skip to main content

Karakteristik Ekologis dan Selektivitas Ukuran Hasil Tangkapan Jaring Insang Dasar di Perairan Tifu, Kabupaten Buru Selatan

*Kedswin Gerson Hehanussa scopus  -  Universitas Pattimura, Jl. Ir. M. Putuhena, Poka, Kec. Tlk. Ambon, Kota Ambon, Maluku., Indonesia
Friesland Tuapetel scopus  -  Universitas Pattimura, Jl. Ir. M. Putuhena, Poka, Kec. Tlk. Ambon, Kota Ambon, Maluku., Indonesia
Julian Tuhumury scopus  -  Universitas Pattimura, Jl. Ir. M. Putuhena, Poka, Kec. Tlk. Ambon, Kota Ambon, Maluku., Indonesia
Alfred Behuku  -  Universitas Pattimura, Jl. Ir. M. Putuhena, Poka, Kec. Tlk. Ambon, Kota Ambon, Maluku., Indonesia
Open Access Copyright (c) 2026 Jurnal Pasir Laut
Creative Commons License This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Citation Format:
Abstract

Perairan pesisir Maluku memiliki keanekaragaman ikan yang tinggi dan menjadi wilayah penting bagi perikanan
skala kecil, sehingga penggunaan alat tangkap yang selektif sangat diperlukan untuk menjaga keberlanjutan
sumber daya ikan. Jaring insang dasar (bottom gill net) merupakan alat tangkap yang umum digunakan nelayan,
namun selektivitas ukuran dan karakteristik hasil tangkapannya masih perlu dikaji secara spesifik di berbagai
lokasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis komposisi spesies, distribusi ukuran, serta hubungan panjang–
berat ikan hasil tangkapan jaring insang dasar di Perairan Tifu, Kabupaten Buru Selatan, Maluku. Penelitian
dilakukan selama tiga bulan dengan 15 trip penangkapan menggunakan jaring insang dasar bermata jaring 1¾
inci (4,45 cm). Data yang dikumpulkan meliputi identifikasi spesies, pengukuran panjang total, dan berat tubuh
ikan. Analisis dilakukan terhadap komposisi spesies, distribusi ukuran panjang, serta hubungan panjang–berat
pada spesies dominan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa total tangkapan berjumlah 580 individu yang terdiri
dari 19 spesies. Lima spesies dominan adalah Pterocaesio tile (33,6%), Caesio caerulaurea (11,0%), Myripristis
sp. (11,6%), Pempheris sp. (8,8%), dan Parupeneus sp. (7,6%). Analisis hubungan panjang–berat menunjukkan
empat spesies memiliki pola pertumbuhan alometrik negatif (b < 3), sedangkan Pempheris sp. menunjukkan
pertumbuhan alometrik positif (b = 3,027). Distribusi ukuran memperlihatkan bahwa jaring insang dasar
cenderung selektif terhadap ikan berukuran menengah hingga dewasa. Secara keseluruhan, hasil penelitian ini
menunjukkan bahwa jaring insang dasar bermata 4,45 cm memiliki selektivitas ukuran yang relatif baik dan
berpotensi mendukung pengelolaan perikanan demersal yang berkelanjutan di Perairan Tifu.

Fulltext View|Download
Keywords: jaring insang dasar, Maluku, panjang-berat, selektivitas, Tifu

Article Metrics:

