereka bisa dimanfaatkan untuk menjadi pekerja paksa untuk kepentingan kulit putih. Dalam novel Sing, Unburied, Sing terlihat bahwa keburukan yang melekat pada orang-orang kulit hitam justru terlihat pada laki-laki kulit putih. Hal ini membuktikan bahwa stereotip yang selama ini disematkan kepada laki-laki kulit hitam hanya bentukan dari sistem rasial kulit putih

Kata kunci: Rasisme, maskulinitas, kulit hitam, stereotip, diskriminasi

Fulltext View|Download
Keywords: Rasisme; maskulinitas; kulit hitam; stereotip; diskriminasi.

Article Metrics:

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.