BibTex Citation Data :
@article{Nusa82983, author = {Dinda Lerrick}, title = {Identitas Perempuan dalam Mitos Sundel Bolong di Ranah Digital: Analisis Wacana Kritis melalui Perspektif Feminisme Radikal}, journal = {Nusa: Jurnal Ilmu Bahasa dan Sastra}, volume = {21}, number = {1}, year = {2026}, keywords = {Analisis Wacana Kritis; feminisme radikal; mitos; perempuan; Sundel Bolong.}, abstract = { Mitos tentang hantu perempuan, khususnya Sundel Bolong, telah lama melekat dalam benak masyarakat Indonesia dan kini diangkat dalam bentuk animasi digital. Penelitian ini menelaah representasi Sundel Bolong dalam animasi YouTube Rizky Riplay berjudul “Pembalasan Dendam Sundari – Hantu Sundel Bolong #HORORMISTERI”, sekaligus mengeksplorasi bagaimana ideologi patriarki tersirat dalam ceritanya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan fokus pada dialog, visual, dan simbol dalam animasi sebagai data utama, serta mendukung analisis dengan literatur tentang mitos, Analisis Wacana Kritis (AWK), dan teori Feminisme Radikal. Proses analisis dilakukan melalui tiga tahapan. Pertama, menggunakan perspektif Feminisme Radikal untuk memahami bagaimana sistem patriarki mengontrol tubuh dan moralitas perempuan. Kedua, menerapkan model Analisis Wacana Kritis (AWK) Norman Fairclough untuk menganalisis teks serta konteks sosial yang melingkupinya. Ketiga, memadukan kedua pendekatan tersebut untuk menjelaskan bagaimana media digital memproduksi ulang dan menyebarkan ideologi patriarki dalam bentuk yang lebih modern. Temuan penelitian menunjukkan bahwa animasi ini cenderung menormalisasi kekerasan berbasis gender, memberikan stigma negatif pada tubuh perempuan, dan mengubah pengalaman trauma menjadi sekadar tontonan hiburan. Hasil ini menegaskan pentingnya masyarakat memiliki sikap kritis saat mengonsumsi penggambaran perempuan di berbagai produk budaya populer saat ini. }, issn = {2597-9558}, pages = {1--15} doi = {10.14710/nusa.21.1.1-15}, url = {https://ejournal.undip.ac.id/index.php/nusa/article/view/82983} }
Refworks Citation Data :
Mitos tentang hantu perempuan, khususnya Sundel Bolong, telah lama melekat dalam benak masyarakat Indonesia dan kini diangkat dalam bentuk animasi digital. Penelitian ini menelaah representasi Sundel Bolong dalam animasi YouTube Rizky Riplay berjudul “Pembalasan Dendam Sundari – Hantu Sundel Bolong #HORORMISTERI”, sekaligus mengeksplorasi bagaimana ideologi patriarki tersirat dalam ceritanya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan fokus pada dialog, visual, dan simbol dalam animasi sebagai data utama, serta mendukung analisis dengan literatur tentang mitos, Analisis Wacana Kritis (AWK), dan teori Feminisme Radikal. Proses analisis dilakukan melalui tiga tahapan. Pertama, menggunakan perspektif Feminisme Radikal untuk memahami bagaimana sistem patriarki mengontrol tubuh dan moralitas perempuan. Kedua, menerapkan model Analisis Wacana Kritis (AWK) Norman Fairclough untuk menganalisis teks serta konteks sosial yang melingkupinya. Ketiga, memadukan kedua pendekatan tersebut untuk menjelaskan bagaimana media digital memproduksi ulang dan menyebarkan ideologi patriarki dalam bentuk yang lebih modern. Temuan penelitian menunjukkan bahwa animasi ini cenderung menormalisasi kekerasan berbasis gender, memberikan stigma negatif pada tubuh perempuan, dan mengubah pengalaman trauma menjadi sekadar tontonan hiburan. Hasil ini menegaskan pentingnya masyarakat memiliki sikap kritis saat mengonsumsi penggambaran perempuan di berbagai produk budaya populer saat ini.
Article Metrics:
Last update:
Last update: 2026-05-31 23:47:43
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC BY-SA 4.0)
You are free to:
The licensor cannot revoke these freedoms as long as you follow the license terms.
Under the following terms:
Notices:
Nusa oleh http://ejournal.undip.ac.id/index.php/nusa disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional.
View My Stats