  1. Abrahamsz, J., Makailipessy, M. M., Ayal, F. W., & Tuapetel, F. (2022). Peningkatan Kapasitas Pengelola Perikanan Wppnri-718 Terkait Eafm: Pembelajaran Di Kabupaten Kepulauan Aru. Balobe: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(2), 38-46. https://doi.org/10.30598/balobe.1.2.38-46
  2. Ahmed, I., Reshi, Q. M., & Fazio, F. (2020). The influence of the endogenous and exogenous factors on hematological parameters in different fish species: a review. Aquaculture international, 28(3), 869-899. https://doi.org/10.1007/s10499-019-00501-3
  3. Balasubramanian, A., Meenakumari, B., Pravin, P., Boopendranath, M. R., Rajani, M., & Erzini, K. (2024). Mesh and Hook Selectivity of Larger Carangid Caranx ignobilis (Forsskal, 1775), Captured along the Kanyakumari Coast of India. Journal of Coastal Research, 40(3), 554-562. https://doi.org/10.2112/JCOASTRES-D-23-00051.1
  4. Bhanja, A., Payra, P., & Mandal, B. (2024). A Study on the selectivity of different fishing gear. Ind. J. Pure App. Biosci, 12(2), 8-19. https://doi.org/10.18782/2582-2845.9072
  5. Braun, C. D., Della Penna, A., Arostegui, M. C., Afonso, P., Berumen, M. L., Block, B. A., & Thorrold, S. R. (2023). Linking vertical movements of large pelagic predators with distribution patterns of biomass in the open ocean. Proceedings of the National Academy of Sciences, 120(47), e2306357120. https://doi.org/10.1073/pnas.2306357120
  6. Budiyanto, B. (2021). Socio-Spatial Approach of Coastal Communities in Utilization Fisherman Capture Zone in Morotai Regency, North Maluku. Habitus Aquatica, 2(2), 55-70. https://doi.org/10.29244/HAJ.2.1.55
  7. Carvajal‐Vallejos, F. M., Gallo‐Cardozo, F., Careaga, M., & Campero, M. (2025). Weight‐Length Ratio of Piranhas Serrasalmus (Characiformes, Serrasalmidae) in Bolivia: Relationships to Molecular Divergence and Maximum Size?. Ecology and Evolution, 15(10), e70970. https://doi.org/10.1002/ece3.70970
  8. Dermawati, D., Palo, M., & Najamuddin, N. (2019). Analisis Konstruksi dan Hasil Tangkapan Jaring Insang Permukaan di Perairan Kabupaten Maros Provinsi Sulawesi Selatan. Jurnal Ipteks Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan, 6(11). https://doi.org/10.20956/jipsp.v6i11.6275
  9. Dikou, A. (2023). Weight-length relationship in fish populations reflects environmental regulation on growth. Hydrobiologia, 850(2), 335-346. https://doi.org/10.1007/s10750-022-05072-8
  10. Fischer, J. (2014). Fish identification tools for biodiversity and fisheries assessments: review and guidance for decision-makers. FAO Fisheries and Aquaculture Technical Paper, (585), I
  11. Handayani, C., Fanela, M. A. P., & Furkan, A. (2024). Identifikasi Alat Penangkap Ikan Ramah Lingkungan Dalam Pengelolaan Sumberdaya Perikanan Di Kecamatan Bungatan Kabupaten Situbondo. JAGO TOLIS: Jurnal Agrokompleks Tolis, 4(3), 201-208. https://doi.org/10.56630/jago.v4i3.637
  12. Haruna, H., Tupamahu, A., & Aprillia, R. M. (2023). Biologi Reproduksi Lalosi Merah (Pterocaeasio tile, Cuvier 1830) Hubungannya Dengan Selektivitas Jaring Insang Lingkar. Jurnal Kelautan Tropis, 26(2), 263-271. https://doi.org/10.14710/jkt.v26i2.17457
  13. Hehanussa, K. G., Martasuganda, S., & Riyanto, M. (2017). Selektivitas Bubu Buton Di Perairan Desa Wakal, Kabupaten Maluku Tengah. Albacore Jurnal Penelitian Perikanan Laut, 1(3), 309-320. https://doi.org/10.29244/core.1.3.309-320
