Departement of English Language and Literature, Universitas Airlangga, Indonesia
BibTex Citation Data :
@article{PAROLE59040, author = {Aidatul Fitriyah}, title = {Sexist Utterance and Gender Stereotyping in the Novel Queen Alexine: Sara Mills' CDA Approach}, journal = {PAROLE: Journal of Linguistics and Education}, volume = {13}, number = {2}, year = {2024}, keywords = {Queen Alexine, Sexism, Sexist Language, Critical Discourse Analysis}, abstract = { Penelitian ini menganalisis ujaran seksis dan stereotip gender terhadap peran wanita bangsawan yang diambil dari novel berjudul Queen Alexine karya Yuyun Nathalia. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan pendekatan analisis wacana kritis (CDA) Sara Mills. Penelitian ini terdiri dari data primer dan sekunder. Data primer dikumpulkan dari dialog dan deskripsi dalam novel yang mengandung bahasa seksis atau mengandung bias gender. Menurut pendekatan teoretis Sara Mills, data tersebut diklasifikasikan menjadi seksisme terbuka dan tidak langsung. Temuan menunjukkan bahwa novel tersebut menggambarkan berbagai bentuk seksisme dan diskriminasi terhadap perempuan, seperti objektifikasi, marginalisasi, subordinasi, dan kekerasan. Ucapan seksis tersebut juga memperkuat stereotip perempuan sebagai sosok yang lemah, pasif, emosional, irasional, dan bergantung pada laki-laki. Studi ini menyimpulkan bahwa novel tersebut mencerminkan ideologi dan budaya patriarki yang mendominasi masyarakat Indonesia dan menunjukkan perlunya lebih banyak kesadaran dan perlawanan terhadap seksisme dan ketidaksetaraan gender. }, issn = {23380683}, pages = {1--13} doi = {10.14710/parole.v13i2.1-13}, url = {https://ejournal.undip.ac.id/index.php/parole/article/view/59040} }
Refworks Citation Data :
Penelitian ini menganalisis ujaran seksis dan stereotip gender terhadap peran wanita bangsawan yang diambil dari novel berjudul Queen Alexine karya Yuyun Nathalia. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan pendekatan analisis wacana kritis (CDA) Sara Mills. Penelitian ini terdiri dari data primer dan sekunder. Data primer dikumpulkan dari dialog dan deskripsi dalam novel yang mengandung bahasa seksis atau mengandung bias gender. Menurut pendekatan teoretis Sara Mills, data tersebut diklasifikasikan menjadi seksisme terbuka dan tidak langsung. Temuan menunjukkan bahwa novel tersebut menggambarkan berbagai bentuk seksisme dan diskriminasi terhadap perempuan, seperti objektifikasi, marginalisasi, subordinasi, dan kekerasan. Ucapan seksis tersebut juga memperkuat stereotip perempuan sebagai sosok yang lemah, pasif, emosional, irasional, dan bergantung pada laki-laki. Studi ini menyimpulkan bahwa novel tersebut mencerminkan ideologi dan budaya patriarki yang mendominasi masyarakat Indonesia dan menunjukkan perlunya lebih banyak kesadaran dan perlawanan terhadap seksisme dan ketidaksetaraan gender.
Note: This article has supplementary file(s).
Article Metrics:
Last update:
Last update: 2026-07-22 13:51:21
Beginning with Volume 16, Number 2 (2026), authors who publish in Parole: Journal of Linguistics and Education retain full copyright ownership of their work (Copyright © Author). In line with the journal’s commitment to open access, all articles are published under the Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License (CC BY-NC-SA 4.0).
For articles published prior to Volume 16, Number 2 (2026), copyright was held by the publisher, Universitas Diponegoro. To strengthen the journal’s commitment to open access, the copyright policy has been revised to allow authors to retain full copyright ownership of their published works. Under the CC BY-NC-SA 4.0 license, readers and third parties are free to share, adapt, and build upon the published content for non-commercial purposes, provided that appropriate credit is given to the original authors and source, and that any derivative works are distributed under the same license.
View My Stats