Diponegoro University, Indonesia
BibTex Citation Data :
@article{PAROLE9074, author = {M. Suryadi}, title = {KEUNIKAN TUTURAN HALUS BASA SEMARANGAN SEBAGAI SALAH SATU BENTUK KESANTUNAN BERTUTUR PADA MASYARAKAT JAWA PESISIR}, journal = {PAROLE: Journal of Linguistics and Education}, volume = {5}, number = {1}, year = {2015}, keywords = {basa, Jawa, keunikan, santun, Semarangan}, abstract = { Penelitian ini bertujuan untuk menelusuri keunikan tuturan halus basa Semarangan. Sisi keunikan yang dibidik adalah perilaku penutur Jawa-Semarang sebagai masyarakat pesisir dalam menempatkan leksikon leksikon krama inggil pada tuturan halus, sebagai cermin adab santun. Penelitian melalui pendekatan sosiolinguistik ini memanfaatkan metode deskriptif kontekstual sebagai alat untuk menganalisis data. Piranti yang digunakan adalah komponen tutur yang berwujud (1) penutur, (2) mitra tutur, (3) situasi tutur, (4) tujuan tutur, dan (5) pokok tuturan. Temuan penelitian berupa fitur keunikan tuturan halus basa Semarangan. Fitur tersebut berseberangan dengan kaidah yang berlaku pada bahasa Jawa standar. Dua fitur yang ditemukan meliputi (1) Leksikon krama inggil selain dikenakan kepada mitra dapat juga dilekatkan pada diri penutur, dan (2) Leksikon krama inggil meskipun melekat pada diri penutur tetap digunakan untuk menghormati mitra tutur. This research aims at showing the uniqueness of tuturan halus basa Semarangan. The uniqueness can be seen from the way the users place the lexical item of krama inggril in their tuturan halus as the reflection of politeness behavior. With sociolinguistic approach, I used contextual descriptive method to analyze the data based on the following speech components: (1) speaker, (2) hearer, (3) situation, (4) purposes, and (5) topic. The result shows that there are some features of tuturan halus basa Semarangan which violate standard Javanese. The features are as follows. (1) The lexical item of krama inggil can be attached not only to the hearer but also to the speaker him/herself; and (2) eventhough the lexical item attached to the speaker him/herself it can be used to respect the hearer. }, issn = {23380683}, pages = {1--11} doi = {10.14710/parole.v5i1.1-11}, url = {https://ejournal.undip.ac.id/index.php/parole/article/view/9074} }
Refworks Citation Data :
Penelitian ini bertujuan untuk menelusuri keunikan tuturan halus basa Semarangan. Sisi keunikan yang dibidik adalah perilaku penutur Jawa-Semarang sebagai masyarakat pesisir dalam menempatkan leksikon leksikon krama inggil pada tuturan halus, sebagai cermin adab santun. Penelitian melalui pendekatan sosiolinguistik ini memanfaatkan metode deskriptif kontekstual sebagai alat untuk menganalisis data. Piranti yang digunakan adalah komponen tutur yang berwujud (1) penutur, (2) mitra tutur, (3) situasi tutur, (4) tujuan tutur, dan (5) pokok tuturan. Temuan penelitian berupa fitur keunikan tuturan halus basa Semarangan. Fitur tersebut berseberangan dengan kaidah yang berlaku pada bahasa Jawa standar. Dua fitur yang ditemukan meliputi (1) Leksikon krama inggil selain dikenakan kepada mitra dapat juga dilekatkan pada diri penutur, dan (2) Leksikon krama inggil meskipun melekat pada diri penutur tetap digunakan untuk menghormati mitra tutur.
Article Metrics:
Last update:
Last update: 2026-07-02 01:53:57
Beginning with Volume 16, Number 2 (2026), authors who publish in Parole: Journal of Linguistics and Education retain full copyright ownership of their work (Copyright © Author). In line with the journal’s commitment to open access, all articles are published under the Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License (CC BY-NC-SA 4.0).
For articles published prior to Volume 16, Number 2 (2026), copyright was held by the publisher, Universitas Diponegoro. To strengthen the journal’s commitment to open access, the copyright policy has been revised to allow authors to retain full copyright ownership of their published works. Under the CC BY-NC-SA 4.0 license, readers and third parties are free to share, adapt, and build upon the published content for non-commercial purposes, provided that appropriate credit is given to the original authors and source, and that any derivative works are distributed under the same license.
View My Stats