  14. Hehanussa, K. G., Siahainenia, S. R., Paillin, J. B., Tawari, R. H. S., Haruna, H., & Riyanto, M. (2020). Kelangsungan Hidup Ikan setelah Meloloskan Diri pada Alat Tangkap Bubu di Perairan Desa Wakal, Kabupaten Maluku Tengah. Jurnal Kelautan Tropis, 23(2), 157-164. https://doi.org/10.14710/jkt.v23i2.7172
  15. Irsandi, I., & Kantun, W. (2025). Variation in Growth Patterns and Condition Factors of Fringe scale sardinella (Sardinella fimbriata) Based on the Moon Phase in Takalar Waters, Makassar Strait. Agrikan Jurnal Agribisnis Perikanan, 18(1), 289-295
  16. Katiandagho, B., Rumkorem, O. L., & Boseren, J. C. (2023). Selektifitas Jaring Insang Dasar (Bottom Gill Net) Terhadap Hasil Tangkapan Di Perairan Kampung Samberpasi Distrik Aimando Padaido Kabupaten Biak Numfor: Selective Bottom Gill Net Fishing on Catch Yields in the Waters of Samberpasi Village, Aimando District, Biak Numfor Regency. Jurnal Perikanan Kamasan: Smart, Fast, & Professional Services, 3(2), 100-108
  17. https://doi.org/10.58950/jpk.v3i2.57
  18. Langan, J. A., Cunningham, C. J., Watson, J. T., & McKinnell, S. (2024). Opening the black box: new insights into the role of temperature in the marine distributions of Pacific salmon. Fish and Fisheries, 25(4), 551-568. https://doi.org/10.1111/faf.12825
  19. Marasabessy, I., Fahrudin, A., Imran, Z., & Agus, S. B. (2018). Pengelolaan Berkelanjutan Perikanan Demersal di Kawasan Pulau Nusa Manu dan Nusa Leun Maluku Tengah. ALBACORE Jurnal Penelitian Perikanan Laut, 2(1), 13-27
  20. https://doi.org/10.29244/core.2.1.13-27
  21. Mulfizar, M., Muchlisin, Z. A., & Dewiyanti, I. (2012). Hubungan panjang berat dan faktor kondisi tiga jenis ikan yang tertangkap di perairan Kuala Gigieng, Aceh Besar, Provinsi Aceh. Depik, 1(1). https://doi.org/10.13170/depik.1.1.21
  22. Nababan, B. O., Pi, S., Kusumastanto, I. T., Adrianto, L., Sari, Y. D., & Pi, S. (2025). Ekonomi Kesejahteraan Nelayan Skala Kecil. Selat Media
  23. Newman, S. J., Williams, A. J., Wakefield, C. B., Nicol, S. J., Taylor, B. M., & O'Malley, J. M. (2016). Review of the life history characteristics, ecology and fisheries for deep-water tropical demersal fish in the Indo-Pacific region. Reviews in Fish Biology and Fisheries, 26(3), 537-562. https://doi.org/10.1007/s11160-016-9442-1
  24. Ngamel, Y. A., Notanubun, J., Thenu, I. M., & Jeujanan, B. (2023). Pengaruh Ukuran Mata Jaring Bottom Gill Net Di Perairan Ohoi Namar Kabupaten Maluku Tenggara. Jurnal Sumberdaya Akuatik Indopasifik, 7(3), 253-264. https://doi.org/10.46252/jsai-fpik-unipa.2023.Vol.7.No.3.306
  25. Notanubun, J., Ngamel, Y. A., & Bukutubun, S. (2022). Keragaman jenis hasil tangkapan dan sinkronisasi waktu tangkap jaring insang permukaan di perairan Ohoi Tuburngil kabupaten Maluku Tenggara. Jurnal Sumberdaya Akuatik Indopasifik, 6(3), 259-270. https://doi.org/10.46252/jsai-fpik-unipa.2022.Vol.6.No.2.230
  26. Pattiasina, S., Marasabessy, F., & Inggamer, C. (2021). Pengoperasian Jaring Insang Dasar (Bottom Gill Net) Untuk Menangkap Ikan Demersal Di Perairan Kampung Pasi Distrik Padaido Kabupaten Biak Numfor: Demersal Fish Interception Using Basic Gill Net in the Territorial Waters of Pasi Village Padaido District Biak Numfor Regency. jurnal perikanan kamasan, 2(1), 22-32. https://doi.org/10.58950/jpk.v2i1.38
  27. Putriani, R. B., Reza, M., Julian, D., & Putri, S. M. E. (2024). Growth Pattern and Condition Factors Euthynnus affinis (Cantor, 1849) Landed at Lempasing Fishing Port, Bandar Lampung. Barakuda 45: Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan, 6(2), 177-187. https://doi.org/10.47685/barakuda45.v6i2.577
  28. Ramadhan, P., Prihantoko, K. E., Kurohman, F., & Suherman, A. (2023). Komposisi ikan hasil tangkapan dan distribusi ukuran ikan tertangkap pada jaring nila 3 inchi di Perairan Rawa Pening. Jurnal Perikanan Tangkap: Indonesian Journal of Capture Fisheries, 7(2), 53-62
  29. Riyaz, B. L., Jan, S., Rashid, S., & Mushtaq, S. (2023). A comprehensive overview: efficiency and gear selection in fisheries. Current advances in biosciences. Thanuj International Publishers, 97-113
  30. Salma, S., Tupamahu, A., Hutubessy, B. G., & Tawari, R. H. (2022). Selektifitas Jaring Insang Dasar Ikan Samandar (Siganidae sp) di Perairan Teluk Kotania Kabupaten Seram Bagian Barat. AMANISAL: Jurnal Teknologi dan Manajemen Perikanan Tangkap, 11(2), 93-101. https://doi.org/10.30598/amanisalv11i2p93-101
  31. Sarbunan, M., & Tupamahu, A. (2023). Selektivitas Ukuran Mata Jaring Insang Lingkar Rastrelieger kanagurta (Cuvier, 1816) Di Perairan Huamual Belakang, Seram Bagian Barat. Albacore Jurnal Penelitian Perikanan Laut, 7(3), 405-413. https://doi.org/10.29244/core.7.3.405-413
  32. Shoup, D. E., & Ryswyk, R. G. (2016). Length selectivity and size‐bias correction for the North American standard gill net. North American Journal of Fisheries Management, 36(3), 485-496. https://doi.org/10.1080/02755947.2016.1141809
  33. Syamsuddin, M., & Wulandari, R. (2021). Pengaruh perbedaan ukuran mata jaring dan waktu tangkap terhadap hasil tangkapan bottom gill net di Perairan Liang, Maluku Tengah. Jurnal Ilmu dan Teknologi Perikanan Tangkap, 6(1), 1-10. https://doi.org/10.35800/jitpt.6.1.2021.30399
  34. Syifannur, A. F. (2025). Analisis Tingkat Ramah Lingkungan pada Alat Tangkap Jaring Insang Dasar (Bottom Gill Net) di Pantai Depok DI Yogyakarta. Manfish: Jurnal Ilmiah Perikanan dan Peternakan, 3(2), 103-113
  35. Tahapary, J., Simbolon, D., Zulkarnain, Z., & Wiryawan, B. (2024). Aktivitas ikan karang di rumah ikan. Jurnal Kelautan: Indonesian Journal of Marine Science and Technology, 17(3), 226-234. https://doi.org/10.21107/jk.v17i3.25885
  36. Tanjov, Y. E., Larasati, R. F., Suhery, N., & Astika, I. M. A. (2024). Penilaian Domain Sosial Ekonomi dari Pendekatan EAFM pada Perikanan Lemuru di Perairan Selat Bali. Jurnal Teknologi Perikanan dan Kelautan, 15(3), 245-258. https://doi.org/10.24319/jtpk.15.245-258
  37. Tuapetel, F., Matrutty, D. D., & Waileruny, W. (2018). Diversity of demersal fish resources in Ambon Island Waters. Jurnal Iktiologi Indonesia, 18(3), 223-239. https://doi.org/10.32491/jii.v18i3.315
  38. Tuapetel, F., Pattikawa, J. A., & Wally, D. A. (2022). reproduksi ikan lalosi (Pterocaesio tile) di perairan tulehu, pulau ambon. TRITON: Jurnal Manajemen Sumberdaya Perairan, 18(2), 73-83. https://doi.org/10.30598/TRITONvol18issue2page73-83
  39. Tuapetel, F., Kadarusman, K., Syahailatua, A., Boli, P., Indrayani, I., & Wujdi, A. (2024). Stock structure of flying fish (Cypselurus poecilopterus) in the Eastern Indonesia water based on morphometric and meristic variation. BAWAL Widya Riset Perikanan Tangkap, 15(3), 109-119. https://doi.org/10.15578/bawal.15.3.2023.109-119
  40. Tupamahu, A., Hehanussa, K., & Haruna, H. (2024). THE SELECTIVITY OF FISH TRAP ESCAPE GAP SIZE ON BOTANA FISH (Acanthurus reversus). Marine Fisheries: Journal of Marine Fisheries Technology and Management, 15(2), 233-246. https://doi.org/10.29244/jmf.v15i2.53479

Last update:

No citation recorded.

Last update: 2026-02-19 10:18:44

No citation recorded.